Argentina Kelelahan, Martino Salahkan Padatnya Kompetisi Eropa
Editor Bolanet | 20 Juni 2015 16:51
- Pelatih Gerardo Martino mengeluhkan kondisi kebugaran para pemainnya. Mantan pelatih itu menganggap ketatnya jadwal di kompetisi Eropa mempengaruhi penampilan timnya di Copa America 2015.
La Albiceleste membuka turnamen dengan hasil imbang 2-2 melawan Paraguay. Setelah itu mereka hanya mampu menang tipis melawan juara bertahan Uruguay.
Martino tentu saja kurang puas melihat penampilan Argentina saat beraksi di Chile. Ia menilai stamina anak buahnya sudah banyak terkuras saat bermain bersama klubnya masing-masing.
Sangat memungkinkan pemain kami sedikit kurang bugar dan itulah sebabnya kami tidak mampu menyelesaikan pertandingan, kata Martino pada konferensi pers di Vina del Mar.
Para pemain tiba setelah bermain 50 sampai 70 pertandingan dan kami hanya punya waktu seminggu untuk mempersiapkan turnamen. Kami tidak bisa melakukan apapun kecuali lebih dari sekedar merawat mereka. Ketika Anda ingin bermain dengan bola seperti yang kami lakukan, dengan intensitas tinggi dan pergerakan gesit maka ini membutuhkan energi yang signifikan.[initial]
(gl/ada)
La Albiceleste membuka turnamen dengan hasil imbang 2-2 melawan Paraguay. Setelah itu mereka hanya mampu menang tipis melawan juara bertahan Uruguay.
Martino tentu saja kurang puas melihat penampilan Argentina saat beraksi di Chile. Ia menilai stamina anak buahnya sudah banyak terkuras saat bermain bersama klubnya masing-masing.
Sangat memungkinkan pemain kami sedikit kurang bugar dan itulah sebabnya kami tidak mampu menyelesaikan pertandingan, kata Martino pada konferensi pers di Vina del Mar.
Para pemain tiba setelah bermain 50 sampai 70 pertandingan dan kami hanya punya waktu seminggu untuk mempersiapkan turnamen. Kami tidak bisa melakukan apapun kecuali lebih dari sekedar merawat mereka. Ketika Anda ingin bermain dengan bola seperti yang kami lakukan, dengan intensitas tinggi dan pergerakan gesit maka ini membutuhkan energi yang signifikan.[initial]
Baca Juga:
Luar Biasa, Bola Tenis Pun Tak Lolos dari Salto Di Maria
Di Maria Kenang Final Piala Dunia
Di Maria: Juara UCL Spesial, Tapi Argentina Lebih Istimewa
Di Maria Rela Tukar Semua Trofinya Demi Argentina
Messi: Saya Rela Tukar Semua Trofi Barca Demi Copa America
Di Maria Pilih Menjadi Kawan Ketimbang Jadi Lawan Messi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masih Menggila, Lionel Messi Diyakini Bisa Tampil di Piala Dunia 2030
Piala Dunia 24 Juni 2026, 16:00
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Pecahkan Rekor Ronaldo usai Prancis Bungkam Swedia
Piala Dunia 1 Juli 2026, 15:48
-
Meksiko Berpotensi Jumpa Inggris di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 14:18
-
Man of the Match Meksiko vs Ekuador: Julian Quinones
Piala Dunia 1 Juli 2026, 11:30
-
Hasil Meksiko vs Ekuador: El Tri Melaju ke Babak 16 Besar
Piala Dunia 1 Juli 2026, 11:05
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41














