Usaha Kashima Antlers Kembalikan Kejayaan Liga Jepang
Serafin Unus Pasi | 12 Mei 2022 22:58
Bola.net - Kashima Antlers berusaha keras mengembalikan kejayaan sebagai tim paling sukses dalam sejarah J.League. Mereka adalah pemegang rekor dengan delapan kali juara J.League.
Perincian gelar juara Kashima Antlers adalah musim 1996, 1998, 2000, 2001, 2007, 2008, 2009, dan 2016. Jumlah itu jauh di atas pesaingnya, Yokohama F. Marinos dan Kawasaki Frontale yang baru mengoleksi empat gelar juara.
Kashima Antlers juga merupakan tim yang selalu ikut J1.League alias belum pernah terdegradasi sejak kali pertama digelar pada 1993. Bersama Kashima Antlers juga ada Yokohama F. Marinos.
Kashima Antlers adalah tim yang berasal dari Kashima, Prefektur Ibaraki. Wilayah itu juga bagian dari Greater Tokyo Area atau Area Metropolitan Tokyo.
Adapun Kashima Antlers diambil dari nama kota mereka, Kashima, yang berarti "Pulau Rusa". Klub itu didirikan pada 1947 oleh Perusahaan Sumimoto Metal dan pindah ke Kashima pada 1975.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.
Koneksi Kashima Antlers dan Brasil
Sepanjang sejarahnya, tercatat ada 10 pelatih asal Brasil yang pernah menangani Kashima Antlers. Termasuk legendaris sepak bola Brasil, Zico.
Di luar itu, banyak bintang dunia yang pernah memperkuat Kashima Antlers dari Brasil. Misalnya, Bebeto, Zico, dan Leonardo yang sekarang menjadi Direktur Olahraga PSG.
Koneksi Kashima Antlers dengan Brasil itu membuat banyak pemain Jepang di klub tersebut berhasil merantau ke Eropa. Mereka antara lain Atsuto Uchida, Yuya Osako, Gaku Shibasaki, hingga Hiroki Abe.
Upaya Kembalikan Kejayaan
Sejak kali terakhir Kashima Antlers juara J1.League pada 2016, prestasi klub ini di liga domestik tidak buruk-buruk amat. Tercatat, mereka tiga kali finis di tiga besar, sebelum kemudian mencapai posisi terburuk di posisi kelima pada 2020.
Sekarang hingga pekan ke-12 J1 League 2022, Kashima Antlers ada di posisi puncak klasemen sementara. Peringkat itu memberi harapan Kashima Antlers bisa kembali meraih gelar juara.
Saat ini, andalan Khasima Antlers adalah penyerang Timnas Jepang berusia 23 tahun, Ayase Ueda. Pemain kunci lainnya adalah kiper asal Korea Selatan Sun-tae Kwon, gelandang bertahan Kento Misao, penyerang Yuma Suzuki, hingga gelandang Yuta Higuchi.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Juga:
Gak Usah Ngarep MU, Ada 2 Alasan Mengapa Frenkie De Jong Gak Bakal Pindah ke Old Trafford
Jika Frenkie De Jong Bergabung, Ini Prediksi Starting XI Manchester United Musim Depan
Ngerinya Starting XI MU bersama De Jong & De Ligt: Sat Set, Berimbang, Puasa Gelar Kelar
Update Klasemen dan Perolehan Medali SEA Games 2021 Hari Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bola Tidak Kena Kabel, FIFA Nyatakan Gol Pertama Jude Bellingham Sah!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 10:14
-
Ini Dua Rahasia Jude Bellingham Bisa Bawa Inggris Comeback Lawan Norwegia
Piala Dunia 12 Juli 2026, 09:14
-
Wayne Rooney: Apa Jadinya Inggris Tanpa Jude Bellingham?
Piala Dunia 12 Juli 2026, 07:55
-
Pengakuan Jujur Thomas Tuchel: Inggris Hoki Bisa Kalahkan Norwegia!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 07:34
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol 15 Juli 2026
Piala Dunia 13 Juli 2026, 08:29
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Kilas Balik Semifinal Piala Dunia: Kisah-kisah Unik yang Sulit Dilupakan
Piala Dunia 12 Juli 2026, 23:32
-
Ini Adalah DNA Argentina
Piala Dunia 12 Juli 2026, 22:56
-
Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
Piala Dunia 12 Juli 2026, 21:55
-
Argentina di Jalur Juara Dunia: Kekuatan, Celah, dan Peluang Meraih Gelar
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:41
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









