CLS Sukses Tumbangkan Juara NBL
Editor Bolanet | 14 Oktober 2012 07:31
- Juara bertahan NBL Preseason Tournament, CLS Knights Surabaya sukses menumbangkan juara reguler musim lalu, Satria Muda Britama (SM) di DBL Arena Surabaya, Sabtu (13/10).
Sentuhan pelatih anyar CLS, Edward Vergeire, begitu terasa di kuarter pertama ini. Permainan cepat khas negara asal pelatih Filipina itu langsung ditunjukkan. Hasilnya, SM kelabakan karena berondongan 4 poin dari Andrie Ekayana dan tembakan tiga angka Tony Agus.
Tak mau stamina pemain CLS terkuras, pelatih yang biasa disapa Coach Dong ini merotasi lima pemainnya sekaligus di lima menit kuarter pertama tersisa. Rachmat Febri Utomo yang ikut masuk di tengah kuarter ini kian membawa CLS leading jauh. Mereka tetap mendominasi dan menutup jalannya kuarter pertama dengan memimpin 28-20.
SM mencoba bangkit di kuarter kedua. Buruknya rebound CLS sukses dimanfaatkan tim juara NBL Preseason dua musim lalu itu. Perlahan mereka mencoba mengejar. Namun, disimpannya Cristiano Ronaldo 'Dodo' Sitepu karena sudah menerima tiga kali foul membuat usaha SM terhalang. CLS pun kian tak terkejar. Tembakan tiga angka Ernest Komara menutup babak ini dengan keunggulan 48-35 bagi CLS.
Arki Dikania Wisnu menggila di kuarter ketiga. Total ia menyumbangkan 14 poin untuk SM di kuarter ini. Kembali dimasukkannya Dodo juga membuat SM mempertipis ketertinggalan menjadi tiga angka saja. Namun setelah insiden pelemparan botol oleh penonton ke tengah lapangan, SM pun kembali melempem. Lay up Febri menyudahi usaha rival mereka di kuarter ini. Skor 65-59 untuk CLS menutup kuarter ketiga.
Pertandingan kian panas di kuarter keempat. Berkali-kali wasit harus melerai kedua tim yang bersitegang. Mental juara SM seolah runtuh setelah insiden ini dan CLS mampu memanfaatkan keadaan untuk menyerang melalui tembakan tiga angka. Skor 83-73 untuk kemenangan CLS menutup laga ini. (fjr/mac)
Sentuhan pelatih anyar CLS, Edward Vergeire, begitu terasa di kuarter pertama ini. Permainan cepat khas negara asal pelatih Filipina itu langsung ditunjukkan. Hasilnya, SM kelabakan karena berondongan 4 poin dari Andrie Ekayana dan tembakan tiga angka Tony Agus.
Tak mau stamina pemain CLS terkuras, pelatih yang biasa disapa Coach Dong ini merotasi lima pemainnya sekaligus di lima menit kuarter pertama tersisa. Rachmat Febri Utomo yang ikut masuk di tengah kuarter ini kian membawa CLS leading jauh. Mereka tetap mendominasi dan menutup jalannya kuarter pertama dengan memimpin 28-20.
SM mencoba bangkit di kuarter kedua. Buruknya rebound CLS sukses dimanfaatkan tim juara NBL Preseason dua musim lalu itu. Perlahan mereka mencoba mengejar. Namun, disimpannya Cristiano Ronaldo 'Dodo' Sitepu karena sudah menerima tiga kali foul membuat usaha SM terhalang. CLS pun kian tak terkejar. Tembakan tiga angka Ernest Komara menutup babak ini dengan keunggulan 48-35 bagi CLS.
Arki Dikania Wisnu menggila di kuarter ketiga. Total ia menyumbangkan 14 poin untuk SM di kuarter ini. Kembali dimasukkannya Dodo juga membuat SM mempertipis ketertinggalan menjadi tiga angka saja. Namun setelah insiden pelemparan botol oleh penonton ke tengah lapangan, SM pun kembali melempem. Lay up Febri menyudahi usaha rival mereka di kuarter ini. Skor 65-59 untuk CLS menutup kuarter ketiga.
Pertandingan kian panas di kuarter keempat. Berkali-kali wasit harus melerai kedua tim yang bersitegang. Mental juara SM seolah runtuh setelah insiden ini dan CLS mampu memanfaatkan keadaan untuk menyerang melalui tembakan tiga angka. Skor 83-73 untuk kemenangan CLS menutup laga ini. (fjr/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
CLS Knights Bukan Tandingan Bima Sakti Malang
Basket 15 Maret 2016, 23:11
-
Satria Muda Susah Payah Kalahkan Pacific
Basket 14 Maret 2016, 20:38
-
CLS Knights Putus Rekor Garuda Bandung
Basket 14 Maret 2016, 00:33
-
Bangkit, CLS Knights Hancurkan SM di Yogya
Basket 29 Februari 2016, 01:21
-
CLS Knights Tetap Menang Meski Dianggap Main Buruk
Basket 25 Februari 2016, 20:25
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



