Play Off NBA: LA Lakers Disingkirkan Mavericks

Editor Bolanet | 9 Mei 2011 09:45
Play Off NBA: LA Lakers Disingkirkan Mavericks
Kobe Bryant (c) AFP
- Tim bola basket Dallas Mavericks mengakhiri masa kejayaan Los Angeles Lakers sebagai penyandang gelar NBA dua kali beruntun, ketika pada laga play off Minggu (09/5) menang 122-86 pada pertandingan putaran kedua Wilayah Barat.

Jason Terry membuka rekor setelah pertandingan dengan melakukan sembilan lemparan tiga angka dan Mavericks menyamai rekor playoff lainnya dengan 20 lemparan tiga angka, ketika mereka membungkus empat kemenangan dalam rencana tujuh pertandingan terbaik itu.

Mavericks, yang selalu kandas pada laga playoffs setelah maju ke final NBA pada 2006, mengakhiri masa kepiawaian Lakers serta era Phil Jackson di Los Angeles.

"Harapan besar dan aspirasi saya tertuang dalam pertandingan terakhir ini, terakhir saya sebagai pelatih," kata Jackson, yang membimbing tim Michael Jordan, Bulls, meraih enam kemenangan pada tahun 1990-an serta membawa Lakers memenangi lima kejuaraan.

Sudah jelas kelihatan dalam pertandingan itu, timnya tidak akan menang, ketika Mavericks memainkan permainan berjarak yang sudah didekati lawan, sehingga Lakers amat tertekan.

Mereka membuat catatan 11 kali lemparan tiga angka pada paruh waktu pertama dan Terry membuat angka 20-16 pada kuarter kedua.

Pada periode akhir, kekecewaan dan frustrasi Lakers mendidih dan Lamar Odom serta Andrew Bynum melakukan beberapa kesalahan sendiri.

Dengan menyandang juara dua kali, pelatih Jackson mengatakan ia amat terperanjat dengan penampilan Mavericks.

"Saya kira saya sudah mengatakan kepada pemain bahwa Dallas sekarang bermain amat bagus," katanya, "Kami memiliki rekor seperti mereka dalam kompetisi reguler dan mereka bermain lebih bagus sebagai tim ketimbang kami," katanya.

Ia mengakui kehebatan Mavericks, yang mendapat kontribusi angka dari pemain pengganti mereka termasuk Terry yang menyumbang 32 poin, JJ menambah 22 dan dan Peja Stojakovic 21 poin.

Bintang Dallas Dirk Nowitzki menciptakan 17 poin dan merupakan terkecil pada putaran playoffs, tetapi hal itu tidak jadi masalah. (ant/lex)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE