Drama 118 Menit di Laga Aljazair vs RD Kongo: Gol Supersub Adil Boulbina Kubur Mimpi The Leopards
Afdholud Dzikry | 7 Januari 2026 08:57
Bola.net - Bayang-bayang adu penalti sudah di depan mata. Namun, sebuah keputusan pergantian pemain yang brilian mengubah malam panjang di Rabat menjadi pesta bagi Aljazair.
Laga babak 16 besar Piala Afrika 2025 atau Africa Cup of Nations (AFCON) Maroko 2025 antara Aljazair dan Republik Demokratik Kongo seakan ditakdirkan berakhir imbang. Selama waktu normal hingga paruh pertama perpanjangan waktu, kedua tim saling mengunci, disiplin, dan gagal memanfaatkan peluang.
Namun, narasi itu berubah total di menit ke-118.
Adil Boulbina, yang baru masuk ke lapangan lima menit sebelumnya, muncul sebagai pahlawan tak terduga. Menerima bola di sisi kanan, ia melakukan cut inside dan melepaskan tembakan melengkung yang indah.
Bola meluncur deras, menaklukkan kiper Lionel Mpasi-Nzau yang sebelumnya tampil heroik sepanjang laga. Gol tunggal 1-0 ini menjadi tiket emas bagi The Desert Foxes untuk melaju ke perempat final Piala Afrika 2025.
Perang Taktik dan Penyelamatan Gemilang

Sebelum momen magis Boulbina, pertandingan adalah sebuah ujian fisik dan mental. Aljazair mendominasi penguasaan bola di awal, namun terbentur tembok pertahanan RD Kongo yang terorganisir rapi.
RD Kongo justru tampil berbahaya lewat serangan balik. Di babak pertama, Cedric Bakambu nyaris memecah kebuntuan, namun sepakannya berhasil diamankan dengan cerdas oleh Luca Zidane. Tak lama berselang, sundulan Axel Tuanzebe dan upaya lanjutan Bakambu hanya melebar tipis.
Saat kelelahan mulai melanda di babak perpanjangan waktu, intensitas justru meningkat. Kiper RD Kongo, Mpasi-Nzau, melakukan dua penyelamatan krusial untuk menggagalkan peluang Fares Chaibi dan Baghdad Bounedjah.
Namun, pertahanan kokoh itu akhirnya runtuh oleh kesegaran dan visi Boulbina di detik-detik akhir.
Komentar Boulbina

Meski menjadi penentu kemenangan dan dinobatkan sebagai TotalEnergies Man of the Match, Boulbina menolak untuk mengambil kredit sendirian.
"Pertama-tama, terima kasih kepada Tuhan. Selamat untuk Aljazair dan para penggemar. Saya masuk ke lapangan terlambat dan mencetak gol, tetapi ini adalah usaha kolektif dan bukan tentang saya. Ini perasaan yang luar biasa bagi tim," ujar Boulbina rendah hati.
Kemenangan dramatis ini memastikan pertemuan kelas berat di babak perempat final. Aljazair akan menantang Nigeria di Marrakesh, sebuah laga yang diprediksi akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi mereka meraih gelar AFCON kedua dalam enam tahun terakhir.
Reaksi Dua Pelatih: Dominasi vs Keberuntungan
Pelatih Aljazair, Vladimir Petkovic, menilai kemenangan ini adalah buah dari dominasi permainan, meski harus melewati jalan terjal.
"Saya percaya kami pantas menang berdasarkan apa yang diberikan pemain, dan saya berterima kasih pada mereka. Kami mengontrol dua per tiga pertandingan... Kami bermain baik sebagai grup, mendominasi laga, mengatasi kesulitan, mencetak gol, dan berhasil menang," kata Petkovic.
Ia menambahkan, "Kami mengatur pertandingan secara profesional. Lolos kualifikasi itu penting, dan sekarang kami akan memikirkan laga berikutnya melawan Nigeria."
Di sisi lain, kekecewaan mendalam dirasakan kubu RD Kongo. Pelatih Sebastien Desabre merasa keberuntungan sedang tidak berpihak pada timnya yang telah berjuang habis-habisan.
"Kami memainkan babak kedua yang baik setelah pergantian pemain, tetapi saat perpanjangan waktu terjadi breakdown. Kami melakukan pekerjaan luar biasa dan sekarang kami kecewa," ungkap Desabre.
"Kami menciptakan peluang dan bisa saja mencetak gol, tapi kami tidak melakukannya... Sayangnya keberuntungan sangat kejam pada kami. Saya tidak bisa menyalahkan pemain, kami harus tetap tegak kepala karena kami telah memberikan segalanya," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Aljazair vs Austria
Piala Dunia 28 Juni 2026, 05:15
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Aljazair vs Austria 28 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:44
-
Austria Bisa Diuntungkan Jika Kalah dari Aljazair, Kok Bisa?
Piala Dunia 24 Juni 2026, 16:42
LATEST UPDATE
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Kilas Balik Semifinal Piala Dunia: Kisah-kisah Unik yang Sulit Dilupakan
Piala Dunia 12 Juli 2026, 23:32
-
Ini Adalah DNA Argentina
Piala Dunia 12 Juli 2026, 22:56
-
Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
Piala Dunia 12 Juli 2026, 21:55
-
Argentina di Jalur Juara Dunia: Kekuatan, Celah, dan Peluang Meraih Gelar
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:41
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










