Insiden 'Makan Pisang' Alves Ternyata Sudah Direncanakan
Editor Bolanet | 30 April 2014 20:48
- Ketika Dani Alves memakan pisang yang dilemparkan kepadanya dalam laga melawan , ia memulai kampanye anti rasisme yang kuat. Tindakan Alves memicu gelombang dukungan masif yang datang dari seluruh dunia.
Namun ternyata tindakan Alves itu bukan kebetulan; itu adalah aksi yang sudah direncanakan sebelumnya. Rencana itu dimulai ketika Alves dan Neymar mendapat perlakukan rasis ketika Barcelona FC bertemu pada Maret lalu.
Sebuah biro pemasaran diminta membuat rencana untuk memulai kampanye itu. Hasilnya, mereka meminta Alves atau memakan pisang yang dilemparkan penonton saat diliput oleh kamera, seandainya insiden itu terulang. Namun biro pemasaran itu tidak meminta siapa pun untuk melempar pisang kepada Alves.
Tindakan bicara lebih lantang dari kata-kata. Sebuah tindakan diperlukan untuk membuat kampanye anti rasisme ini menjadi global. Awalnya Neymar yang kami persiapkan untuk memakan pisang jika ada penonton yang melemparnya. Pada akhirnya Alves yang melakukannya, efeknya sama saja, terang Guga Ketzer, juru bicara dari biro marketing Ludocca yang merancang aksi itu.
Kampanye anti rasisme ini juga menciptakan hashtag #somostodosmacacos dan #weareallmonkeys yang kemudian menjadi viral. Secara umum, rencana anti rasisme ini berjalan bagus dan mengena sasaran yang telah dibidik. (espn/hsw)
Namun ternyata tindakan Alves itu bukan kebetulan; itu adalah aksi yang sudah direncanakan sebelumnya. Rencana itu dimulai ketika Alves dan Neymar mendapat perlakukan rasis ketika Barcelona FC bertemu pada Maret lalu.
Sebuah biro pemasaran diminta membuat rencana untuk memulai kampanye itu. Hasilnya, mereka meminta Alves atau memakan pisang yang dilemparkan penonton saat diliput oleh kamera, seandainya insiden itu terulang. Namun biro pemasaran itu tidak meminta siapa pun untuk melempar pisang kepada Alves.
Tindakan bicara lebih lantang dari kata-kata. Sebuah tindakan diperlukan untuk membuat kampanye anti rasisme ini menjadi global. Awalnya Neymar yang kami persiapkan untuk memakan pisang jika ada penonton yang melemparnya. Pada akhirnya Alves yang melakukannya, efeknya sama saja, terang Guga Ketzer, juru bicara dari biro marketing Ludocca yang merancang aksi itu.
Kampanye anti rasisme ini juga menciptakan hashtag #somostodosmacacos dan #weareallmonkeys yang kemudian menjadi viral. Secara umum, rencana anti rasisme ini berjalan bagus dan mengena sasaran yang telah dibidik. (espn/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dani Olmo Beri Peringatan untuk Marc Cucurella usai Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 19 Juni 2026, 16:02
-
Diincar MU, Berlian Muda Barcelona Ini Siap Cabut ke Old Trafford?
Liga Inggris 18 Juni 2026, 19:30
-
Manchester United Intip Peluang Bajak Gelandang Barcelona Ini
Liga Inggris 16 Juni 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador vs Jerman 26 Juni 2026
Piala Dunia 25 Juni 2026, 23:44
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Curacao vs Pantai Gading, 26 Juni 2026
Piala Dunia 25 Juni 2026, 23:30
-
Jepang Punya Banyak Skenario Lolos, Swedia Wajib Menang untuk Bertahan
Piala Dunia 25 Juni 2026, 23:12
-
Tunisia Ingin Jaga Harga Diri, Belanda Membidik Target Penting
Piala Dunia 25 Juni 2026, 23:07
-
Here We Go! Manchester United Sepakat untuk Lepas Andre Onana
Liga Inggris 25 Juni 2026, 23:06
-
Ekuador Berjuang Menjaga Asa, Jerman Sudah Amankan Posisi Puncak
Piala Dunia 25 Juni 2026, 22:59
-
Curacao Masih Memburu Sejarah, Pantai Gading Butuh Hasil Positif
Piala Dunia 25 Juni 2026, 22:53
-
Mantap! Bintang Newcastle Ini Siap 100% Gabung Manchester United
Liga Inggris 25 Juni 2026, 22:38
-
Resmi! Arsenal Aktifkan Klausul Pembelian Permanen Piero Hincapie
Liga Inggris 25 Juni 2026, 21:56
-
Chelsea Siap Tikung MU untuk Transfer Bintang Timnas Belanda Ini
Liga Inggris 25 Juni 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41








