Kegagalan Messi Kalahkan Kroasia Ternyata Berujung Maut
Dimas Ardi Prasetya | 28 Juni 2018 17:30
Bola.net - - Seorang penggemar berat Lionel Messi yang bernama Dinu Alex dari India diduga melakukan bunuh diri setelah melihat Argentina dibantai oleh .
Argentina bersua dengan Kroasia di matchday 2 Piala Dunia 2018, 22 Juni lalu. Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung ketat, karena Argentina berusaha mencari kemenangan pertamanya.
Namun yang terjadi malah sungguh tak terduga. Argentina malah dipermak dengan skor telak 3-0.
Kroasia memang butuh waktu hampir satu jam untuk bisa membobol gawang Argentina. Dimulai oleh blunder Willy Caballero yang akhirnya bisa dikonversi menjadi gol oleh Ante Rebic.
Setelah itu Disusul oleh gol apik sang Kapten Luka Modrid. Meski dihadang satu pemain lawan ia bisa mengelak dan melepas tendangan jarak jauh yang akurat. Gol ketiga kemudian dicetak oleh Ivan Rakitic.
Hilang Setelah Laga

Menurut laporan dari NDTV, Dinu dilaporkan hilang tak lama setelah pertandingan Kroasia vs Argentina berakhir. Ia terakhir kali terlihat menyaksikan pertandingan itu di rumahnya di Kottayam, Kerala Tengah.
Pihak keluarga sebelumnya langsung menghubungi pihak kepolisian. Setelah mendapat laporan mereka pun langsung menggelar operasi untuk melakukan pencarian terhadap Dinu.
Sementara itu menurut laporan dari Indian Express, setelah mendapat laporan dari keluarga, polisi langsung menggelar operasi pencarian. Mereka sampai menurunkan anjing pelacak.
Setelah itu, diketahui bahwa Dinu meninggalkan rumahnya menuju area pinggiran sungai Meenachil. Lokasi sungai itu sendiri tak jauh dari rumahnya. Namun pencarian sempat dihentikan karena cuaca yang buruk.
Operasi pencarian di sungai yang meluap dihentikan sementara oleh polisi dan anggota pemadam kebakaran karena terkendala cuaca, demikian pernyataan dari pihak kepolisian setempat.
Fans Berat Messi

Pria berusia 30 tahun itu dilaporkan sempat meninggalkan sebuah pesan yang ditemukan di dalam kamarnya. Tak ada yang tersisa bagi saya untuk dilihat di dunia ini. Saya pergi. Tak ada yang bertanggung jawab atas kematian saya, beber pihak kepolisian setempat.
Pihak kepolisian juga membeberkan bahwa mereka juga menemukan petunjuk bahwa Dinu memang sangat ngefans terhadap Messi. Dalam sebuah bukunya, ia mengungkapkan harapannya pada superstar Barcelona tersebut.
Messi, hidup saya untukmu, menunggu untuk melihatmu mengangkat trofi (Piala Dunia). Dan di buku lainnya tertulis; Tim saya memulai perjalanannya, membawa hidup saya.
Ditemukan di Sungai

Setelah melakukan pencarian selama dua hari, pihak kepolisian akhirnya menemukan Dinu. Ia ditemukan tak bernyawa di sungai Meenachil, di dekat sebuah jembatan yang jaraknya kira-kira 10 km dari rumahnya.
Ayah Dinu mengatakan pada Polisi bahwa anaknya memang ngefans berat terhadap Messi. Keluarganya melihatnya terakhir kali saat ia tengah menyaksikan pertandingan Argentina vs Kroasia.
Sang ayah sendiri begitu bersedih atas kematian putranya, yang dianggapnya memiliki masa depan cerah. Dinu sendiri bekerja sebagai seorang akuntan untuk sebuah perusahaann swasta.
[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
LATEST UPDATE
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













