Manuel Locatelli Dirujak Fans Juventus Usai 'Nongkrong' Bareng Pemain Inter Milan
Afdholud Dzikry | 30 Maret 2026 09:58
Bola.net - Kapten Juventus, Manuel Locatelli, mendadak jadi sasaran amarah sebagian pendukung setianya sendiri. Pemicunya adalah sebuah foto makan malam yang tersebar luas di media sosial.
Gelandang berusia 28 tahun itu tertangkap kamera sedang bersantai dengan rival bebuyutannya. Momen ini terjadi di tengah padatnya jadwal kualifikasi play-off Piala Dunia 2026.
Padahal, Locatelli baru saja membantu Timnas Italia menekuk Irlandia Utara dengan skor 2-0. Ia tampil sebagai starter dalam skema racikan Gennaro Gattuso di Bergamo.
Kini, fokus beralih ke laga final yang menentukan di Zenica melawan Bosnia. Namun, suasana panas justru menyelimuti sang kapten akibat urusan di luar lapangan.
Makan Malam di Trattoria da Tullio
Setelah kemenangan di Bergamo, skuat Azzurri kembali ke markas latihan mereka di Coverciano. Di sela persiapan, enam pemain memutuskan untuk keluar mencari udara segar.
Mereka memilih makan malam di 'Trattoria da Tullio', restoran ternama di perbukitan Florence. Sang pemilik, Paolo Bacciotti, mengunggah kebersamaan mereka di akun Instagram pribadinya.
Locatelli tidak sendirian dari kubu Juventus di skuat timnas saat ini. Namun, ia menjadi satu-satunya pemain Bianconeri yang ikut dalam perkumpulan malam itu.
Sisanya adalah kuartet andalan Inter Milan: Nicolo Barella, Federico Dimarco, Alessandro Bastoni, dan Francesco Pio Esposito. Kiper Tottenham, Guglielmo Vicario, juga tampak hadir di tengah mereka.
Luka Lama Derby d'Italia
Kecaman dari suporter Juventus muncul bukan tanpa alasan yang kuat. Hubungan kedua klub sedang memanas menyusul laga Derby d'Italia edisi terakhir.
Alessandro Bastoni menjadi sosok yang paling dibenci oleh publik Turin saat ini. Bek Inter itu dianggap melakukan aksi diving yang memicu kartu merah Pierre Kalulu.
"Sangat tidak pantas, setidaknya begitu menurut saya," tulis seorang fans yang kecewa.
Fans mengecam pilihan teman bergaul sang kapten di saat tensi rivalitas sedang tinggi. Mereka menilai Locatelli kurang sensitif terhadap perasaan para suporter Juventus.
Pembelaan untuk Sang Kapten
Di sisi lain, tidak sedikit pendukung Juventus yang membela tindakan Locatelli. Mereka menganggap kritik tersebut terlalu berlebihan dan masuk ke ranah pribadi.
Seorang fans bahkan menyindir para pengkritik dengan sebutan "kejahatan persahabatan". Baginya, hubungan di luar lapangan adalah hak asasi setiap pemain profesional.
"Kejahatan berteman dengan pemain Inter," tulis salah satu akun secara sarkas.
Faktanya, Locatelli selalu tampil habis-habisan saat mengenakan seragam kebesaran Juventus di lapangan. Termasuk saat ia berjuang keras meski timnya kalah 2-3 dari Inter baru-baru ini.
Misi Bersatu Demi Piala Dunia
Terlepas dari polemik tersebut, persatuan di ruang ganti Italia adalah hal mutlak. Kegagalan melaju ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya akan menjadi bencana nasional.
Para pemain dituntut profesional untuk menanggalkan rivalitas klub saat membela negara. Hubungan baik antar-pemain lintas klub justru bisa menjadi kunci kekompakan tim.
Italia harus tampil solid saat bertamu ke markas Bosnia pada Rabu (1/4/2026) dini hari mendatang. Semua elemen tim, termasuk Locatelli dan geng Inter, harus saling bahu-membahu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat pada Musim 2025/2026
Liga Inggris 30 Maret 2026, 12:05
-
Tottenham Bidik Roberto De Zerbi sebagai Pelatih Permanen Baru
Liga Inggris 30 Maret 2026, 11:52
-
Bulgaria Tim Kuat, tapi Magis SUGBK Bisa Jadi Pembeda Bagi Timnas Indonesia
Tim Nasional 30 Maret 2026, 11:15
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56














