Skuad Emas Niac Mitra 87 Bereuni di Rumah Al Hadad
Editor Bolanet | 6 Mei 2012 13:00
- Merasakan gelar juara bersama klub memang akan selalu dikenang oleh setiap pemain. Ajang ngumpul bareng dengan rekan tim saat masa-masa emas pun akan menjadi sebuah hal yang selalu dinantikan. Begitu juga dengan skuad Niac Mitra yang menjadi juara Galatama musim 1987-1988 lalu.
Skuad Niac Mitra 87 ini berkumpul di kediaman striker keturunan Arab mereka, M. Zein Al Hadad di bilangan Ampel Surabaya, Sabtu (05/5). Kebetulan si tuan rumah memang sedang punya hajat besar yakni haul akbar dan reuni pun diselipkan di acara tersebut.
Ini sebenarnya acaranya haul leluhur saya, Al Habib Husein bin Muhammad bin Thohir, yang ke-57. Acaranya sih full religi tapi teman-teman saya undang, sengaja biar mereka pada berpeci, canda Al Hadad yang akrab disapa Mamak tersebut.
Hadir di kediaman Mamak kemarin mantan pelatih Persik Kediri dan Persib Bandung, Jaya Hartono. Bersama Mamak, Agus 'Kancil' Sarianto, Joko Slamet, Yohanes Geohera dan yang lain, Jaya memang termasuk dalam salah satu pemain yang membawa Niac Mitra mengalahkan Pelita Jaya 3-1 di final Galatama musim 1987-1988 itu.
Kita ini dulu ya mengorbankan waktu, tenaga dan meninggalkan keluarga demi sepak bola Timnas tapi kok sekarang nggak ada satu pun yang jadi pengurus di PSSI ya, seloroh Mamak pada teman-temannya.
Yang namanya reuni pemain sepak bola tidak lengkap kalau tidak ada pertandingan. Sore harinya, di Gelora 10 Nopember Tambaksari Surabaya Niac Mitra Old Stars ini pun melakukan partai persahabatan melawan dua tim langsung. Secara bergantian Ardora Surabaya dan PWI Jatim melawan klub yang merupakan cikal bakal klub Indonesia Super League (ISL), Mitra Kukar tersebut.
(fjr/dzi)
Skuad Niac Mitra 87 ini berkumpul di kediaman striker keturunan Arab mereka, M. Zein Al Hadad di bilangan Ampel Surabaya, Sabtu (05/5). Kebetulan si tuan rumah memang sedang punya hajat besar yakni haul akbar dan reuni pun diselipkan di acara tersebut.
Ini sebenarnya acaranya haul leluhur saya, Al Habib Husein bin Muhammad bin Thohir, yang ke-57. Acaranya sih full religi tapi teman-teman saya undang, sengaja biar mereka pada berpeci, canda Al Hadad yang akrab disapa Mamak tersebut.
Hadir di kediaman Mamak kemarin mantan pelatih Persik Kediri dan Persib Bandung, Jaya Hartono. Bersama Mamak, Agus 'Kancil' Sarianto, Joko Slamet, Yohanes Geohera dan yang lain, Jaya memang termasuk dalam salah satu pemain yang membawa Niac Mitra mengalahkan Pelita Jaya 3-1 di final Galatama musim 1987-1988 itu.
Kita ini dulu ya mengorbankan waktu, tenaga dan meninggalkan keluarga demi sepak bola Timnas tapi kok sekarang nggak ada satu pun yang jadi pengurus di PSSI ya, seloroh Mamak pada teman-temannya.
Yang namanya reuni pemain sepak bola tidak lengkap kalau tidak ada pertandingan. Sore harinya, di Gelora 10 Nopember Tambaksari Surabaya Niac Mitra Old Stars ini pun melakukan partai persahabatan melawan dua tim langsung. Secara bergantian Ardora Surabaya dan PWI Jatim melawan klub yang merupakan cikal bakal klub Indonesia Super League (ISL), Mitra Kukar tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Endri Irawan Ingin Majukan Sepak Bola Indonesia Lewat Exco PSSI
Bola Indonesia 30 Oktober 2019, 04:14
-
Persija Kirim Silvio Escobar ke Mitra Kukar
Bola Indonesia 18 September 2019, 19:56
-
Mitra Kukar, Tim Ibu Kota Baru di Persepakbolaan Indonesia
Bola Indonesia 27 Agustus 2019, 13:37
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















