5 Fakta Unik dari All England: Jepang Dominan Usai Indonesia Diminta Mundur
Anindhya Danartikanya | 23 Maret 2021 10:08
Bola.net - Berakhir sudah gelaran All England 2021 yang diselenggarakan di Brimingham, Inggris, pada 17-21 Maret lalu. Turnamen ini pun diakhiri dengan banyak kisah, baik kisah bahagia maupun kisah miris. Kisah bahagia pun dimiliki oleh tim bulu tangkis Jepang, yang mampu menyabet empat gelar.
Tim Negeri Sakura benar-benar memanfaatkan fakta bawah perwakilan Tiongkok dan Indonesia tidak bermain pada ajang All England 2021. Mereka meraih gelar lewat Nozomi Okuhara (tunggal putri), Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (ganda putra), Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara (ganda putri), dan Yuta Watanabe/Arisa Higashino (ganda campuran).
Pada tiga nomor yang disebutkan terakhir, kontingen Jepang bahkan menciptakan final sesama pemain mereka. Sungguh fantastis tentunya. Namun di balik sukses skuad Jepang, muncul cerita getir nan pahit untuk wakil Indonesia. Bagaimana tidak, skuad Merah Putih dipaksa mundur dari turnamen.
Permintaan mundur ini diajukan BWF kepada tim Indonesia usai mereka kedapatan satu pesawat dengan penumpang positif Covid-19 dalam penerbangan dari Istanbul, Turki. Ya, memang ada beberapa cerita manis dan pahit dari All England. Ada pun lima fakta menarik dari turnamen level Super 1000 ini. Simak yang berikut ini ya!
5 Fakta Menarik dari Gelaran All England
1. Jepang meraih empat gelar juara di ajang All England 2021 lewat Nozomi Okuhara (tunggal putri), Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (ganda putra), Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara (ganda putri), dan Yuta Watanabe/Arisa Higashino (ganda campuran). Satu-satunya sektor di mana tidak ada pemenang dari wakil Jepang adalah tunggal putra yang dimenangkan pemain Malaysia, Lee Zii Jia.
2. Kontingen Indonesia dipaksa mundur pada hari pertama All England 2021. Penyebabnya otoritas kesehatan Inggris mengumumkan atlet Indonesia berada satu pesawat dengan satu penumpang Covid-19 saat terbang dari Istanbul, Turki ke Birmingham, Inggris, Sabtu (13/3/2021).
3. Yuta Watanabe jadi pemain pria pertama yang sukses meraih dua gelar sekaligus pada ajang All England sejak Kim Dong Moon tahun 2000. Yuta menyabet gelar juara pada sektor ganda putra dan ganda campuran di All England 2021
4. Lee Zii Jia jadi pemain tunggal putra kedua asal Malaysia yang bisa menjadi juara All England pada era Superseries sejak Dato Wira Lee Chong Wei.
5. Hanya ada tiga ganda putra bisa juara beruntun di All England kurun waktu 25 tahun terakhir. Tiga pasangan itu adalah Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky (1995-1996), Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (2017-2018), dan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (2020-2021).
Disadur dari: Bolacom (Hendry Wibowo) | Sumber: Badminton Talk | Dipublikasi: 22 Maret 2021
Video: Para Pebulu Tangkis Indonesia Kompak Protes BWF
Baca Juga:
- Hasil Final All England 2021: Jepang Sukses Sabet 4 Titel
- Akhirnya Bisa Pulang, Tim Bulu Tangkis Indonesia Merasa Terbantu Usaha Dubes RI
- Tak Harus Karantina 10 Hari, Tim All England Indonesia Bisa Tinggalkan Inggris Lebih Cepat
- Hendra Setiawan Ingin Pulang, Sebal Buang-Buang Waktu usai Diminta Mundur dari All England
- Indonesia Diminta Mundur, Viktor Axelsen: All England Tak Sama Tanpa Para Pemain Hebat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League: Pemain Asing Baru Arema FC Adalah Teman Lama Vinicius Junior
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:54
-
Bocoran FIFA Series 2026: Timnas Indonesia vs Bulgaria
Tim Nasional 14 Januari 2026, 22:59
-
BRI Super League: Brasil Dominasi Daftar Pencetak Gol Putaran Pertama
Bola Indonesia 14 Januari 2026, 21:22
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



