Evaluasi Pelatih Usai Tunggal Putri Indonesia Semuanya Kandas di Thailand Terbuka 2021
Dimas Ardi Prasetya | 14 Januari 2021 02:57
Bola.net - Dua pebulutangkis tunggal putri Indonesia yakni Gregoria Mariska Tunjung dan Ruselli Hartawan sama-sama sudah tersingkir dengan cepat dari ajang Thailand Terbuka 2021.
Gregoria Mariska Tunjung sudah tersingkir lebih dahulu. Kemudian disusul oleh Ruselli Hartawan pada hari Rabu (13/01/2021).
Sementara itu pasangan andalan Indonesia yang lainGreysia Polii/Apriyani Rahayu, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menjaga asa dengan melaju ke babak kedua.
Penampilan Ruselli pada laga di Impact Arena, Bangkok, tidak berkembang. Dia selalu dalam tekanan. Dampaknya, Ruselli langsung tersingkir di partai pembuka setelah takluk dari pemain tuan rumah, Supanida Katethong, 14-21, 16-21.
"Kesulitan penampilan saya tadi adalah, dari awal saya masuk ke pola permainan lawan. Sulit keluar dari tekanan dan tidak bisa konsisten. Jadi permainannya diatur terus. Bola-bola lawan memang lumayan bagus, apalagi bola belakangnya," sebut Ruselli kepada Tim Humas dan Media PP PBSI.
"Hari ini kondisi Ruselli tidak bagus. Langkah kakinya berat, sehingga tidak yakin bermain reli. Ketika dia ingin memperlambat tempo permainan, buangan bolanya juga kurang ke belakang, sehingga mudah dimatikan lawan," kata Rionny Mainaky, Kabid Binpres PP PBSI yang juga merangkap pelatih tunggal putri.
Dengan kekalahan Ruselli, tidak ada wakil Indonesia di tunggal putri yang tersisa di Thailand Terbuka 2021. Pada hari pembuka, Selasa (12/1), Gregoria Mariska Tunjung juga sudah tersingkir setelah kalah dari Sung Ji-hyun (Korea Selatan), 21-15, 15-21, 14-21.
Jangan Cari-cari Alasan
Menurut Rionny, setelah Gregoria dan Ruselli tersisih di pertandingan pertama, dirinya terus memompakan semangat agar keduanya jangan sampai kalah lagi pada turnamen kedua di Toyota Thailand Terbuka, pekan depan. Kekalahan itu harus menjadi cambuk untuk bangkit. Dia juga ingin kedua pemain tersebut bermain lebih lepas dan lebih menekan sejak awal.
Sebagai bagian dari evaluasi kekalahannya, Ruselli menyebut dirinya harus bisa meningkatkan pertahanan. "Saya harus meningkatkan defense. Saya harus lebih rapat. Selain itu, jangan banyak mati sendiri. Saya juga harus lebih berani," tambah Ruselli.
"Dari pertandingan ini, pokoknya jangan mencari-cari alasan kekalahan. Seperti menyalahkan kondisi lapangan yang berangin. Sebaliknya, keduanya setiap saat harus berpikir untuk mencari solusi untuk bisa mencari angka dan memenangi pertandingan. Di pertandingan berikut, saya harapkan keduanya harus bisa bermain lebih maksimal," tandas Rionny.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Yus Mei Sawitri
Published: 13 Januari 2021
Baca Juga:
- Bahagianya Ahsan / Hendra Usai Lolos Babak Pertama Thailand Terbuka
- Ahsan/Hendra Bekuk Pramudya/Yeremia di Babak Pertama Thailand Terbuka 2021
- Akhirnya Negatif Covid-19, Kevin Sanjaya Bakal Segera Balik Latihan
- Kasus Match Fixing Bulu Tangkis: Putri Sekartaji Tak Ajukan Banding ke CAS
- Greysia Polii/Apriyani Rahayu Tetap Solid Walau Lama Tak Berlaga Bareng
- Match Fixing: Pebulu Tangkis Indonesia Beri Pembelaan usai Dilarang Berlaga 7 Tahun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Italia 21 April 2026, 13:44

-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 13:33
LATEST UPDATE
-
Daftar Juara Thomas Cup dan Uber Cup, Berapa Gelar yang Dikoleksi Indonesia?
Bulu Tangkis 21 April 2026, 14:53
-
Eduardo Camavinga Tolak Tinggalkan Real Madrid Meski Rumor Transfer Menguat
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:49
-
Luis Figo Ungkap Penyebab Musim Sulit Real Madrid
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:22
-
Real Madrid Belum Lakukan Kontak dengan Jose Mourinho
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:15
-
Liga Italia 21 April 2026, 13:44

-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 13:33
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59










