Liliyana Natsir Sedih Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis Djarum Dihentikan
Anindhya Danartikanya | 9 September 2019 09:55
Bola.net - Legenda bulu tangkis Indonesia, Liliyana Natsir, mengaku sedih mendengar polemik soal penghentian program Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis Djarum pada 2020. Menurut peraih medali emas ganda campuran Olimpiade 2016 itu, program tersebut sangat membantu anak-anak berbakat yang tak punya kemampuan ekonomi.
Djarum Foundation mulai menjaring calon bintang bulu tangkis sejak 2006. Tetapi, perhelatan pada 2019 ini akan menjadi audisi terakhir. "Turut menyayangkan, sedih. Saya merasakan dulu sebelum ada audisi di Manado. Susah. Orang tua harus mampu," kata Liliyana di GOR Satria, Purwokerto, Minggu (8/9/201).
"Apalagi, biaya dari Manado ke Jakarta, tiket pesawat berapa, belum penginapannya. Itu kalau diterima. Kalau tidak, ya pulang lagi. Itu berat bagi keluarga yang kurang mampu. Keluarga mampu pun, apa sanggup sebelum masuk klub mengikuti anaknya turnamen dulu? Sanggup tidak mengikuti turnamen yang ada? Apalagi dari daerah yang harus ke kota besar. Itu biayanya tidak sedikit," imbuhnya.
Mantan pemain ganda campuran ini mengaku belum mempunyai saran bagaimana mencari calon bintang bulu tangkis jika PB Djarum menghentikan program beasiswa. "Dengan tidak audisi nantinya seperti apa? Saya pun tidak bisa jawab ya. Sangat disayangkan kalau dia berpotensi dan punya bakat, tapi dia kurang mampu. Itu bagaimana solusinya?" ungkap Liliyana.
Berharap Ada Solusi Terbaik
Wanita yang akrab disapa Butet ini berharap ada solusi terbaik. "Sebagai mantan atlet, saya harap ada solusi terbaik. Mudah-mudahan ada strategi lain dari PB Djarum. Syukur-syukur nanti di daerah ada turnamen dan terpantau. Tetapi, kecil kemungkinan. Hal itu yang saya sayangkan. Semua berharap audisi tahun depan masih ada," ujarnya.
Liliyana tak memungkiri audisi beasiswa bulu tangkis sangat membantu bibit-bibit bulu tangkis untuk mewujudkan mimpinya. "Tidak dipungut biaya. Kalau sampai mereka terjaring grand final nanti dan diterima, nantinya semuanya gratis. Makan, tidur, latihan gratis, sekolah dijamin," ucapnya.
"Dengan tidak adanya audisi tahun depan, seperti apa nantinya. Mungkin ada kesempatan, pasti ada kesempatan. Tapi, harus mengeluarkan biaya sendiri," ungkap Liliyana.
Polemik Eksploitasi Anak
Keputusan PB Djarum dipicu tudingan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) soal mengeksploitasi anak. KPAI mendesak Djarum Foundation menghentikan penggunaan anak sebagai promosi citra merek dalam kegiatan audisi tersebut.
"Kami sudah menjelaskan dan banyak bukti kalau PB Djarum itu bukan produk tembakau. Tahun lalu kami dapat penghargaan sebagai Institusi Olahraga of the Year dari Menpora. Itu bukti nyata kami bukan produk rokok," kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin.
Meski banyak pihak yang mendukung PB Djarum untuk terus menjaring atlet potensial lewat audisi umum, Yoppy menegaskan tahun ini merupakan penyelenggaraan terakhir. "Banyak yang mendukung kami seperti dari para legenda dan PP PBSI. Tetapi, sementara akan dihentikan dulu tahun depan. Kami akan diskusi di dalam mengenai format ke depannya seperti apa," tegas Yoppy.
"Tetapi, bulu tangkis harus tetap semangat. PB Djarum akan berada di garda terdepan untuk pembibitan-pembibitan usia dini dengan segala upaya. Tetapi, audisi sementara dihentikan dulu. Jadi nanti kalau ada yang menangis, saya minta maaf," lanjutnya.
Meski begitu, Audisi Umum Bulu Tangkis 2019 akan terus dilakukan hingga final di Kudus pada November. "Ya dipastikan tahun ini akan jalan terus hingga final dengan segala risikonya, karena tahun ini kami sudah janji kepada semua peserta," pungkas Yoppy.
Disadur dari: Liputan 6/Penulis: Bogi Triyadi/Editor: Achmad Yani Yustiawan/Dipublikasi: 8 September 2019
Baca Juga:
Menpora Imam Nahrawi Soal Audisi Djarum: Mestinya Jalan Terus
Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis Djarum Dihentikan, Susy Susanti Prihatin
Greysia/Apriyani Lolos ke Semifinal, Gregoria Mariska Tersingkir
Jadwal Indonesia di Chinese Taipei Open 2019, 6 September
Shesar Hiren Melaju ke Perempat Final Chinese Taipei Open 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:43
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
-
Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
Liga Spanyol 4 September 2026, 18:30
-
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Liga Champions 4 September 2026, 17:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 5-6 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 17:48
-
Hasil BRI Super League: 4-0, Sepak Sudut Arema FC Sukses Hancurkan Isenmulang!
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:29
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persija Jakarta 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:13
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persita 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:07
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
-
Prediksi BRI Super League: Persik Kediri vs Dewa United 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






