45 Tembakan, 3 Gol, Tapi Tertunduk di Akhir Laga: Ironi Bayern Munchen
Afdholud Dzikry | 14 April 2021 11:17
Bola.net - Bayern Munchen mungkin mampu tampil brilian melawan PSG di perempat final Liga Champions 2020-2021. Namun pada akhirnya PSG-lah yang tersenyum dengan tiket semifinal di tangan.
Tak percaya kalau Bayern Munchen tampil trengginas melawan PSG di kedua leg perempat final Liga Champions? Catatan total 45 tembakan dan berhasil membuat tiga gol bukan catatan mudah yang ditorehkan melawan tim sekelas PSG.
Namun catatan statistik mengesankan itu tak cukup untuk membawa Bayern Munchen lolos ke semifinal Liga Champions.
Berstatus sebagai juara bertahan, Bayern Munchen lebih diunggulkan ketika berhadapan dengan PSG pada perempat final. Namun pada kenyataannya, tim asuhan Hansi Flick itu tak mampu mengatasi perlawanan PSG.
Bayern Munchen kalah agresivitas gol tandang dari PSG, karena agregat sama kuat 3-3. Pada pertemuan pertama di Allianz Arena, 8 April lalu, The Bavarians takluk 2-3 dari PSG.
Adapun dalam laga leg kedua di Parc des Princes, Rabu (14/4/2021) dini hari WIB, Bayern hanya meraih kemenangan 1-0. Gol tunggal Bayern Munchen dicetak Eric Maxim Choupo-Moting pada menit ke-40.
Hasil tersebut cukup mengecewakan buat Bayern Munchen. Pasalnya, Thomas Muller dkk. tampil dominan dalam dua pertandingan tersebut.
Seperti dilansir Opta, Bayern melepaskan 45 tembakan dalam dua pertemuan kontra Paris Saint-Germain. Pada leg pertama, mereka melepaskan 30 tembakan yang 12 di antaranya mengarah ke gawang.
Adapun pada pertandingan kedua, Bayern Munchen menorehkan 15 tembakan yang lima di antaranya tepat sasaran. Jumlah tersebut merupakan total tembakan terbanyak yang dilakukan sebuah tim ketika menghadapi lawan yang sama di Liga Champions.
Hasil yang Mengecewakan
Thomas Muller merasa sangat kecewa dengan kegagalan Bayern Munchen lolos ke semifinal Liga Champions. Meski begitu, Muller tak menampik jika PSG adalah lawan yang tak mudah untuk dihadapi.
"Kami sangat kecewa. Kami menaruh banyak hati dan jiwa tetapi mencetak satu gol terlalu sedikit. Ini berbeda dengan pertandingan di Munich, kami tidak benar-benar mendekati gawang mereka pada awal laga, PSG memiliki beberapa peluang pertama," ujar Muller.
"Kemudian kami masuk ke situasi yang kami inginkan dan mencetak gol pembuka. Upaya dan komitmen kami pada babak kedua luar biasa, tetapi itu sangat sulit," lanjutnya.
"Kami tidak pernah benar-benar menempatkan PSG di bawah tekanan permanen, kami berbahaya, tetapi begitu juga PSG. Pada akhirnya, sangat mengecewakan kami tersingkir meski menang tandang ke Paris," tutur Thomas Muller.
Sumber: Opta, Bayern Munchen
Disadur dari: Bola.com (Rizki Hidayat; published: 14/4/2021)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
Alfeandra Dewangga Terima Sambutan Hangat dari Skuad Arema FC
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 19:51
LATEST UPDATE
-
4 Pelajaran dari Kelolosan Argentina ke Final: Ada Satu Kelemahan Fatal
Piala Dunia 16 Juli 2026, 11:00
-
Argentina Menjadi Pengingat Bahwa Inggris Belum Banyak Berubah
Piala Dunia 16 Juli 2026, 10:29
-
Jude Bellingham Ribut dengan Pemain-pemain Argentina
Piala Dunia 16 Juli 2026, 09:33
-
Ditekan Argentina Tanpa Henti, Inggris Perlahan Terkikis
Piala Dunia 16 Juli 2026, 08:39
-
Inggris Tak Mengubah Apa-apa, sedangkan Jalannya Laga Berubah Total
Piala Dunia 16 Juli 2026, 08:33
-
Gol yang Diimpikan Lautaro Martinez
Piala Dunia 16 Juli 2026, 08:28
-
Lionel Scaloni Sampai Tak Bisa Berkata-kata
Piala Dunia 16 Juli 2026, 08:25
-
Thomas Tuchel Jadi Biang Keladi Tersungkurnya Inggris
Piala Dunia 16 Juli 2026, 08:18
-
Rating Pemain Argentina usai Singkirkan Inggris: Messi Terbaik!
Piala Dunia 16 Juli 2026, 07:51
-
Man of the Match Inggris vs Argentina: Lionel Messi
Piala Dunia 16 Juli 2026, 04:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55







