5 Alasan RB Leipzig Bakal Menang atas PSG
Serafin Unus Pasi | 4 November 2020 18:03
Bola.net - Lanjutan Grup H Liga Champions kali ini akan kembali mengulang laga semifinal musim lalu antara Paris Saint-Germain dan RB Leipzig, Kamis (5/11/2020) dini hari. Laga ini bisa menjadi kebangkitan yang dibutuhkan RB Leipzig setelah gagal menang di dua laga terakhirnya.
Laga ini menjadi lebih sakral karena RB Leipzig memiliki dendam pribadi, sebab musim lalu mereka dikandaskan dengan skor telak 3-0 oleh PSG di partai semi final UCL, sehingga mereka gagal ke final. Die Roten Bullen tentunya tidak ingin momen tersebut terulang kembali.
Motivasi RB Leipzig berlipat ganda setelah pekan lalu mereka dipermalukan Manchester United di matchday kedua Grup H dengan skor 5-0. Kekalahan tersebut sudah pasti menjadi pelajaran penting yang harus segera dibereskan pasukan Nagelsmann.
Pincangnya skuad Paris Saint-Germain juga menjadi angin segar untuk RB Leipzig melakukan balas dendam di laga ini. Paris Saint-Germain dipastikan tampil tanpa tiga penyerang andalannya Neymar, Kylian Mbappe dan Mauro Icardi.
Selain hal tersebut, RB Leipzig masih memiliki alasan lain untuk bisa menang melawan PSG. Berdasarkan situs resmi Bundesliga, RB Leipzig setidaknya memiliki lima alasan untuk bisa menggulingkan raksasa prancis tersebut. Apa saja? Berikut ulasannya.
1. No Werner, No Problem

Sudah tidak diragukan lagi bahwa Timo Werner merupakan salah satu faktor yang membuat RB Leipzig bisa bersaing di papan atas Bundesliga maupun Liga Champions. Werner yang musim ini berkostum Chelsea memiliki catatan gol yang besar di Leipzig yakni 95 gol, 40 assists di 159 kali penampilannya.
Namun, RB Leipzig nampaknya tidak perlu risau terkait kepergian Werner. Hal yang telah terlihat di Bundesliga bahwa pemain-pemain lainnya bisa mencetak gol kapan saja. Sejauh ini RB Leipzig menjadi klub pencetak gol terbanyak ketiga (12 gol) di bawah Bayern Munchen (24) dan Borussia Dortmund (13).
Salah satu pencetak gol berbahayanya bahkan berasal dari Angelino yang berposisi sebagai wing-back kiri. Angelino telah mencetak empat gol dari sektor kiri, dan lawannya Florenzi bisa menjadi kelemahan karena sering meninggalkan celah ketika membantu penyerangan PSG.
2. Strategi Beragam Nagelsmann

Nagelsmann menjadi salah satu pelatih muda yang begitu cerdas. Hal yang didasarkan oleh kemampuannya mengotak atik formasi timnya. Sejauh ini Nagelsmann telah mengalahkan Schalke dan Hertha Berlin dengan formasi 4-2-3-1.
Nagelsmann juga pernah memainkan formasi 3-4-2-1 dan 3-4-3 di kemenangan lainnya. Sedangkan, di laga liga Champions sebelumnya RB Leipzig kalah ketika menggunakan formasi 3-5-2 oleh Manchester United.
Sangat berbeda dengan Thomas Tuchel yang hampir selalu menurunkan formasi 4-3-3. Jika Tuchel belajar dari kekalahan Leipzig atas United pun rasanya tidak akan sama, karena Nagelsmann sudah pasti memiliki racikan lain sebagai antisipasi kekalahan serupa.
3. Koneksi Pemain Prancis Leipzig

Dayot Upamecano menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian sejak awal karirnya di RB Leipzig. Upamecano kini pun menjadi langganan starter di RB Leipzig, bersama Upamecano ada Ibrahima Konate yang bisa bahu membahu di lini belakang.
Selanjutnya ada Cristopher Nkunku yang mampu berkembang baik di Lepizig setelah dibuang Paris Saint-Germain. Lalu Nordi Mukiele yang bisa beroperasi di sayap kanan baik sebagai gelandang atau bek sayap.
Keberadaan pemain tersebut tentu akan sangat membantu karena lawannya menggunakan bahasa Prancis untuk strateginya. Dengan stadion yang kosong, teriakan dari intruksi pelatih PSG tentu akan mudah terdengar dan bisa dibocorkan lewat pemain-pemain Prancis dari Leipzig.
4. Tidak Ada Neymar, Di Maria pun Meragukan

Kans RB Leipzig meraih kemenangan di laga ini tentu berkat keadaan Paris Saint-Germain yang tidak lengkap. Salah satunya adalah absennya Neymar dan meragukannya Di Maria yang merupakan momok Leipzig ketika bertemu di semifinal Liga Champions musim lalu.
Neymar ketika itu mencatatkan satu assists untuk gol kedua PSG atas nama Di Maria. Bukan hanya gol Di Maria juga mencatatkan dua assists untuk melengkapi performa sempurnanya di laga semifinal tersebut.
Kini PSG pun dalam keadaan was-was karena Di Maria baru saja diskors di Ligue 1, yang membuatnya dirasa tidak fit seperti biasanya karena baru saja absen bermain.
5. Bermain di Kandang

Red Bull Arena menjadi salah satu tempat favorit anak-anak Julian Nagelsmann. Ada penonton maupun tidak RB Leipzig mampu tampil baik di kandangnya tersebut. Tercatat, di tahun 2020 ini Die Roten Bullen hanya kalah satu kali dari 22 pertandingan kompetitifnya di kandang.
Hanya Borussia Dortmund yang berhasil mencuri poin penuh dari Red Bull Arena. Sisanya, Tottenham Hotspur yang diasuh Jose Mourinho bahkan menyerah dengan skor 3-0. Bahkan, peraih treble winners musim lalu Bayern Munchen hanya mampu memetik hasil seri di kandang RB Leipzig.
Sumber: Bundesliga
(Bola.net/Muhamad Raka Saputra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




