Hansi Flick Kesal Gagal Menjadi Pelatih Terbaik FIFA 2020
Asad Arifin | 19 Desember 2020 15:13
Bola.net - Pelatih Bayern Munchen, Hansi Flick, kesal gagal memenangkan gelar FIFA's Best Coach 2020. Gelar tersebut akhirnya jatuh ke tangan manajer Liverpool, Jurgen Klopp.
Hansi Flick memainkan musim yang gemilang bersama Bayern Munchen pada 2019/2020 lalu. Datang di tengah musim, Hansi Flick mampu membawa Die Roten menyapu bersih semua gelar di kompetisi yang diikuti Bayern.
Mantan asisten pelatih timnas Jerman itu membawa Bayern juara Bundesliga, DFB Pokal, dan Liga Champions. Tak hanya sampai di situ, dia juga membawa Bayern menjadi juara DFB Super Cup dan UEFA Super Cup.
Kalah dari Jurgen Klopp
Hansi Flick memang meraih trofi lebih banyak. Namun, Jurgen Klopp lah yang sukses menyabet gelar pelatih terbaik. Klopp sendiri sukses memberikan gelar Premier League pada Liverpool musim lalu.
"Hidup terus berjalan. Tentu saja, kami sedikit kecewa tadi malam, dan itu normal," buka Hansi Flick dikutip dari Goal International.
"Jika Anda berada di antara tiga besar, Anda juga ingin menang. Kami hidup di tengah masyarakat berdasarkan performa, jadi kami juga ingin menang," sambung Hansi Flick.
Capaian Bayern Munchen
Hansi Flick tentu saja kecewa karena gagal mendapatkan gelar pelatih terbaik. Akan tetapi, sebagai sebuah tim, Hansi Flick cukup senang dengan capaian yang diraih Bayern sepanjang 2020.
"Semua sudah lewat, kami memiliki target baru untuk digapai. Sekarang, sudah ditutup. Tim telah mencapai hasil yang luar biasa. Dengan Manuel Neuer dan Robert Lewandowski, kami memiliki dua pemain terbaik."
"Lewandowski sebagai pemain terbaik dan Manuel Neuer sebagai penjaga gawang terbaik. Lalu, ada Joshua Kimmich, Alphonso Davies di Starting XI Terbaik. Thiago Alcantara juga, meskipun sayangnya dia bersama Liverpool sekarang."
"Jadi kami dapat mengatakan bahwa ini telah menjadi musim yang luar biasa bagi kami," tutup Hansi Flick.
Sumber: Goal International
Baca Ini Juga:
- Ozan Kabak Semakin Dekat Gabung AC Milan
- Dominik Szoboszlai Beber Alasan Tolak Milan dan Arsenal Demi Leipzig
- Lika-liku Karir Lewandowski: Peraih FIFA Best Men's Player yang Pernah Dihargai Rp20 Juta
- Ketimbang Messi dan Ronaldo, Lewandowski Lebih Layak Raih Penghargaan The Best FIFA Men's Player
- Diincar Liverpool dan MU, Jamal Musiala Bertahan di Bayern Munchen?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Ungguli AC Milan Dalam Perburuan Gelandang Bayern, Leon Goretzka
Liga Inggris 3 Maret 2026, 11:45
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59











