Pelatih Bayer Leverkusen: Kai Havertz Akan Bermain di Heracles Almelo
Asad Arifin | 11 Agustus 2020 14:03
Bola.net - Pelatih Bayer Leverkusen, Peter Bosz, mengatakan bahwa Kai Havertz akan bermain di Heracles Almelo pada musim depan. Namun, kata-kata yang keluar dari mulut Peter Bosz hanya bercanda.
Masa depan Kai Havertz kini tengah menjadi sorotan. Pemain 21 tahun diyakini bakal segera meninggalkan Bayer Leverkusen. Sudah ada satu tim yang serius ingin membelinya yakni Chelsea.
The Blues sejak lama tertarik pada jasa Kai Havertz. Hal yang sama juga diyakini terjadi pada diri Kai Havertz, dia ingin bermain di Chelsea pada musim depan.
Kai Havertz ingin menyusul jejak Timo Werner yang merampungkan saga transfernya ke Chelsea. Selain itu, ada juga Antonio Rudiger yang lebih dulu bergabung dengan klub asal London Barat.
Kai Havertz Bakal Pindah ke Klub Belanda
Kegagagalan Bayer Leverkusen lolos ke semifinal Liga Europa diyakini akan mempercepat kepindahan Kai Havertz ke Chelsea. Leverkusen baru saja kalah dari Inter Milan di perempat final Liga Europa, Selasa (11/8/2020).
Laverkusen kalah dengan skor 1-2 dari wakil Italia. Satu-satunya gol Laverkusen dicetak Kai Havertz pada menit ke-24. Begitu laga usai, Peter Bosz langsung mendapat pertanyaan apakah itu akan menjadi laga terakhir Kai Havertz?
Peter Bosz pun menjawab dengan nada bercanda. "Ya, saya bisa mengumumkan bahwa Kai Havertz akan bermain untuk Heracles Almelo," kata pria yang pernah menjadi pelatih Ajax Amsterdam dikutip dari Metro.
Heracles Almelo adalah salah satu klub peserta Eredivisie, kompetisi teratas di Belanda. Peter Bosz pernah menjadi pelatih di Heracles pada periode 2004 hingga 2006 dan 2010 hingga 2013 yang lalu.
Gabungan Mesut Ozil dan Michael Ballack
Roberto Hilbert, mantan rekan setim Kai Havertz di Bayer Leverkusen, menilai pemain 21 tahun punya talenta yang besar. Dia adalah tipikal pemain yang lengkap sebagai seorang gelandang dengan naluri serang tinggi.
"Ia adalah pemain besar berikutnya dari Jerman. Saya berada di sana ketika ia melakukan debutnya di tim kami pada usia 17 tahun," ucapnya seperti dilansir Goal International.
"Di generasi ini, saya pikir ia akan menjadi pengubah permainan. Ia adalah pemain yang sangat pintar, cepat dan ia orang yang baik," pujinya.
"Ia memiliki beberapa hal yang dimiliki Ballack, beberapa hal yang dimiliki Ozil tetapi ia memasukkannya ke dalam satu paket yang membuatnya sangat berbahaya," klaimnya.
Sumber: Metro, Goal International
Baca Ini Juga:
- Ditolak Dortmund, Apakah Manchester United Menyerah Kejar Jadon Sancho?
- Tujuh Alasan Ini Buktikan Robert Lewandowski Memang Striker Terbaik di Dunia
- Kai Havert Adalah Perpaduan Ballack dan Ozil
- Lihat Catatan Ini, Liverpool Harus Pikir Dua Kali untuk Rekrut Thiago Alcantara
- Transfer Jadon Sancho ke MU Tuntas Pekan Ini?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan Chelsea Kewalahan saat Menghadapi PSG di Liga Champions
Liga Champions 19 Maret 2026, 00:01
-
Enzo Fernandez Ragu Bertahan di Chelsea Musim Depan Usai Disingkirkan PSG
Liga Champions 18 Maret 2026, 23:00
-
Wakil Inggris di Liga Champions: Hanya Tersisa Arsenal di Babak 8 Besar?
Liga Champions 18 Maret 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Prediksi Arsenal vs Man City 22 Maret 2026
Liga Inggris 21 Maret 2026, 08:14
-
Man of the Match Bournemouth vs Man United: Bruno Fernandes
Liga Inggris 21 Maret 2026, 07:30
-
Plot Twist di Real Madrid: Masa Depan Antonio Rudiger Berubah Drastis
Liga Spanyol 21 Maret 2026, 04:05
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28












