5 Pelajaran dari Laga Liverpool vs Atalanta: Misi Balas Dendam Berhasil
Aga Deta | 26 November 2020 09:19
Bola.net - Atalanta berhasil mengalahkan Liverpool pada matchday keempat Liga Champions 2020/21. Tampil di Anfield, Kamis (26/11) dini hari WIB, La Dea menang dengan skor 0-2.
Kedua tim bermain imbang tanpa gol pada babak pertama. Namun, tim tamu berhasil memastikan kemenangan berkat gol Josep Ilicic pada menit ke-60 dan Robin Gosens di menit ke-64.
Hasil ini tidak mempengaruhi posisi Liverpool di klasemen. Tim asuhan Jurgen Klopp itu masih berada di puncak klasemen sementara grup D dengan sembilan poin.
Meski begitu, The Reds tetap perlu waspada. Sebab, Ajax dan Atalanta hanya terpaut dua poin di bawah mereka.
Lantas pelajaran apa yang bisa dipetik dari laga Liverpool vs Atalanta? Simak selengkapnya di bawah ini.
Fullback Liverpool Terlihat Berbeda

Bukan rahasia lagi bahwa Trent Alexander-Arnold dan Andy Robertson telah menjadi salah satu bagian terpenting dari Liverpool selama beberapa tahun terakhir.
Akan tetapi kedua pemain tersebut harus absen saat menjamu Atalanta. Satu mengalami cedera dan satunya terlalu sering digunakan di level klub dan negaranya.
Sebagai gantinya, Jurgen Klopp memainkan Neco Williams dan Kostas Tsimikas di posisi bek sayap. Namun, kedua pemain tersebut tidak bisa meniru performa pemain yang mereka gantikan.
Williams dan Tsimikas tidak mendapat menit bermain yang cukup untuk memahami rekan setimnya di lapangan dan ritme dalam permainan mereka sendiri. Hal itu membuat Liverpool kekurangan kreativitas.
Atalanta Balas Dendam

Dibandingkan dengan saat kedua tim bertemu tiga minggu lalu, Atalanta bisa dibilang sudah mengalami peningkatan besar. Ketika itu, pertahanan Atalanta sangat kacau dan kedua striker mereka tidak bisa berbuat banyak.
Kali ini dua striker mereka lebih mobile dan lini tengah lebih solid. Meski awalnya kesulitan menciptakan peluang, serangan mereka jauh lebih mengalir.
Setelah mencetak gol pertama, Atalanta tampak lebih percaya diri untuk maju. Alhasil, mereka bisa mendapat gol kedua dengan cepat.
Klopp Kekurangan Alternatif di Lini Tengah

Cedera mulai mempengaruhi Liverpool. The Reds kekurangan kecepatan dan energi dalam permainan mereka, dua ciri khas dari gaya permainan mereka dan hal itu terlihat jelas di lini tengah.
Curtis Jones bermain bagus. James Milner maupun Gini Wijnaldum tidak terlalu buruk. Namun, mereka juga tidak bisa menemukan rute untuk menyerang dan manajer tidak punya pilihan di bangku cadangan untuk mengatasi masalah tersebut.
Dua pemain muda Jake Cain dan Leighton Clarkson memiliki janji besar. Namun, sepertinya masih terlalu dini bagi mereka untuk menjadi pembeda.
Jordan Henderson, Thiago Alcantara, Alex Oxlade-Chamberlain dan Naby Keita mengalami cedera. Jurgen Klopp berharap mereka kembali dalam waktu dekat.
Kesempatan Terakhir Origi?

Pada akhir 2018/19, Divock Origi adalah pemain yang sangat menonjol untuk Liverpool pada saat dibutuhkan. Namun, Origi tidak terlihat sama sejak saat itu.
Origi menunjukkan performa yang buruk dan tidak efektif saat melawan Atalanta. Hal itu menunjukkan Origi kekurangan waktu bermain untuk mendekati level terbaiknya.
Origi memang kesulitan mendapat kesempatan bermain belakangan ini. Start impresif Diogo Jota dan kedatangan Takumi Minamino membuat Origi seakan terlupakan di Anfield.
Pemain Belgia itu sekarang hanya menjadi pilihan keenam di lini depan. Ia mungkin harus menunggu lama untuk kembali mendapatkan kesempatannya lagi.
Persaingan di Grup Ketat

Liverpool masih tetap di puncak klasemen dan membutuhkan satu kemenangan lagi untuk melaju ke babak berikutnya. Namun, persaingan di Grup D sekarang semakin ketat setelah hasil terbaru.
Ajax berhasil mengalahkan Midtjylland. Kini tim Belanda itu mempunyai poin yang sama dengan Atalanta yaitu tujuh poin.
Ajax dan Atalanta hanya terpaut dua poin saja dari Liverpool. Dengan demikian, ketiga tim tersebut sama-sama mempunyai peluang besar untuk lolos ke babak beriktunya.
Pada pertandingan berikutnya, Liverpool akan menjamu Ajax di Anfield. Sementara itu, Atalanta akan menghadapi Midtjylland.
Sumber: Independent
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




