5 Pelajaran Dari Liverpool yang Kembali Terperosok di Anfield Saat Jamu PSV: Lini Belakang Masih Ancur
Dimas Ardi Prasetya | 27 November 2025 23:56
Bola.net - Liverpool mengalami malam buruk lainnya setelah ditundukkan PSV Eindhoven di Liga Champions 2025/2026 dengan skor telak 1-4 di Anfield. Kekalahan ini makin mempertebal awan gelap yang menaungi tim asuhan Arne Slot.
Tekanan terhadap Slot semakin terasa setelah sebelumnya mereka juga tumbang 0-3 dari Nottingham Forest. Alih-alih bangkit, performa The Reds justru kembali merosot di depan publik sendiri.
Awal pertandingan berjalan sangat buruk ketika Ivan Perisic membuat PSV unggul cepat. Gol balasan Dominik Szoboszlai sempat memberi harapan, tetapi hanya berlangsung sesaat.
Upaya Liverpool merebut momentum di babak kedua kembali digagalkan oleh kesalahan-kesalahan individual. Gol tambahan dari Guus Til dan (brace) Couhaib Driouech mengubur peluang comeback.
Berikut lima pelajaran bagi Liverpool di pertandingan tersebut.
Lini Belakang Masih Ancur
Masalah pertahanan Liverpool kembali terbuka lebar ketika PSV hanya butuh lima menit untuk membuka skor. Virgil van Dijk dihukum penalti akibat pelanggaran handball, sejujurnya, cukup konyol. Ia mengangkat tangannya karena merasa dilanggar lawan.
Perisic menuntaskan peluang dari titik putih, dan itu menjadi kali kesembilan dari 12 laga terakhir Liverpool yang diawali dengan tertinggal. Kondisi tersebut menunjukkan betapa rapuhnya konsentrasi mereka sejak awal laga.
Liverpool sebenarnya bisa saja kebobolan lebih cepat lagi kalau gol Yarek Gasiorowski tidak dianulir karena offside. Bahkan, Curtis Jones hampir memberi hadiah gol setelah backpass cerobohnya di awal babak kedua.
Pukulan besar muncul saat Mauro Junior dibiarkan berlari bebas dan mengirim bola matang kepada Guus Til. Milos Kerkez terlalu lunak dalam duel, dan kesalahan Ibrahima Konate di gol ketiga membuat situasi makin berantakan.
Performa Salah Masih Mengkhawatirkan
Mohamed Salah kembali melewati pertandingan besar tanpa pengaruh signifikan. Padahal, reputasinya di kompetisi Eropa biasanya membuatnya menjadi ancaman utama.
Salah sempat mengirim umpan silang cerdas kepada Cody Gakpo, namun peluang itu justru sia-sia. Beberapa menit sebelumnya, ia juga membuang kesempatan emas yang harusnya menjadi gol mudah.
Peluang Salah di babak pertama pun berakhir melenceng jauh ketika ia mendapatkan ruang tembak yang cukup. Situasi ini memperpanjang tren penurunan efektivitasnya sejak drama kontraknya selesai.
Liverpool akan kehilangan Salah bulan depan karena Piala Afrika, sehingga Slot harus menyiapkan penggantinya. Dengan produktivitas tim yang merosot, absennya sang bintang akan menjadi ujian berat.
Tekanan untuk Arne Slot Kian Besar
Sorakan kecewa terdengar keras saat peluit panjang berbunyi, meski pendukung kemudian kembali menyanyikan dukungan. Situasi itu menunjukkan dukungan fans masih ada, tetapi tekanan terhadap Arne Slot tidak bisa lagi ditutupi.
Slot terlihat putus asa ketika timnya kebobolan gol kedua di menit-menit krusial. Liverpool sebenarnya mendominasi penguasaan bola, namun eksekusi mereka kembali buruk ketika peluang matang kreasi Szoboszlai datang kepada Gakpo.
Kesalahan Kerkez dan Konate memang sulit dibela, tetapi sebagai pelatih, Slot tetap berada di bawah sorotan utama. Setelah jeda internasional, Liverpool dijadwalkan menghadapi lawan-lawan yang seharusnya bisa diatasi, namun justru tampil mengecewakan.
Dengan kondisi ini, media Inggris mulai memprediksi masa depan Slot berada di ujung tanduk. Bisa jadi, beberapa laga ke depan akan menjadi penentu nasibnya di Anfield.
Ekitike Bikin Pusing
Ekitike mendapat sorotan karena performanya yang tidak sesuai ekspektasi meskipun tampil impresif di laga-laga sebelumnya. Penyerang Prancis itu kembali gagal membuktikan diri ketika diberikan menit bermain.
Ia sempat mengancam gawang PSV di babak pertama, namun kontribusinya perlahan menghilang. Sentuhan-sentuhan kuncinya tidak muncul di saat Liverpool sangat membutuhkannya.
Pada satu momen, ia berusaha melewati bek lawan namun justru kehilangan kontrol hingga bola keluar lapangan. Petaka kecil itu kemudian ditutup dengan cedera ketika ia menghantam rumput dengan frustrasi.
Liverpool kini makin pusing karena Ekitike cedera. Padahal ia sangat dibutuhkan di saat Alexander Isak belum bisa menunjukkan kelasnya.
Cahaya Szoboszlai
Di tengah hasil buruk, ada satu keputusan Slot yang terbukti tepat. Memainkan Szoboszlai sedikit lebih maju di lini tengah membuat pemain Hungaria itu tampil lebih hidup.
Szoboszlai menjadi motor serangan Liverpool dengan tekanan tanpa henti dan determinasi tinggi. Golnya di babak pertama memperlihatkan kualitas yang membuatnya istimewa musim ini.
Steven Gerrard yang hadir sebagai pundit bahkan memuji cara Szoboszlai mengisi ruang berbahaya. Menurutnya, posisi tersebut sangat ideal bagi sang gelandang untuk mengejar produktivitas dua digit.
Ke depan, Slot tampaknya harus mempertahankan peran tersebut meski sebelumnya Szoboszlai sempat dimainkan lebih defensif. Energi dan kreativitasnya terlalu berharga untuk tidak dimaksimalkan.
Klasemen Liga Inggris
(Bola/Mirror)
Baca Juga:
- Liverpool Terpuruk: Sembilan Kekalahan dalam 12 Laga Terakhir
- Didukung atau Diambang Pemecatan? Arne Slot Ungkap Isi Diskusi dengan Pemilik Liverpool
- Bedah Keterpurukan Liverpool: Taktik Slot Terbaca, Mohamed Salah dan Virgil van Dijk Habis?
- Berapa Biaya Kompensasi yang Harus Dibayar Liverpool jika Pecat Arne Slot?
- Ada Apa dengan Liverpool?
- Deretan Rekor Memalukan yang Ditorehkan Liverpool Saat Kalah dari PSV Eindhoven
- Liverpool Dibikin Malu PSV, Netizen Terpecah Soal Arne Slot: In Atau out?
- Anfield Runtuh! Rekor Memalukan Sejak 1953, Liverpool Dibantai PSV, Arne Slot Buat Pengakuan Menyakitkan
- Rapor Pemain Liverpool Usai Dipermalukan PSV: Szoboszlai Cahaya The Reds, Virgil van Dijk Goyah, Kerkez Kacau
- Man of the Match Liverpool vs PSV: Couhaib Driouech
- Rekap Hasil Liga Champions Tadi Malam: Real Madrid, Arsenal, & PSG Kompak Menang, Liverpool Malah Dibantai PSV
- Hasil Liverpool vs PSV: The Reds Hancur Lebur Gara-gara Virgil van Dijk
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Cerita Setelah Man City Menang 10-1: The Citizens Memang Butuh Antoine Semenyo
Liga Inggris 12 Januari 2026, 09:11
-
Liam Rosenior Minta Pemain Chelsea Tampil Lebih Galak
Liga Inggris 12 Januari 2026, 09:00
-
Real Madrid Dibungkam Barca, Alonso: Kami Kecewa, Tapi Sangat Bangga!
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 08:26
-
Rencana B Juventus Bikin Kaget, Nama Anak Legenda Milan Masuk Daftar Belanja
Liga Italia 12 Januari 2026, 07:39
-
Lewati 3 Bulan Berat, Vinicius Akhiri Puasa Gol di Final Supercopa de Espana!
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 07:00
-
Inter Milan Siap Bajak Dusan Vlahovic dari Juventus, AC Milan Terancam Kena Tikung!
Liga Italia 12 Januari 2026, 07:00
-
Vinicius Ditarik Keluar di Final Supercopa, Xabi Alonso Beri Penjelasan
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 06:53
-
Bukan Hanya Masalah Mental, Ini Peringatan Fletcher untuk Calon Pelatih Baru MU
Liga Inggris 12 Januari 2026, 06:15
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52












