5 Pelajaran Liverpool vs AC Milan: King Salah, Kepala Tegak Rossoneri, 3 Generasi Maldini
Asad Arifin | 16 September 2021 05:04
Bola.net - AC Milan memberi perlawanan sengit pada Liverpool pada duel matchday pertama Grup B Liga Champions. Rossoneri memang akhirnya menelan kekalahan, tapi mereka tidak menunjukkan performa yang buruk pada laga ini.
AC Milan menjalani lawatan ke markas Liverpool di Anfield pada Kamis (16/9/2021) dini hari. Sempat unggul dengan skor 2-1, Milan akhirnya pulang tanpa membawa poin setelah kalah dengan skor 3-2.
Liverpool membuka keran gol setelah Fikayo Tomori melakukan gol bunuh diri pada menit ke-9. Setelah itu, Milan membalikkan kedudukan lewat gol Ante Rebic pada menit ke-42 dan Brahim Diaz pada menit ke-44.
Liverpool tampil agresif pada babak kedua. Mohamed Salah yang gagal penalti pada babak pertama mencetak gol pada menit ke-48. Jordan Henderson akhirnya memastikan tuan rumah mendapat tiga poin lewat golnya pada menit ke-69.
Lantas, pelajaran apa yang bisa dipetik dari duel Liverpool vs AC Milan? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
King Salah

Pertunjukan mental yang luar biasa dari Mohamed Salah.
Salah seperti akan menjadi pesakitan saat gagal menendang penalti pada menit ke-14. Ini adalah kegagalan penalti kedua bagi Salah dari 19 eksekusi terakhir.
Namun, Salah kemudian bangkit dan mencetak gol penting pada menit ke-48. Gol yang membuat kedudukan menjadi imbang 2-2. Gol yang memberi Liverpool peluang menang lebih besar. Ini adalah gol ke-14 Salah pada ajang Liga Champions di Anfield.
Big Hendo

Henderson memainkan peran yang amat vital di lini tengah. Henderson menepis segala keraguan tentang kinerja para gelandang Liverpool karena tidak mendapatkan pengganti Gini Wijnaldum.
Gol Henderson punya makna yang begitu dalam. Lebih dari sekadar tiga poin, tapi ini adalah gol pertama Henderson di Liga Champions dalam tujuh tahun terakhir. Penantian yang sangat panjang bagi sang kapten.
Efek Tanpa Van Dijk?

Secara mengejutkan Jurgen Klopp tidak memainkan Virgil van Dijk. Hal ini membuat lini belakang Liverpool kehilangan sosok yang bukan hanya kuat secara teknis tapi juga memimpin koordinasi.
Duet Joel Matip dan Joe Gomez tidak tampil buruk, tetapi mereka memberi banyak celah untuk pemain depan Milan. Mereka tidak cukup tenang menghadapi gempuran pemain Milan.
Beruntung bagi Liverpool karena lini depan mereka cukup tajam.
Kepala Tegak Milan

Milan memang kalah. Tapi, Milan kalah dengan kepala yang tegak. Milan, setelah absen tujuh tahun, bermain dengan penuh percaya diri di Anfield, di hadapan fans Liverpool.
Mike Maignan pantas mendapat pujian walau kebobolan tiga gol. Maignan membuat enam penyelamatan penting, termasuk menepis penalti Mohamed Salah pada babak pertama.
Brahim Diaz, Ante Rebic, dan Rafael Leao juga tampil berani pada laga krusial ini.
Generasi Baru Maldini
Maldini seolah abadi di Liga Champions. Sebab, kini ada generasi ketiga dari keluarga Maldini yang memainkan laga di Liga Champions.
Daniel Maldini, anak dari Paolo Maldini atau cucu dari Cesare Maldini, menjalani debut di Liga Champions saat Milan kalah dari Liverpool. Daniel melanjutkan jejak sang kakek pada era 1950-an hingga 1960-an dan sang ayah dari 1980-an hingga 2000-an.
Maldini, abadi!
Sumber: Opta, Squawka, Whoscored
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












