5 Tim yang Tidak Diduga Bisa Menjuarai Liga Champions, Salah Satunya Inter Milan
Yaumil Azis | 5 Agustus 2020 00:01
Bola.net - Pentas sepakbola paling bergengsi di Eropa, Liga Champions, kerap menghadirkan kejutan. Dalam beberapa kesempatan, kejutan tersebut berbentuk pemenang yang tidak diduga-duga sebelumnya.
Klub raksasa seperti Real Madrid, Barcelona, hingga Bayern Munchen telah bolak-balik disebut sebagai kandidat utama juara setiap musimnya. Namun terkadang, klub besar pun harus dihadapkan dengan ketidakberuntungan.
Contohnya Real Madrid. Pada tahun 2019, mereka menjadi salah satu unggulan juara. Sayang perjalanan klub berjuluk Los Merengues tersebut kandas di babak 16 besar lantaran tumbang di tangan klub kuda hitam, Ajax Amsterdam.
Saat raksasa bertumbangan, maka itulah kesempatan bagi tim kuda hitam untuk menjadi pemenang. Berikut ini adalah lima tim yang tidak diduga mampu keluar sebagai pemenang pada ajang Liga Champions. Informasi lengkap dari Sportskeeda bisa Bolaneters simak dengan melakukan scroll ke bawah.
5. Borussia Dortmund (1996/97)
Dortmund digawangi oleh sejumlah nama-nama besar dalam pentas sepak bola di musim 1996/97. Kendati demikian, klub asal Jerman tersebut tidak pernah disebut sebagai salah satu kandidat terkuat juara.
Namun di luar dugaan, mereka berhasil melaju hingga ke babak final. Dalam perjalanannya, Die Borussien berhasil menyingkirkan Manchester United dengan skor 2-0 pada babak semi-final.
Dortmund dipertemukan dengan sang juara bertahan, Juventus, di partai puncak. Dan di luar dugaan, mereka sanggup meraih kemenangan dalam pertandingan yang digelar di Olympiastadion, Munich, itu dengan skor 3-1.
Hasil akhir ini jauh dari prediksi kebanyakan orang. Apalagi Juventus diperkuat oleh sejumlah nama besar seperti Didier Deschamps, Zinedine Zidane, Alessandro Del Piero hingga Christian Vieri. Namun Dortmund sanggup melampaui ekspektasi publik.
4. Liverpool 2004/05
Tidak ada yang bisa menyangkal kalau Liverpool merupakan salah satu unggulan utama juara Liga Champions. Namun di musim 2004/05, publik tak menyangka kalau skuat asuhan Rafael Benitez itu mampu keluar sebagai pemenang.
Wajar jika demikian, sebab Liverpool harus bersusah payah untuk mendapatkan tiket ke Liga Champions musim tersebut. Mereka hanya mampu finis di posisi empat klasemen akhir Premier League dan tertinggal 15 poin dari peringkat ketiga, Manchester United.
Kendati demikian, Liverpool berhasil mencapai babak final dengan menyingkirkan sejumlah klub besar seperti Bayern Munchen, Juventus, dan Chelsea. Tetapi keraguan publik masih bertahan sampai akhir babak pertama babak final.
Saat wasit mengakhiri babak pertama, Liverpool sedang tertinggal 0-3 atas lawannya, AC Milan. Dengan keajaiban, mereka berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua lalu keluar sebagai pemenang lewat drama adu penalti.
3. Inter Milan (2009/10)
Karena sudah lama tidak menjadi juara, Inter Milan pun kerap dianggap sebagai pelengkap di Liga Champions. Ya, momen terakhir mereka mengangkat trofi bergengsi itu sebelum tahun ini terjadi pada musim 1964/65.
Kala itu, Inter Milan sedang benar-benar perkasa di ajang domestik. Namun mengingat materi pemainn yang tidak begitu seberapa, wajar jika publik menganggapnya sebagai tim kuda hitam pada musim itu.
Di luar dugaan, Inter Milan berhasil mematahkan anggapan orang-orang. Klub berjuluk Nerazzurri tersebut bahkan bisa menyingkirkan Barcelona yang tengah dilatih Josep Guardiola di babak semi-final.
Pada akhirnya, Inter Milan yang diasuh Jose Mourinho bisa keluar sebagai juara di musim 2009/10. Mereka berhasil mengalahkan Bayern Munchen pada partai final dengan skor 2-0, di mana kedua golnya diborong Diego Milito.
2. Chelsea (2011/12)
Chelsea sedang berantakan sampai harus mengganti pelatih di pertengahan musim. Klub raksasa Inggris itu memecat Andre Villas-Boas dan menggantinya dengan sosok minim pengalaman, Roberto Di Matteo, sebagai interim.
Dalam situasi ini, meraih trofi Liga Champions bukanlah tujuan yang realistis. Publik, bahkan fans Chelsea, pun sadar bahwa menetapkan ekspektasi setinggi mungkin hanya akan menghasilkan penyesalan di akhir.
Chelsea pun jadi tidak terbebani untuk menjadi juara. Dan, mungkin, memenangkan Liga Champions sama sekali tidak terlintas dalam benar Di Matteo. Namun yang terjadi justru sebaliknya.
The Blues berhasil mencapai final dan sempat menyingkirkan Barcelona dalam perjalanannya. Mereka pun keluar sebagai juara usai mengalahkan Bayern Munchen dalam partai final lewat drama adu penalti.
1. FC Porto (2003/04)
Mungkin, hanya ada segelintir orang yang mengenal sosok Jose Mourinho. Namun seluruh dunia secara otomatis jadi mengenal dirinya usai berhasil membawa FC Porto keluar sebagai juara Liga Champions.
Jangankan menjadi juara, publik mungkin takkan mengira kalau mereka mampu melewati babak 16 besar. Sebab pada fase itu, Porto harus berhadapan dengan salah satu raksasa Eropa, Manchester United.
Di luar dugaan, Porto berhasil menang dengan agregat 3-2 dan melaju sampai babak final. Mereka bertemu dengan klub kuda hitam lainnya, Monaco, dan meraih kemenangan telak 3-0. Sejak saat itu, nasib Mourinho berubah drastis.
(Sportskeeda)
Baca Juga:
Jadwal Lengkap Siaran Langsung Liga Champions di SCTV
Saingi Manchester United dan Barcelona, ONE Championship Duduki Peringkat 8 Facebook Engangement
VIDEO: Jadwal Lengkap Siaran Langsung Babak 16 Besar Liga Champions di SCTV dan Vidio
Man City vs Real Madrid: Zinedine Zidane Belum Pernah Gagal di Fase Gugur
Sambangi Man City Tanpa Sergio Ramos, Real Madrid Seharusnya Cemas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eugenia Diva Tambah Medali Tim Indonesia di Asian Games 2026 Melalui Cabor Wushu
Olahraga Lain-Lain 21 September 2026, 11:37
-
Resep AC Milan Bekuk Lecce: Ruben Amorim Belajar dari Kesalahan di MU!
Liga Italia 21 September 2026, 11:30
-
Juventus Kembali ke Jalur Kemenangan, Spalletti: Syukurlah!
Liga Italia 21 September 2026, 10:45
-
Manchester City Menangkan Drama 8 Gol Lawan Sunderland, Perasaan Enzo Maresca Campur Aduk
Liga Inggris 21 September 2026, 10:00
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Bantah MU Bermasalah dengan Kondisi Fisik
Liga Inggris 21 September 2026, 16:31
-
Real Madrid TV Sindir Keras Wasit Ortiz Arias: Akibat Bergaul dengan Pemain Barcelona
Liga Spanyol 21 September 2026, 16:23
-
Harry Maguire Soroti Masalah MU usai Imbang di Markas Fulham
Liga Inggris 21 September 2026, 15:56
-
Matheus Cunha Tegaskan Manchester United Tak Boleh Puas dengan Satu Poin
Liga Inggris 21 September 2026, 15:21
-
Ambisi Dean James Buru Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Bersama Timnas Indonesia
Tim Nasional 21 September 2026, 15:15
-
Arema FC Kehilangan 4 Poin di Depan Mata pada 2 Laga Terakhir, Apa yang Terjadi?
Bola Indonesia 21 September 2026, 14:15
-
Timnas Voli Putri Indonesia Tekuk Vietnam 3-0, Selangkah Lagi Amankan Posisi ke-5 Asian Games 2026
Voli 21 September 2026, 14:12
-
PSS Sleman Terpuruk di Awal Musim, Pieter Huistra Ungkap Biang Masalahnya
Bola Indonesia 21 September 2026, 13:43
-
Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 13:36
-
Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia vs Malaysia 28 September
Tim Nasional 21 September 2026, 13:33
-
Mental Baja Persib Bandung: Tuntaskan 'Raja Terakhir' Bernama Persijap Jepara
Bola Indonesia 21 September 2026, 13:12
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33





