6 Pemain Sepak Bola yang Beralih Jadi Politikus, George Weah Jadi Presiden
Aga Deta | 16 Juli 2022 08:32
Bola.net - Pemain sepak bola biasanya beralih dengan menjadi pelatih atau manajer klub setelah pensiun. Sejauh ini ada banyak sosok yang sukses saat menjadi pemain dan juga pelatih.
Namun, seorang pemain sepak bola tidak selalu kembali bergulat dengan rumput hijau, setelah gantung sepatu. Ada bidang pekerjaan lain yang bisa dipilih dan ternyata jauh lebih dikenal.
Menjadi seorang politikus misalnya. Tidak hanya di dalam negeri Indonesia, eks pemain sepak bola menjadi seorang politikus dengan menjadi wakil rakyat.
Situasi yang sama ternyata berlaku di Eropa atau negara lain yang sepak bolanya jauh lebih maju. Terjun ke dunia politik menjadi hal yang biasa terjadi bagi sejumlah mantan pesepak bola beken. Yuk lihat siapa saja pesepak bola yang pernah menjadi politikus.
Romario

Romario adalah penyerang utama Timnas Brasil yang menjuarai Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. Pahlawan Brasil itu terpilih sebagai salah satu anggota Kongres Brasil, semacam DPR di Indonesia.
Ia memperoleh 150.000 suara di putaran pertama dalam kesempatan pertamanya menjajal sebagai wakil rakyat sejak gantung sepatu 2008 silam. Dia berada di urutan keenam untuk daerah pemilihan Rio de Janeiro.
Romario sempat menjadi senator di tahun 2014 dan pada 2018 mencalonkan diri sebagai gubernur di negara bagian Rio de Janeiro, meski menduduki posisi keempat.
Pele

Pele adalah legenda sepak bola dunia. Pecinta sepak bola tidak akan pernah lupa kehebatan legenda sepak bola Brasil tersebut saat menggiring bola di lapangan dan keberhasilan mengantarkan skuat Samba meraih gelar Piala Dunia 1958, 1962, dan 1970.
Pele memulai karier dalam dunia politik setelah didaulat menjadi Menteri Olahraga Brasil, pada 1995 hingga 2001. Ketika itu, salah satu fokus utama Pele adalah menghapus praktik-praktik korupsi dalam dunia persepak bolaan di Brasil. Bahkan, sempat pula muncul sebutan "Hukum Pele" dalam dunia olahraga Brasil.
Andriy Shevchenko

Andriy Shevchenko pernah berstatus penyerang berbahaya. Legenda sepak bola Ukraina tersebut pernah membela Dynamo Kiev, AC Milan, dan Chelsea. Ia mencetak 48 gol dari 111 penampilan bersama timnas Ukraina. Raihan golnya bersama timnas membuat Shevchenko menjadi top skor Ukraina sepanjang sejarah.
Shevchenko mendukung Partai Sosial Demokrat Ukraina. Saat Pemilihan Presiden Ukraina 2004, legenda Ukraina tersebut secara terbuka mendukung kandidat Viktor Yanukovych.
Setelah pensiun sebagai pemain sepak bola profesional pada 2012, Sheva bergabung dengan Partai Ukraina Maju dan membantu partai tersebut menempati posisi kedua pemilihan parlemen Ukraina pada tahun yang sama.
Roman Pavlyuchenko

Masih ingat aksi Roman Pavlyuchenko di lapangan? Mantan striker tim nasional Rusia tersebut menghabiskan empat musim bersama Tottenham Hotspur dan menorehkan 21 gol dari total 78 pertandingan di berbagai ajang.
Akan tetapi, pada saat bersamaan, Roman Pavlyuchenko juga memiliki aktivitas lain, yakni sebagai anggota Partai United Rusia pimpinan Vladimir Putin.
Menurut pemberitaan media-media Rusia, salah satu alasannya terjun ke dunia politik di Rusia karena masalah krisis global yang memengaruhi pendapatannya bersama Tottenham Hotspur.
Kakha Khaladze
Bagi pendukung AC Milan, sangat familiar dengan sosok Kakha Khaladze yang mendapat predikat pemain Georgia termahal sepanjang sejarah saat diboyong Rossoneri.
Pensiun pada tahun 2012, Kaladze menjadi anggota parlemen di negaranya, Georgia. Kemudian pada bulan Oktober di tahun yang sama, menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri serta Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Georgia.
Khaladze juga pernah mengundurkan diri pada 2017 untuk mencalonkan diri sebagai Walikota Tblisi. Ia akhirnya memenangkan pemilihan pada November tahun itu.
George Weah

George Weah memutuskan serius terjun ke dunia politik setelah menjadi calon presiden Liberia pada 2005. Namun, peraih Ballon d'Or 1995 tersebut kalah dari lawan politiknya, Ellen Johnson Sirleaf.
Ketika itu, Ellen Johnson Sirleaf, menyebut salah satu faktor kekalahan George Weah karena mantan pemain AC Milan tersebut tidak memiliki cukup pengalaman di bidang politik.
Namun, pada 2014, George Weah kembali bersaing dan mampu menang Robert, putra Ellen Johnson Sirleaf, untuk memperebutkan kursi senat dari Partai Demokrat.
Sumber: Planet Football
Disadur dari: Bola.com/Penulis Aryo Atmaja
Published: 9/7/2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan jadi Tim Italia Pertama yang Lolos Liga Champions 2026/2027
Liga Italia 18 April 2026, 11:00
LATEST UPDATE
-
Arsenal vs Man City, Perebutan Gelar Premier League Makin Panas
Liga Inggris 20 April 2026, 07:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 20 April 2026, 05:17
-
Man of the Match Juventus vs Bologna: Jonathan David
Liga Italia 20 April 2026, 04:08
-
Man of the Match Verona vs Milan: Adrien Rabiot
Liga Italia 20 April 2026, 02:31
-
Man of the Match Everton vs Liverpool: Virgil van Dijk
Liga Inggris 20 April 2026, 02:18
-
Man of the Match Manchester City vs Arsenal: Erling Haaland
Liga Inggris 20 April 2026, 02:04
-
Hasil Al Wasl vs Al Nassr: Cristiano Ronaldo Pimpin Pesta Gol di Zabeel Stadium
Asia 19 April 2026, 23:09
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00










