Babak Pertama Kacau, Babak Kedua Menggila! Ini Rahasia Flick yang Bikin Barcelona Hancurkan Newcastle

Dimas Ardi Prasetya | 19 Maret 2026 20:59
Babak Pertama Kacau, Babak Kedua Menggila! Ini Rahasia Flick yang Bikin Barcelona Hancurkan Newcastle
Raphinha merayakan golnya ke gawang Newcastle bersama Lamine Yamal (c) AP Photo/Joan Monfort

Bola.net - Barcelona tampil menggila saat menjamu Newcastle United pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 di Camp Nou, Kamis (19/03/2026) dini hari WIB. Laga yang sempat berjalan ketat itu berakhir dengan kemenangan telak 7-2 untuk tuan rumah.

Pertandingan dibuka dengan tempo tinggi sejak menit awal dan langsung menghadirkan drama gol. Barcelona unggul cepat lewat Raphinha, tetapi Newcastle membalas lewat Anthony Elanga sebelum Marc Bernal kembali membawa tuan rumah memimpin.

Advertisement

Namun, Newcastle tak menyerah begitu saja dan kembali menyamakan skor menjadi 2-2 lewat gol kedua Elanga. Tepat sebelum jeda, penalti Lamine Yamal memastikan Barcelona menutup babak pertama dengan keunggulan tipis 3-2.

Situasi berubah drastis di babak kedua ketika Barcelona tampil jauh lebih dominan. Lima gol tambahan lahir, termasuk dua dari Robert Lewandowski, memastikan kemenangan agregat meyakinkan 8-3 dan tiket ke perempat final.

1 dari 3 halaman

Instruksi Ruang Ganti yang Ubah Segalanya

Instruksi Ruang Ganti yang Ubah Segalanya

Reaksi pelatih Barcelona, Hansi Flick saat laga melawan Newcastle di 16 besar Liga Champions, 11 Maret 2026. (c) AP Photo/Jon Super

Barcelona sebenarnya sempat kesulitan mengontrol permainan di babak pertama. Permainan yang terlalu langsung justru memberi ruang bagi Newcastle untuk melancarkan serangan balik berbahaya.

Hansi Flick melihat celah tersebut dan langsung melakukan evaluasi saat jeda pertandingan. Ia meminta anak asuhnya untuk lebih sabar dalam menguasai bola dan meningkatkan tekanan kepada lawan.

Perubahan pendekatan itu langsung terlihat di babak kedua. Barcelona mampu mengontrol tempo permainan, menekan pertahanan Newcastle, dan menciptakan peluang yang berujung pada pesta gol.

“Kami bermain terlalu langsung di babak pertama. Mereka bagus dalam serangan balik dan kami tidak melakukannya dengan baik. Kami berhasil mengontrol permainan lebih baik di babak kedua," ucapnya, dilansir dari Goal.

"Babak pertama sangat sulit. Kami tahu mereka akan menekan. Kami mencetak dua gol, tetapi kami mengalami banyak pasang surut. Kami memperkecil kedudukan menjadi 3-2, dan saat jeda, saya memberi tahu para pemain bahwa kami harus terus maju. Saya memberi tahu mereka bahwa kami harus menekan mereka, kemudian mengontrol bola dan masuk ke belakang mereka jika memungkinkan, dan itu berjalan dengan baik."

2 dari 3 halaman

Lewandowski Kembali Jadi Pembeda

Lewandowski Kembali Jadi Pembeda

Lamine Yamal memberikan selamat kepada Robert Lewandowski yang baru saja membobol gawang Newcastle (c) AP Photo/Joan Monfort

Selain perubahan taktik, kontribusi Robert Lewandowski juga menjadi sorotan dalam kemenangan ini. Striker veteran itu mencetak dua gol cepat yang semakin memperlebar jarak dan mematikan harapan Newcastle.

Ketajaman Lewandowski di Liga Champions kembali terbukti di laga ini. Ia bahkan mencatatkan rekor baru dengan mencetak gol ke gawang lawan ke-41 yang berbeda di kompetisi tersebut.

Performa tersebut menjadi bukti bahwa peran Lewandowski masih sangat vital bagi Barcelona. Pengalaman dan insting golnya menjadi faktor penting dalam momen-momen krusial seperti laga ini.

"Ini bukan situasi yang mudah karena dia dan Ferran Torres diukur berdasarkan gol," kata Flick. "Saya senang dia mencetak gol lagi. Saya senang dia mencetak gol di Liga Champions. Kami memiliki banyak pemain yang sangat penting bagi kami. Dia berpengalaman; dan dia adalah pencetak gol yang hebat."