
Bola.net - Newcastle United harus menerima kenyataan pahit di Liga Champions 2025/2026. Bertandang ke Camp Nou pada leg kedua babak 16 Besar, mereka dihancurkan Barcelona dengan skor 7-2, Kamis (19/3) dini hari WIB.
Hasil ini memastikan langkah Newcastle terhenti. Mereka kalah agregat 8-3 setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 di leg pertama.
Padahal, Newcastle sempat memberi perlawanan sengit. Mereka tampil kompetitif pada babak pertama dan beberapa kali mampu menyamakan kedudukan.
Namun, semua berubah drastis setelah jeda. Babak kedua menjadi mimpi buruk yang sulit dilupakan bagi The Magpies.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Babak Pertama Penuh Harapan

Newcastle menunjukkan karakter kuat sejak awal laga. Mereka tidak gentar menghadapi tekanan dari Barcelona.
Tim asuhan Eddie Howe bahkan mampu mencetak dua gol penyeimbang. Situasi ini menunjukkan mereka masih punya peluang untuk bersaing.
Meskipun tertinggal 3-2 sebelum turun minum, Newcastle tetap dalam permainan. Mereka mampu menciptakan peluang dan mengganggu pertahanan lawan.
Newcastle lebih dari sekadar bersaing dalam sebagian besar duel dua leg ini. Mereka menunjukkan semangat dan determinasi tinggi.
Babak Kedua yang Menghancurkan

Segalanya berubah setelah babak kedua dimulai. Newcastle kehilangan kontrol permainan dan mulai melakukan kesalahan fatal.
Salah satu momen paling krusial terjadi saat Jacob Ramsey terpeleset. Ia tanpa sengaja memberikan bola kepada Raphinha di area berbahaya.
Situasi itu langsung dimanfaatkan dengan baik. Raphinha mencetak gol dengan tenang tanpa mampu dihentikan Aaron Ramsdale.
"Bahkan mengubah gaya bermain menjadi lebih rendah dan lebih dalam serta ruang yang lebih kompak pun tidak banyak membantu upaya kami," keluh pelatih kepala Newcastle itu.
Kesalahan yang Dibayar Mahal

Kesalahan individu menjadi titik balik. Newcastle tidak mampu mengatasi tekanan yang semakin intens dari Barcelona.
Gol demi gol terus bersarang ke gawang mereka. Pertahanan yang sebelumnya cukup solid berubah rapuh.
Anthony Elanga menjadi salah satu pemain yang merasakan langsung kerasnya malam itu. Ia tampak terpukul setelah laga berakhir.
"Sangat disayangkan kami kalah dengan cara seperti ini," katanya kepada TNT Sports. "Kami seharusnya bisa bermain lebih baik. Ini hanyalah pertandingan yang penuh kesalahan."
Pelajaran Besar untuk Newcastle

Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga. Newcastle menunjukkan bahwa mereka bisa bersaing, tetapi belum konsisten selama 90 menit.
Perbedaan kualitas terlihat saat tekanan meningkat. Barcelona mampu memanfaatkan setiap celah yang ada.
Bagi Newcastle, pengalaman ini tetap penting. Mereka mendapat gambaran jelas tentang level tertinggi di Eropa.
Liga Champions musim ini berakhir pahit. Namun, fondasi untuk berkembang ke depan tetap ada.
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga:
- Dominasi Beralih dari Inggris ke Spanyol! Peta Kekuatan Negara di 8 Besar Liga Champions 2025/2026
- Robert Lewandowski: Elu Kebobolan Dua Gol, Tapi Cetak Tujuh Gol, You Still Win The Game!
- Rapor Pemain Liverpool vs Galatasaray: Dominik Szoboszlai Pimpin Malam Sempurna di Anfield
- Cedera Horor Noa Lang di Anfield: Jari Putus jadi Bagian Malam Kelam Galatasaray di Tengah Pesta Liverpool
- Tragedi Wakil Inggris di 16 Besar Liga Champions: 4 Kekalahan Telak yang Mengguncang, Chelsea Paling Parah!
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 19 Maret 2026 13:33 -
Liga Champions 19 Maret 2026 12:27 -
Piala Dunia 19 Maret 2026 11:57 -
Bola Dunia Lainnya 19 Maret 2026 10:59 -
Liga Champions 19 Maret 2026 10:30 -
Liga Champions 19 Maret 2026 10:23
HIGHLIGHT
- Michael Carrick Buka Sinyal Transfer, Ini 8 Winger...
- Rodrygo Masuk Daftar, Ini Starting XI Pemain yang ...
- Chelsea Terancam Jual Superstar, 5 Nama Besar yang...
- 7 Bintang Dunia yang Bisa Gabung MLS di 2026, Term...
- 5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Si...
- Juara Bukan Jaminan Aman: 5 Manajer yang Dipecat S...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/4405184/original/006993600_1682327234-20230424-Suhu-Panas-Indonesia-Angga-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5534863/original/058694000_1773896972-spider-man.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530348/original/069835600_1773409382-69b3d1bc1f75b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5531005/original/085789500_1773532401-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4890089/original/076908400_1720772542-e5882a3e-7857-4f63-bfbf-d39b7181211d.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4198274/original/006305900_1666263447-Peningkatan_penggunan_jasa_transportasi_umum-ANGGA_3.jpg)
