Balotelli Ingin Jadi Good Boy
Editor Bolanet | 18 April 2012 02:45
- Mario Balotelli meyakinkan Manchester CIty bahwa dia ingin menjadi good boy. Setelah semua perilaku nakal yang dia tunjukkan selama ini, tak salah jika publik sampai menjulukinya bad boy.
Perilaku negatif terakhir yang dilakukan Balotelli adalah mendapatkan kartu merah ketika melawan . Kepada La Gazzetta dello Sport, Balotelli mengakui dirinya tak boleh lagi merugikan tim dengan mendapatkan kartu yang tak perlu.
Saya harus memperbaiki diri sebagai seorang pemain sepakbola, terutama perilaku saya di lapangan. Saya juga harus berkembang dalam hal taktis, ungkapnya.
Saya sebelumnya hanya memikirkan diri sendiri. tetapi setelah kartu merah lawan Arsenal, saya tahu pentingnya memikirkan rekan satu tim. Saya tak boleh meninggalkan mereka di lapangan hanya dengan 10 pemain.
Mengenai pencoretannya dari skuad Italia untuk Euro 2012, Balotelli mengaku sudah bicara dengan Cesare Prandelli, pelatih timnas Italia. Saya sudah bicara dengannya. Dia mengingatkan saya bahwa saya harus menghormati kode etik. saya juga meyakinkannya tentang beberapa hal.
Timnas selalu menjadi yang terpenting buat saya, lebih penting ketimbang klub. Fans Italia memberi saya semangat dan antusiasme, pungkasnya. (sky/hsw)
Perilaku negatif terakhir yang dilakukan Balotelli adalah mendapatkan kartu merah ketika melawan . Kepada La Gazzetta dello Sport, Balotelli mengakui dirinya tak boleh lagi merugikan tim dengan mendapatkan kartu yang tak perlu.
Saya harus memperbaiki diri sebagai seorang pemain sepakbola, terutama perilaku saya di lapangan. Saya juga harus berkembang dalam hal taktis, ungkapnya.
Saya sebelumnya hanya memikirkan diri sendiri. tetapi setelah kartu merah lawan Arsenal, saya tahu pentingnya memikirkan rekan satu tim. Saya tak boleh meninggalkan mereka di lapangan hanya dengan 10 pemain.
Mengenai pencoretannya dari skuad Italia untuk Euro 2012, Balotelli mengaku sudah bicara dengan Cesare Prandelli, pelatih timnas Italia. Saya sudah bicara dengannya. Dia mengingatkan saya bahwa saya harus menghormati kode etik. saya juga meyakinkannya tentang beberapa hal.
Timnas selalu menjadi yang terpenting buat saya, lebih penting ketimbang klub. Fans Italia memberi saya semangat dan antusiasme, pungkasnya. (sky/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib dan Arema Tampil
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 08:10
-
Prediksi Piala AFF 2026: Timor Leste vs Indonesia 31 Juli 2026
Tim Nasional 31 Juli 2026, 07:59
-
Resmi! John Stones Gabung Inter Milan, Siap Buka Babak Baru di Serie A
Liga Italia 31 Juli 2026, 04:25
-
Timnas Indonesia Punya Skuad dengan Perpaduan Sempurna di Piala AFF 2026
Tim Nasional 30 Juli 2026, 23:59
-
Marcus Rashford Tulis Surat Perpisahan untuk Barcelona
Liga Spanyol 30 Juli 2026, 21:25
-
AS Roma Resmi Lepas Artem Dovbyk ke Bologna
Liga Italia 30 Juli 2026, 21:19
-
AS Roma Resmi Datangkan Santiago Castro, Beri Sang Striker Muda Nomor 9
Liga Italia 30 Juli 2026, 21:13
-
Lazio Memanas, Gennaro Gattuso Usir Kenneth Taylor dari Sesi Latihan
Liga Italia 30 Juli 2026, 21:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16









