Barcelona Dihadapkan Pada Agregat Absolut Juventus
Gia Yuda Pradana | 12 April 2017 15:24
Bola.net - - Di Liga Champions musim ini, Barcelona telah melakukan sesuatu yang mustahil. Barca membalikkan agregat 0-4 melawan PSG untuk lolos dari babak 16 besar dengan kemenangan 6-1 di Camp Nou pada leg kedua.
Setelah sukses melewati sebuah gunung yang tinggi, sang raksasa Catalan kembali dihadapkan pada gunung tinggi lain. Kali ini, mereka dihadapkan pada agregat absolut .
Barcelona tumbang 0-3 di markas Juventus pada leg pertama babak perempat final, Rabu (12/4). Barca takluk oleh dua gol Paulo Dybala dan satu gol Giorgio Chiellini.
Pertanda buruk bagi Barca. Selama ini, Juve belum pernah tersingkir di kompetisi Eropa setelah memenangi duel pertama dengan agregat tiga gol atau lebih. Agregat ini adalah agregat absolut bagi La Vecchia Signora.
Membobol gawang Juve empat kali bukanlah perkara mudah. Jadi, munculnya statistik di atas tidaklah mengherankan.
Barca belum menyerah. Itu wajar, karena mereka sudah menciptakan sebuah comeback bersejarah saat melawan PSG di babak sebelumnya. Namun, Barca tak bisa menyamakan Juve dengan PSG.
Juve bukanlah PSG. Pertahanan Juve lebih solid dibandingkan PSG. Lionel Messi dan rekan-rekannya sudah membuktikannya sendiri saat melawan Gianluigi Buffon dan kawan-kawan di Turin dini hari tadi.
Setelah Juve mencetak gol ketiga, akun Twitter MisterChip bahkan dengan berani mengatakan: 'Jika Barcelona tak bisa mencetak gol di sini, mereka akan tersingkir'. Agregat absolut Juve dan fakta bahwa pertahanan Juve lebih kuat daripada PSG adalah dasarnya.
Tim-tim Italia memang kental dengan pertahanan yang sangat kuat. Juve jelas salah satunya.
Sepanjang sejarah, hanya ada satu tim Italia yang tersingkir di Eropa setelah menang 3-0 pada leg pertama. Tim tersebut adalah AS Roma, tapi itupun sudah sangat lama, yakni tahun 1980 silam.
Waktu itu, Roma melawan Carl Zeis Jena di putaran pertama European Cup Winners' Cup 1980/81. Roma menang 3-0 di kandang sendiri pada leg pertama. Namun, saat ganti bertandang ke Jerman Barat, Roma dihajar empat gol tanpa balas.
Barca sudah membuktikan bahwa tak ada yang mustahil dalam sepakbola.
Gunung setinggi apapun tetap bisa didaki dan ditaklukkan. Namun, gunung yang menghadang kali ini sepertinya terlalu tinggi buat sang raksasa Catalan.
Karena Juve bukan PSG, dan Juve pastinya juga bukan Roma.
Klik juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
Liga Inggris 21 Juli 2026, 10:00
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










