Barcelona vs Bayern Munchen: Kita Perlu Bicara Tentang 8-2
Gia Yuda Pradana | 14 September 2021 08:29
Bola.net - Barcelona akan menjamu Bayern Munchen di Camp Nou pada matchday 1 Grup E Liga Champions 2021/22, Rabu (15/9/2021). Kita tentunya belum lupa dengan skor fenomenal 8-2.
Pertemuan terakhir mereka, di babak perempat final Liga Champions 2019/20, menjadi kenangan pahit buat Barcelona. Barcelona, yang kala itu dilatih Quique Setien dan masih diperkuat Lionel Messi, dipermak Bayern racikan Hansi Flick 8-2.
Itu merupakan salah satu kekalahan terburuk dan paling memalukan sepanjang sejarah Barcelona.
Banyak cerita tersisa dari pembantaian Barcelona. Termasuk di antaranya adalah bagaimana Philippe Coutinho menjadi 'anak durhaka' dengan turut andil menghabisi Blaugrana.
Yang jelas, pertemuan-pertemuan Barcelona dan Bayern setelah itu bakal selalu memicu ingatan orang-orang tentang tragedi 8-2. Pertemuan kali ini pun demikian.
Aib di Tengah Pandemi

Di babak 16 besar, Barcelona sukses menyingkirkan Napoli dengan agregat 4-2. Sementara itu, Bayern menghabisi Chelsea dengan agregat telak 7-1, dan menunjukkan keperkasaan mereka.
Barcelona dan Bayern kemudian bertemu di babak perempat final. Namun, seiring pandemi COVID-19, UEFA terpaksa mengubah format untuk perempat final dan semifinal.
Pertandingan hanya dilangsungkan satu leg, digelar di tempat netral (Estadio da Luz dan Estadio Jose Alvalade di Lisbon, Portugal), serta tanpa penonton.
Kekuatan kedua tim sejatinya tak jauh berbeda. Barcelona punya Marc-Andre ter Stegen, Sergio Busquets, Luis Suarez, Lionel Messi, hingga Antoine Griezmann. Sementara itu, Manuel Neuer, David Alaba, Thiago, Thomas Muller, hingga Robert Lewandowski berada di kubu The Bavarians.
Namun, siapa yang menyangka kalau laga ini ternyata menjadi sebuah ajang pembantaian dengan Barcelona sebagai korbannya? Ya, di tengah pandemi ini, sebuah aib tercatat dalam sejarah Barcelona. Estadio da Luz menjadi saksi bisunya.
Babak Pertama, Bayern Unggul 4-1

Baru empat menit laga berjalan, Bayern sudah unggul lewat gol Thomas Muller. Namun, keunggulan itu musnah tiga menit berselang. Barcelona menyamakan skor berkat gol bunuh diri David Alaba.
Penonton pun berpikir: "Wah, sepertinya bakal sengit nih..."
Ternyata tidak. Yang tersaji di lapangan justru dominasi Bayern atas Barcelona.
Bayern mencetak tiga gol lagi sebelum jeda, yakni lewat Ivan Perisic menit 21, Serge Gnabry menit 27, serta Thomas Muller menit 31, dan menutup babak pertama dengan keunggulan 4-1 atas Barcelona.
Babak Kedua, Coutinho Hancurkan Barcelona

Barcelona sempat mengejar lewat gol Luis Suarez di menit 57. Namun, di menit 63, diawali aksi spektakuler Alphonso Davies di sisi kiri serangan Bayern, Joshua Kimmich mencetak gol kelima sang raksasa Bavaria.
Flick kemudian melakukan sejumlah pergantian. Salah satunya adalah Philippe Coutinho untuk Gnabry di menit 75. Perlu diingat, waktu itu, Coutinho merupakan pemain pinjaman dari Barcelona.
Apa yang dilakukannya? Pemain Brasil itu merancang assist untuk gol keenam Bayern oleh Robert Lewandowski di menit 82, kemudian mencetak dua gol di menit 85 dan 89.
Skor akhir: Barcelona 2, Bayern Munchen 8!
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Prediksi Barcelona vs Bayern Munchen 15 September 2021
Data dan Fakta Liga Champions: Barcelona vs Bayern Munchen
Profil dan Prediksi Grup E Liga Champions 2021/22
Juventus Keok Lagi: Opera Van Juve Meng-Arsenal-kan Diri, Padahal Ronaldo 2 Gol
Ronaldo Datang, Gol Langsung Dua: Siuuu..., GOAT, Masih Berbahaya, Parah!
Si Raja Assist Paul Pogba: Operannya Akurat, Aliran Bolanya Enak, Kelas!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
LATEST UPDATE
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

