Barcelona vs Liverpool, Zenden: Anda Tak Bisa Hentikan Messi!
Dimas Ardi Prasetya | 1 Mei 2019 16:49
Bola.net - - Eks gelandang timnas Belanda Boudewijn Zenden merasa khawatir Liverpool bakal kesulitan mematikan Lionel Messi dan menegaskan bahwa usaha menghentikan superstar Barcelona itu adalah upaya yang tidak masuk akal.
Pekan ini Liverpool menjalani ujian maha berat dalam usahanya untuk bisa sukses di Liga Champions. Mereka harus berhadapan dengan raksasa La Liga, Barca, di Camp Nou.
Blaugrana adalah salah satu favorit juara UCL tiap musim. Mereka sangat sulit dikalahkan, apalagi memiliki seorang Messi dalam skuatnya.
Messi sendiri sangat doyan mengubah hasil akhir sebuah laga. Maka dari itu, wajar saja apabila Liverpool nanti akan memecah sebagian fokusnya untuk berusaha menghentikan La Pulga.
Mustahil
Namun usaha Jurgen Klopp untuk menghentikan Messi disebut percuma saja oleh Zenden. Pria yang pernah membela Liverpool dan juga Barca ini mengatakan bahwa menghentikan Messi itu mustahil dilakukan.
"Tidak mungkin untuk menghentikannya dengan menggunakan satu pemain saja," kata Zenden pada Goal International.
"Tidak masuk akal berbicara tentang itu. Terutama karena ia bermain di banyak posisi berbeda di setiap pertandingan," terangnya.
"Kami melihatnya sekali lagi melawan Levante. Tidak masuk akal berbicara tentang bagaimana menghentikannya karena Anda tidak bisa menghentikannya," serunya.
Tak Fokus ke Messi
Messi adalah ancaman utama Liverpool. Catatan 46 gol di semua kompetisi musim ini tak bisa dipandang sebelah mata oleh The Reds. Tapi Klopp mengaku tak bisa memusatkan perhatiannya pada Messi seorang.
"Ini tak hanya soal Messi, tapi memang soal Messi," ujar Klopp pada Goal International.
"Bisakah kami berkonsentrasi kepada Messi? Seharusnya iya, pada suatu momen tertentu," serunya.
"Tapi mereka punya 10 pemain berkelas dunia yang bisa menentukan pertandingan. Mereka punya tim dengan kualitas tertinggi, mereka sudah menjadi juara di Spanyol," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






