Bayern Munchen vs Chelsea: 5 Fakta yang Bisa Hancurkan Optimisme Fans Chelsea
Gia Yuda Pradana | 8 Agustus 2020 10:39
Bola.net - Chelsea akan bertandang ke markas Bayern Munchen di leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2019/20, Minggu (9/8/2020). Tak sedikit fans Chelsea yang masih percaya bahwa tim kesayangan mereka akan mampu menciptakan keajaiban.
Pada leg pertama di Inggris, bulan Februari lalu, Bayern menang telak 3-0. Serge Gnabry memborong dua gol, sedangkan Robert Lewandowski menyumbang satu gol. Lewandowski pun memimpin daftar top skor sementara Liga Champions musim ini dengan torehan 11 golnya.
Chelsea perlu menang setidaknya 4-0 di kandang Bayern jika ingin membalikkan keadaan dan lolos ke perempat final. Tidak ada yang mustahil di sepak bola.
Namun, ada beberapa fakta yang bisa menghancurkan optimisme Chelsea maupun para fans-nya.
Bayern Terlalu 'Buas'

Chelsea butuh banyak gol, tapi juga sebisa mungkin menjaga gawang mereka dari kebobolan. Namun, lawannya itu terlalu 'buas'.
Bayern masih sempurna di Liga Champions musim ini. Bayern memenangi tujuh pertandingan yang telah mereka mainkan sejak fase grup.
Selain itu, Bayern juga rajin mencetak menyarangkan tiga gol ke gawang lawan-lawannya. Di Liga Champions musim ini, Bayern tercatat selalu mencetak minimal tiga gol dalam enam dari tujuh laga yang sudah mereka mainkan.
Bayern Sulit Dihadang Setelah Menang Tandang Leg Pertama

Bayern sebelum ini pernah 25 kali menang tandang leg pertama di kompetisi klub UEFA, dan cuma sekali gagal. Itu mereka alami ketika melawan Inter Milan di babak 16 besar Liga Champions 2010/11 (1-0 tandang, 2-3 kandang).
Terakhir, Bayern menyingkirkan Sevilla di perempat final Liga Champions 2017/18 (2-1 tandang, 0-0 kandang).
Ini Kontras dengan Chelsea
Sementara itu, Chelsea baru pernah dua kali menelan kekalahan kandang leg pertama di kompetisi klub UEFA, tapi selalu tersingkir dari situasi itu.
Chelsea mengalaminya di babak 16 besar Liga Champions 2005/06 melawan Barcelona (1-2 kandang, 1-1 tandang), juga di perempat final Liga Champions 2010/11 melawan Manchester United (0-1 kandang, 1-2 tandang).
Chelsea yang Timpang

Chelsea pun tak bisa menurunkan kekuatan penuhnya. Sang pelatih Frank Lampard kehilangan dua pemain pilarnya yang terkena skorsing, yakni bek sayap Marcos Alonso dan gelandang Jorginho.
Selain itu, Cesar Azpilicueta, Christian Pulisic, Pedro, Willian juga absen akibat cedera. Dengan skuad yang timpang seperti ini, rasanya sulit melihat Chelsea bakal bisa menciptakan keajaiban.
Tren Buruk di Babak 16 Besar
Dalam tiga partisipasi terakhirnya di Liga Champions, Chelsea selalu tersingkir di babak 16 besar. Chelsea disingkirkan PSG di musim 2014/15 (1-1 tandang, 2-2 kandang) dan musim 2015/16 (1-2 tandang, 1-2 kandang), serta Barcelona musim 2017/18 (1-1 kandang, 0-3 tandang).
Musim ini, tren buruk The Blues kandas di babak 16 besar sepertinya akan kembali terulang.
Ingin tahu jadwal dan highlights pertandingan Liga Champions lainnya? Klik di sini.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Dini Hari Nanti di SCTV: Barcelona vs Napoli
- Highlights Liga Champions: Juventus 2-1 Lyon
- Highlights Liga Champions: Manchester City 2-1 Real Madrid
- 5 Pemain Ini Bisa Membuat Barcelona Tersingkir dari Liga Champions
- Mengulik Masalah Juventus: Salahnya ada di Manajemen?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





