Bayern Tekuk Juve Dengan Taktik Sempurna
Editor Bolanet | 3 April 2013 05:30
- Pelatih Bayern Munich Jupp Heynckes menyebut kemenangan 2-0 timnya atas di Allianz Arena merupakan buah dari persiapan yang matang. Selain itu, menurut Heynckes, Bayern menang berkat taktik yang sempurna, salah satunya dengan mematikan Andrea Pirlo.
Kemenangan di leg pertama perempat final Liga Champions 2012/13 itu, Rabu (03/4), diraih Bayern berkat permainan cemerlang yang dituntaskan oleh David Alaba dan Thomas Muller. Sepanjang laga, Bayern membombardir gawang Juve tanpa henti.
Berdasarkan statistik OPTA (via WhoScored), Bayern melepaskan 22 shot (9 on target), sedangkan Juventus hanya 8 (2 on target).
Kami melakukan persiapan matang untuk laga hari ini dan hal itu bisa dilihat jelas dari penerapan taktik kami di atas lapangan, kata Heynckes seperti dikutip situs resmi UEFA.
Kami menekan mereka sejak awal dan sanggup membatasi gerak Pirlo. Kami sangat percaya diri dan telah menampilkan permainan yang luar biasa, pungkasnya.
Selama ini, Pirlo memang dikenal sebagai ruh Juventus. Namun, saat melawan Bayern, sang regista Italia tercatat hanya melepas 37 operan dengan tingkat akurasi 70%. Itu masih kalah jika dibandingkan Bastian Schweinsteiger di kubu Bayern, yang melepas 72 operan dengan tingkat akurasi mencapai 93%.
Hasilnya bisa ditebak. Permainan Juventus seolah mandek, hanya bisa dua kali mengancam gawang Manuel Neuer lewat upaya Arturo Vidal, dan harus pulang dengan membawa defisit 0-2. (uefa/whs/gia)
Kemenangan di leg pertama perempat final Liga Champions 2012/13 itu, Rabu (03/4), diraih Bayern berkat permainan cemerlang yang dituntaskan oleh David Alaba dan Thomas Muller. Sepanjang laga, Bayern membombardir gawang Juve tanpa henti.
Berdasarkan statistik OPTA (via WhoScored), Bayern melepaskan 22 shot (9 on target), sedangkan Juventus hanya 8 (2 on target).
Kami melakukan persiapan matang untuk laga hari ini dan hal itu bisa dilihat jelas dari penerapan taktik kami di atas lapangan, kata Heynckes seperti dikutip situs resmi UEFA.
Kami menekan mereka sejak awal dan sanggup membatasi gerak Pirlo. Kami sangat percaya diri dan telah menampilkan permainan yang luar biasa, pungkasnya.
Selama ini, Pirlo memang dikenal sebagai ruh Juventus. Namun, saat melawan Bayern, sang regista Italia tercatat hanya melepas 37 operan dengan tingkat akurasi 70%. Itu masih kalah jika dibandingkan Bastian Schweinsteiger di kubu Bayern, yang melepas 72 operan dengan tingkat akurasi mencapai 93%.
Hasilnya bisa ditebak. Permainan Juventus seolah mandek, hanya bisa dua kali mengancam gawang Manuel Neuer lewat upaya Arturo Vidal, dan harus pulang dengan membawa defisit 0-2. (uefa/whs/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Keluarkan Pernyataan soal Michael Olise
Liga Spanyol 21 Juni 2026, 00:01
-
David Raya Akui Hancur Setelah Arsenal Gagal Juara Liga Champions
Liga Inggris 20 Juni 2026, 23:24
-
Juventus Pantau 2 Penyerang Yang Sedang Main di Piala Dunia 2026, Siapa?
Liga Italia 20 Juni 2026, 21:37
-
Piala Dunia 2026: Trio Bayern Unjuk Kualitas Terbaik di Matchday Pertama
Piala Dunia 18 Juni 2026, 23:04
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 19:15
-
Resmi Gabung Millwall, Elkan Baggott Bidik Promosi ke Premier League
Liga Inggris 16 Juli 2026, 18:12
-
Argentina Terancam Sanksi FIFA usai Bentangkan Spanduk Malvinas
Piala Dunia 16 Juli 2026, 15:23
-
Lionel Messi Lawan Inggris: Jalan-jalan tapi Mematikan
Piala Dunia 16 Juli 2026, 13:40
-
Sandy Walsh Janjikan yang Terbaik untuk Persib
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 13:30
-
Satu Lagi Alasan untuk Menyebut Lionel Messi sebagai The GOAT
Piala Dunia 16 Juli 2026, 12:53
-
4 Pelajaran dari Kelolosan Argentina ke Final: Ada Satu Kelemahan Fatal
Piala Dunia 16 Juli 2026, 11:00
-
Argentina Menjadi Pengingat Bahwa Inggris Belum Banyak Berubah
Piala Dunia 16 Juli 2026, 10:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









