Beda Pengalaman Thomas Tuchel di Liga Champions: Gagal Bersama PSG, Juara bareng Chelsea
Richard Andreas | 10 Agustus 2021 13:51
Bola.net - Thomas Tuchel memiliki pengalaman istimewa sebagai pelatih. Dia dua kali mencapai final Liga Champions dengan dua tim berbeda, hasilnya juga jauh berbeda.
Musim 2019/20, Tuchel bersusah payah menuntun PSG ke final UCL, sayangnya mereka kalah 0-1 dari Bayern Muchen. Dia harus puas jadi runner-up, tak lama kemudian sampai dipecat PSG.
Musim 2020/21, Tuchel justru membuat kejutan dengan mengantar Chesea ke final sampai juara Liga Champions. Padahal dia tiba di pertengahan musim dan timnya bukanlah favorit juara.
Kini, Tuchel bicara soal dua pengalaman berbeda tersebut. Apa katanya?
Gagal bersama PSG
Tuchel menegaskan bahwa kegagalan bersama PSG sangat menyakitkan, bahkan lebih dari yang dia duga. Hasil itu membuatnya jadi lebih rendah hati dan menyadari kekurangan diri dan tim.
"Kalah membuat Anda jadi sangat-sangat rendah hati. Rasanya sangat menyakitkan dan Anda merasakan sakit yang bukan pengalaman bagus di level seperti ini, ketika Anda sangat ambisius," ujar Tuchel di laman resmi UEFA.
"Namun, kekalahan adalah bagian dari olahraga dan itu membuat Anda jadi lebih kuat. Tantangannya adalah bagaimana Anda bisa belajar dari itu supaya bisa mencapai final lagi."
Juara bareng Chelsea
Setahun setelah kegagalan bersma PSG, Tuchel bisa membawa Chelsea menjuarai Liga Champions. Pengalaman ini jauh lebih luar biasa, sebab mereka bisa mengalahkan tim sekuat Manchester City di final.
"Kami mungkin memasuki pertandingan dengan sedikit keunggulan psikologis, setelah sebelumnya memetik dua kemenangan atas mereka dalam waktu singkat," sambung Tuchel.
"Begitu mereka [Man City] menyalakan mesin bermain, Anda akan menderita pada sebagian besar pertandingan dan Anda harus tetap aktif. Kami membutuhkan performa apik malam itu," tandasnya.
Sumber: UEFA
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Prediksi UEFA Super Cup: Chelsea vs Villarreal 12 Agustus 2021
- Romelu Lukaku Segera Mendarat, Chelsea Juara Liga Champions Lagi Nih?
- Data dan Fakta UEFA Super Cup: Chelsea vs Villarreal
- Tantangan Besar, Apakah Pochettino Cukup Bagus untuk Skuad Superstar PSG?
- Transfer Besar-Besaran Termasuk Leo Messi, PSG Langgar Aturan FFP?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Dipecundangi Everton, Liam Rosenior: Kami Memang Layak Kalah!
Liga Inggris 22 Maret 2026, 08:30
-
Ditarik Keluar Lawan Brighton, Seberapa Parah Cedera Hugo Ekitike?
Liga Inggris 22 Maret 2026, 08:00
-
Liverpool Kalah dari Brighton, Begini Kilah Arne Slot
Liga Inggris 22 Maret 2026, 07:19
LATEST UPDATE
-
Mainkan Kepa di Final Carabao Cup, Arteta Kena Kritik Keras!
Liga Inggris 23 Maret 2026, 10:15
-
Fiorentina vs Inter Milan: Mentalitas dan Kerja Keras jadi Pembeda
Liga Italia 23 Maret 2026, 10:06
-
Inter Milan 'Mandek' di Bulan Maret, Persaingan Scudetto Serie A Kian Terbuka
Liga Italia 23 Maret 2026, 09:45
-
Arsenal vs Man City: Mengapa Memilih Kepa Ketimbang Raya, Arteta?
Liga Inggris 23 Maret 2026, 09:00
-
Rapor Pemain Man City vs Arsenal: Sinar Nico O'Reilly si Bek Kiri!
Liga Inggris 23 Maret 2026, 08:45
-
Susul Salah dan Chiesa, Cody Gakpo Juga Bakal Cabut dari Liverpool?
Liga Inggris 23 Maret 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28












