Begini Reaksi Mikel Arteta Usai Arsenal Bekuk Sporting CP, Sentil Kritikus!
Afdholud Dzikry | 8 April 2026 08:43
Bola.net - Arsenal berhasil meraih kemenangan krusial pada leg pertama perempat final Liga Champions. Tim asuhan Mikel Arteta sukses membungkam Sporting CP dengan skor tipis 1-0 di Lisbon, Rabu (8/4/2026) dini hari WIB.
Hasil ini menjadi angin segar bagi skuad Meriam London. Mereka baru saja melewati fase yang cukup sulit usai menelan dua kekalahan beruntun di kompetisi domestik.
Sebelumnya, The Gunners takluk dari Manchester City di laga final Carabao Cup. Mimpi mereka juga harus kandas secara menyakitkan di ajang FA Cup setelah disingkirkan oleh perlawanan alot Southampton. Rentetan hasil buruk tersebut membuat tekanan besar langsung mengarah pada performa tim.
Kai Havertz akhirnya keluar sebagai pahlawan kemenangan lewat gol telatnya menjelang akhir pertandingan. Keberhasilan ini membawa Arsenal selangkah lebih dekat menuju semifinal Liga Champions jelang leg kedua di Emirates Stadium.
Tuntutan Tidak Masuk Akal
Tekanan publik terhadap skuad Asenal belakangan ini memang terasa sangat masif. Kritik tajam terus bermunculan setiap kali tim gagal meraih hasil maksimal di atas lapangan hijau.
Kegagalan beruntun di dua ajang piala domestik membuat situasi ruang ganti dinilai memburuk oleh pihak luar. Namun, sang pelatih merasa ekspektasi yang diberikan kepada anak asuhnya terkadang berlebihan. Kondisi ini seolah membuat para pemain dituntut tampil sempurna tanpa cela dalam setiap pertandingan.
"Tuntutan sejak Agustus adalah menang, menang, menang, dan menang," kata Mikel Arteta.
"Jika Anda tidak menang, itu dianggap sebuah bencana dan belum cukup baik. Jika Anda tidak memenangkan empat trofi, orang bertanya 'apa yang sedang kita lakukan?'. Itu tidak masalah, tetapi mereka butuh sedikit perspektif," tegas sang pelatih.
Reaksi Tim di Masa Sulit
Rangkaian hasil negatif tentu sangat menguji mental bertanding seluruh elemen klub. Alih-alih terus terpuruk dalam kekecewaan, skuad Arsenal memilih untuk langsung fokus pada perbaikan performa.
Sang juru taktik justru menggunakan momen krisis ini untuk menilai karakter orang-orang di sekitarnya. Masa sulit selalu menjadi ujian paling nyata bagi komitmen jajaran staf dan para pemain. Arteta melihat sendiri secara langsung bagaimana timnya merespons tekanan eksternal tersebut secara positif.
"Saat Anda mengalami masa sulit, hal terbaik yang bisa Anda lakukan bukanlah banyak bicara, melainkan mengamati," ucap Arteta.
"Lihat sekeliling dan lihat bagaimana reaksi orang-orang. Bagaimana mereka berbicara, bagaimana mereka melihat Anda, apakah mereka introspeksi diri atau mulai mengkritik orang lain? Lihat sekeliling dan Anda akan belajar tentang lingkungan serta orang-orang di sekitar Anda," imbuhnya.
Pujian Ekstra untuk Kai Havertz
Semangat pantang menyerah tim tamu akhirnya terbayar lunas di kompetisi elite Eropa. Gol penentu kemenangan tercipta pada masa injury time babak kedua melalui aksi brilian pemain dari bangku cadangan.
Keputusan krusial memasukkan Kai Havertz terbukti sangat jitu dan langsung mengubah jalannya laga. Pemain berpaspor Jerman itu tampil penuh motivasi tinggi setelah sempat menyimpan sedikit rasa kecewa. Kerja sama apiknya di sepertiga akhir pertahanan sukses meruntuhkan tembok solid kubu tuan rumah.
"Dalam banyak momen besar, dia telah berhasil membuktikannya. Itu adalah sebuah hal yang sangat penting untuk dimiliki di dalam tim," ungkap manajer asal Spanyol tersebut.
"Hari ini dia sudah siap, saya bisa melihat dari kekecewaannya tempo hari bahwa dia ingin segera bermain. Proses gol tersebut, baik dari Gabi maupun dirinya, sungguh luar biasa," pungkas Arteta.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bayern vs Bodo/Glimt: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Liga Champions 10 September 2026, 12:18
-
PSV vs Shakhtar: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Liga Champions 10 September 2026, 11:50
-
Fenerbahce vs Roma: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Liga Champions 10 September 2026, 11:13
-
Inilah Ousmane Dembele yang Kita Kenal
Liga Champions 10 September 2026, 10:21
-
PSG Terlalu Tangguh
Liga Champions 10 September 2026, 10:14
LATEST UPDATE
-
Kapan John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026?
Tim Nasional 10 September 2026, 22:12
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: PSV vs Shakhtar 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:35
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Fenerbahce vs Roma 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:23
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bhayangkara FC 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:43
-
Prediksi BRI Super League: Garudayaksa vs Persik 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:18
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 18:05 -
KapanLagi Pensi Bareng 2026 Dimulai, SMAN 3 Jakarta Jadi Sekolah Pertama
Lain Lain 10 September 2026, 17:25
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 17:18
-
Melihat Barcelona Sebagai Tim Terbaik di Dunia
Liga Champions 10 September 2026, 17:13
-
Barcelona Menggila: 22 Gol dalam 5 Laga, Rekor 76 Tahun Akhirnya Pecah
Liga Champions 10 September 2026, 17:03
-
Sabian Fathul Ilmi Raih Poin Penting di R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship Motegi
Otomotif 10 September 2026, 16:49
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



