Blunder Taktik Arne Slot: Liverpool Kalah Gara-gara Pasang Pemain di Posisi yang Salah?
Editor Bolanet | 1 Oktober 2025 10:59
Bola.net - Eksperimen Arne Slot saat Liverpool menantang Galatasaray menuai sorotan tajam. Keputusannya memainkan Dominik Szoboszlai di posisi bek kanan dianggap sebagai sebuah blunder.
The Reds harus menelan kekalahan tipis 1-0 di Istanbul dalam laga Liga Champions, Rabu (1/10/2025) malam. Gol tunggal kemenangan tuan rumah lahir dari titik penalti.
Ironisnya, penalti itu sendiri lahir dari pelanggaran yang dilakukan oleh Szoboszlai. Hal ini membuat pilihan taktik Slot langsung menjadi bahan perbincangan hangat.
Sejumlah pengamat, termasuk legenda Premier League, menilai keputusan tersebut keliru. Slot bahkan dituding tidak memiliki kepercayaan pada bek kanan murninya.
Keputusan Mengejutkan Arne Slot

Arne Slot membuat keputusan yang sangat mengejutkan dalam susunan pemainnya. Ia menempatkan gelandang andalannya, Dominik Szoboszlai, untuk mengisi pos bek kanan.
Pilihan ini terasa janggal karena Slot sebenarnya memiliki dua bek kanan murni yang bugar. Jeremie Frimpong dan Conor Bradley sama-sama tersedia untuk dimainkan.
Namun, Bradley justru dicadangkan setelah tampil di laga akhir pekan. Sementara Frimpong, yang merupakan bek kanan alami, malah dimainkan sebagai sayap kanan menggantikan Mohamed Salah.
Ini adalah kali keempat Szoboszlai bermain di lini pertahanan musim ini. Akan tetapi, kali ini keputusan tersebut murni karena pilihan taktik, bukan karena krisis cedera.
Petaka di Atas Lapangan
Tak butuh waktu lama, keputusan memainkan Szoboszlai di luar posisinya terbukti fatal. Ia terlihat jelas kesulitan menghadapi kecepatan para pemain sayap Galatasaray.
Bek dadakan asal Hungaria itu pertama kali dilewati dengan mudah oleh Baris Alper Yilmaz. Beruntung, Alisson Becker berhasil melakukan penyelamatan gemilang dalam situasi satu lawan satu.
Namun, Szoboszlai kembali menghadapi pemain yang sama di dalam kotak penalti. Kali ini, lengannya yang tak sengaja mengenai wajah Yilmaz membuat wasit menunjuk titik putih.
Victor Osimhen yang maju sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Ia berhasil mencetak satu-satunya gol kemenangan untuk tim tuan rumah dari titik 12 pas.
Kritik Tajam Pat Nevin
Kegagalan eksperimen Slot ini langsung mendapat komentar pedas dari mantan pemain Everton, Pat Nevin. Ia bertugas sebagai rekan komentator untuk BBC Radio 5 Live pada laga tersebut.
Nevin dengan cepat menyimpulkan bahwa pilihan Slot untuk Szoboszlai telah menjadi bumerang. Menurutnya, sang pemain terus-menerus menjadi sasaran serangan lawan.
Ia menyoroti bagaimana Szoboszlai dieksploitasi dalam dua momen krusial. Kedua momen tersebut menunjukkan bahwa sang gelandang tidak nyaman bermain sebagai bek.
"Keputusan untuk memainkan Szoboszlai di bek kanan dan bukan Frimpong," katanya.
"Dia telah diserang dua kali, kalah cepat, dan menyebabkan sebuah penalti."
Slot Dianggap Tak Percaya Pemainnya
Di sisi lain, analisis yang lebih mendalam datang dari legenda Inggris, Alan Shearer. Ia menilai keputusan Slot ini menunjukkan sinyal yang lebih serius.
Saat menjadi komentator untuk Amazon Prime, Shearer menyebut taktik ini adalah cerminan dari ketidakpercayaan Slot pada bek kanan yang ia miliki. Padahal, klub sudah mengeluarkan dana besar untuk Frimpong.
Shearer juga menyinggung Conor Bradley sebagai prospek bek kanan yang sangat bagus. Memainkan seorang gelandang di posisi itu dianggapnya sebagai sebuah pesan yang jelas.
"Mereka membayar banyak uang untuk seorang bek kanan dalam diri Frimpong," komentarnya.
"Anda punya prospek yang sangat bagus dalam diri Bradley. Namun Anda memainkan seorang gelandang di posisi bek kanan, jadi itu memberitahu Anda bahwa dia tidak nyaman," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menunggu Dampak Instan Niclas Fullkrug di AC Milan
Liga Italia 2 Januari 2026, 19:15
-
Juventus Mulai Menemukan Arah, tapi Ada Satu Masalah yang Belum Tuntas
Liga Italia 2 Januari 2026, 18:29
-
Dusan Vlahovic dan Dilema Juventus di Tengah Ketidakpastian Kontrak
Liga Italia 2 Januari 2026, 18:22
-
Persija Jakarta vs Persijap: Tim Tamu Menatap Laga Berat di SUGBK
Bola Indonesia 2 Januari 2026, 17:38
-
Demi Jaga Peluang Juara, Arsenal Incar Bintang Muda Real Madrid Ini
Liga Inggris 2 Januari 2026, 17:26
LATEST UPDATE
-
Massimiliano Allegri Akui AC Milan Sudah Payah Raih 3 Poin di Kandang Cagliari
Liga Italia 3 Januari 2026, 05:58
-
Jadi Pahlawan di Laga Cagliari vs Milan, Rafael Leao Pilih Merendah
Liga Italia 3 Januari 2026, 05:16
-
Man of the Match Cagliari vs Milan: Rafael Leao
Liga Italia 3 Januari 2026, 04:47
-
Hasil Cagliari vs Milan: Rossoneri Awali Tahun 2026 dengan Kedinginan di Puncak!
Liga Italia 3 Januari 2026, 04:40
-
Prediksi Espanyol vs Barcelona 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Atalanta vs Roma 4 Januari 2026
Liga Italia 3 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Bournemouth vs Arsenal 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 00:30
-
Prediksi Juventus vs Lecce 4 Januari 2026
Liga Italia 3 Januari 2026, 00:00
-
Ketika Pep Guardiola Tidak Habis Pikir Chelsea Pecat Enzo Maresca
Liga Inggris 2 Januari 2026, 23:49
-
Tantang Leeds United, Bruno Fernandes dan Kobbie Mainoo Bisa Perkuat MU?
Liga Inggris 2 Januari 2026, 23:36
-
Espanyol vs Barcelona: Manolo Gonzalez Singgung Joan Garcia dan Kisah Luis Figo
Liga Spanyol 2 Januari 2026, 23:11
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43




