Carlo Ancelotti vs Pep Guardiola Jelang Duel Real Madrid vs Man City di Semifinal UCL 2022/2023
Gia Yuda Pradana | 9 Mei 2023 11:45
Bola.net - Real Madrid akan menjamu Manchester City pada leg pertama semifinal Liga Champions 2022/2023. Duel bakal tersaji di Santiago Bernabeu, Rabu (10/05/2023) pukul 02.00 dini hari WIB.
Pertandingan tersebut akan menjadi pertarungan dua pelatih hebat yang sudah bergelimang prestasi. Dua sosok yang dimaksud adalah Carlo Ancelotti (Real Madrid) dan Josep Guardiola (Manchester City).
Oleh karena itu, layak dinantikan pertarungan kedua kesebelasan pada leg pertama semifinal Liga Champions 2022/2023. Yang terutama adalah bagaimana adu taktik dan strategi antara pelatih asal Italia dan Spanyol tersebut.
Namun, sebelum itu, wajib untuk disimak bagaimana perbandingan kedua pelatih berdasarkan informasi yang dihimpun Bola.net dari berbagai sumber. Scroll ke bawah ya Bolaneters.
Gaya Permainan

Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola punya gaya permainan yang berbeda. Ancelotti cenderung lebih pragmatis dan mengutamakan hasil akhir dibanding permainan indah.
Juru taktik asal Italia tersebut juga jarang gonta-ganti strategi. Tak jarang, Carlo Ancelotti kerap dituding sebagai pelatih yang miskin taktik.
Sebaliknya, Pep Guardiola merupakan pelatih yang fokus pada taktik dan teknik. Dia juga mengutamakan penguasaan bola sebagai filosofi permainannya.
Pep Guardiola juga menyesuaikan pilihan strategi dengan lawan yang dihadapinya. Oleh karena itu, dia sering dianggap sebagai pelatih cerdas yang kaya taktik.
Formasi Andalan

Carlo Ancelotti telah mencoba berbagai formasi sepanjang karier melatihnya. Akan tetapi, dia lebih sering menggunakan formasi 4-3-3 menyerang.
Pada periode keduanya menangani Real Madrid, Carlo Ancelotti hampir tidak pernah mengubah formasinya. Beberapa kali dia memang mencoba 4-2-3-1, tapi tidak terlalu sering.
Sementara itu, Pep Guardiola sering mengubah formasinya sesuai dengan lawan yang dihadapi. Hampir semua formasi pernah dicobanya selama menukangi Manchester City.
Akan tetapi, sama seperti Carlo Ancelotti, Pep Guardiola juga identik dengan format 4-3-3. Formasi itu memang sering digunakan di era sepak bola modern.
Pengalaman

Berbicara pengalaman, Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola sama-sama pernah menukangi sejumlah klub besar di Eropa. Tim yang ditangani bahkan merupakan yang terbaik.
Pep Guardiola memulai karier kepelatihannya di Barcelona B hingga akhirnya dipercaya menangani tim utama. Dia kemudian menukangi Bayern Munchen dan sekarang Manchester City.
Carlo Ancelotti yang lebih senior sudah melatih sekitar 10 klub di Eropa. Sebelum Real Madrid, dia sudah malang melintang di kompetisi Eropa lainnya mulai dari Italia, Inggris, Jerman, Prancis hingga Spanyol.
Klub-klub besar seperti Juventus, AC Milan, Chelsea, Paris Saint-Germain sudah pernah dilatihnya. Ancelotti juga pernah menukangi Bayern Munchen.
Pencapaian

Prestasi kedua pelatih juga tidak perlu dilakukan. Mereka sudah memenangi trofi liga-liga terbaik di Eropa hingga kompetisi yang mempertemukan klub di Benua Biru.
Carlo Ancelotti pernah menjuarai Liga Inggris bersama Chelsea, Liga Prancis bersama Paris Saint-Germain, Liga Jerman bersama Bayern Munchen, Liga Italia bersama AC Milan, dan tentunya Liga Spanyol bersama Real Madrid.
Ancelotti juga memenangi 4 trofi Liga Champions bersama dua klub yang bebeda, yakni bersama Real Madrid bersama AC Milan.
Capaian Pep Guardiola juga tidak jauh berbeda, 4 trofi Liga Inggris sudah diraihnya bersama Manchester City dan 3 gelar Liga Spanyol bersama Liga Champions. Dia juga memenangi 3 trofi Liga Jerman bersama Bayern Munchen.
Gelar Champions League juga sudah pernah didapatkan. Akan tetapi, dia baru memenanginya sebanyak 2 kali bersama Barcelona pada edisi 2008/2009 dan 2010/2011.
Head to Head

Namun, jika melihat catatan pertemuan kedua pelatih, Pep Guardiola masih lebih unggul dari Carlo Ancelotti. Keduanya sudah pernah berjumpa sebanyak 8 kali di semua ajang.
Dari 8 pertemuan tersebut, Pep Guardiola menang 5 kali atas Ancelotti. Akan tetapi, kemenangan tersebut lebih sering terjadi ketika Manchester City menghadapi Everton.
Sebaliknya, Ancelotti lebih sering menang ketika mereka bertemu di ajang UCL. Dia menang 3 kali dari 4 pertemuan di semifinal Liga Champions.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Prediksi Real Madrid vs Manchester City 10 Mei 2023
- Head to Head dan Statistik: Real Madrid vs Manchester City
- Madrid vs Man City: Waspada, Kali Ini Lawan Punya Mesin Gol Bernama Erling Haaland
- Karim Benzema vs Man City: 7 Laga, 6 Gol, 1 Penalti Panenka
- Carlo Ancelotti Sudah Persembahkan 10 Gelar Juara untuk Real Madrid
- Hidup Indah ala Eden Hazard: Main Jarang, Final cuma Cadangan, tapi Angkat Piala
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Man City vs Newcastle: Nico OReilly
Liga Inggris 22 Februari 2026, 06:45
-
Hasil Man City vs Newcastle: City Pepet Arsenal Berkat Nico OReilly
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:24
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
LATEST UPDATE
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
-
Man of the Match Nottingham vs Liverpool: Alexis Mac Allister
Liga Inggris 22 Februari 2026, 23:47
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Bali United 23 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 23:35
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




