Curang! PSG Diuntungkan Jelang Lawan Liverpool di Anfield, Jadwal Ligue 1 Diubah!
Dimas Ardi Prasetya | 14 April 2026 20:49
Bola.net - Pertarungan panas tersaji ketika Liverpool dipertemukan dengan PSG di perempat final Liga Champions musim 2025/2026 ini. Duel leg pertama digelar di Parc des Princes pada 9 April, sebelum leg kedua dimainkan di Anfield pada 15 April.
Pertemuan dua raksasa Eropa ini langsung menyita perhatian sejak undian diumumkan. PSG datang dengan kepercayaan diri tinggi usai menyingkirkan Chelsea, sementara Liverpool melangkah ke babak ini setelah mengatasi Galatasaray.
Laga leg pertama menjadi momen penting bagi kedua tim untuk mengamankan posisi. PSG yang bermain di kandang mencoba tampil dominan, sedangkan Liverpool berusaha mencuri hasil positif.
Namun hasil di Paris membuat peta persaingan berubah. PSG kini berada di atas angin, sementara Liverpool harus mengejar ketertinggalan saat tampil di hadapan publik sendiri.
PSG Dominan di Paris, Liverpool Gagal Berkutik

PSG tampil sangat meyakinkan saat menjamu Liverpool di Parc des Princes. Mereka langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal dan membuat tim tamu kesulitan keluar dari tekanan.
Liverpool mencoba memberikan kejutan dengan mengubah formasi dari empat bek menjadi tiga bek. Namun perubahan itu justru membuat permainan mereka tidak berkembang dan kehilangan keseimbangan.
Sepanjang pertandingan, Liverpool bahkan gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran. Hal ini menjadi bukti betapa solidnya pertahanan PSG sekaligus tumpulnya lini depan The Reds.
PSG akhirnya menutup laga dengan kemenangan 2-0 lewat gol Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia. Hasil ini memberi keuntungan besar bagi Les Parisiens jelang leg kedua di Anfield.
Jadwal Diubah, PSG Dapat Napas Panjang

Jelang leg kedua, PSG mendapatkan keuntungan tambahan yang cukup signifikan. Operator Ligue 1, LFP, memutuskan untuk memindahkan jadwal pertandingan domestik mereka melawan RC Lens.
Laga yang semula dijadwalkan pada 11 April tersebut akhirnya diundur ke pertengahan Mei. Keputusan ini membuat PSG memiliki waktu istirahat penuh selama sepekan sebelum bertandang ke Anfield.
Situasi ini jelas kontras dengan Liverpool yang harus tetap bermain di kompetisi domestik. The Reds baru saja menghadapi Fulham pada 11 April, sehingga hanya memiliki waktu pemulihan sekitar dua hari.
Keuntungan waktu istirahat ini berpotensi menjadi faktor krusial. PSG bisa mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari segi fisik maupun taktik, untuk menghadapi tekanan di markas Liverpool.
Lens Murka, Sebut Tak Adil untuk Kompetisi

Keputusan penjadwalan ulang ini langsung mendapat penolakan keras dari pihak Lens. Mereka menilai perubahan tersebut mencederai prinsip keadilan dalam kompetisi domestik.
Manajemen Lens menegaskan bahwa jadwal yang sudah ditetapkan seharusnya dihormati semua pihak. Mereka juga menilai Ligue 1 tidak boleh menjadi sekadar pelengkap demi kepentingan kompetisi Eropa.
Lens bahkan merilis pernyataan resmi panjang yang mengkritik keputusan tersebut. Mereka menyebut adanya kecenderungan bahwa liga domestik mulai diperlakukan sebagai “variabel penyesuaian”.
"Pada tanggal 6 Maret, penjadwalan pertandingan antara Racing Club de Lens dan Paris Saint-Germain telah diselesaikan, menetapkan kerangka kerja yang diharapkan dipatuhi oleh semua pihak. Dengan semangat tanggung jawab dan pengendalian diri, Racing Club de Lens menyatakan niatnya untuk tidak mengubah tanggal ini kepada Paris Saint-Germain sejak permintaan pertama. Berkomitmen pada prinsip stabilitas olahraga, klub juga memilih untuk menahan diri dari komunikasi publik apa pun mengenai masalah ini. Namun, lonjakan pernyataan publik, intervensi, dan berbagai saran baru-baru ini telah membuat kami melanggar sikap menahan diri ini hari ini.”
"Tampaknya bagi kami bahwa sentimen yang mengkhawatirkan mulai muncul: yaitu kejuaraan Prancis secara progresif direduksi menjadi sekadar 'variabel penyesuaian' yang berada di bawah kendali tuntutan Eropa dari beberapa pihak. Ini adalah konsepsi keadilan olahraga yang unik, yang sulit ditemukan di kompetisi kontinental utama lainnya." Mengubah tanggal pertandingan ini sekarang berarti Racing Club de Lens akan kehilangan kompetisi selama 15 hari, hanya untuk kemudian dipaksa menjalani serangkaian pertandingan setiap tiga hari sekali - ritme yang tidak sesuai dengan jadwal yang ditetapkan di awal musim, maupun dengan sumber daya klub yang diharapkan dapat menyerap kendala baru tersebut tanpa konsekuensi.”
"Oleh karena itu, dapat dipahami bahwa anggaran terbesar kesepuluh di kejuaraan ini harus beradaptasi dengan tuntutan klub-klub terkuat, atas nama kepentingan yang jelas-jelas melampaui kerangka domestik - kerangka yang telah dipermudah dalam beberapa musim terakhir (Ligue 1 dikurangi menjadi 18 klub, penghapusan Coupe de la Ligue). Di luar kasus khusus ini, pertanyaan yang lebih penting diajukan: tentang rasa hormat yang harus diberikan kepada kompetisi itu sendiri. Kita harus bertanya-tanya ketika, di tanah airnya sendiri, kejuaraan terkadang tampak terpinggirkan di belakang ambisi lain, betapapun sahnya ambisi tersebut. Racing Club de Lens tetap berkomitmen pada keadilan, kejelasan aturan, dan rasa hormat kepada semua pemangku kepentingan. Ini adalah prinsip-prinsip sederhana untuk sepak bola Prancis yang adil dan dihormati," tulis Lens di laman resminya di X.
LFP Buka Suara, Sebut Demi Kepentingan Prancis

Pihak LFP sendiri akhirnya memberikan penjelasan resmi. Mereka menyebut keputusan tersebut diambil demi kepentingan sepak bola Prancis di level Eropa.
LFP juga mengonfirmasi bahwa bukan hanya PSG yang mendapat penyesuaian jadwal. Pertandingan RC Strasbourg melawan Stade Brestois juga diundur karena keterlibatan Strasbourg di kompetisi Eropa.
Menurut LFP, langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang. Mereka ingin memastikan klub-klub Prancis bisa tampil maksimal di kompetisi kontinental.
"Atas permintaan Paris Saint-Germain dan RC Strasbourg untuk mempersiapkan diri dalam kondisi terbaik untuk perempat final masing-masing, dewan direksi LFP telah dengan suara bulat memutuskan, terlepas dari klub-klub yang bersangkutan, untuk menunda pertandingan," kata LFP, via BBC.
LFP menambahkan bahwa keputusan tersebut sejalan dengan "arah strategis" mereka untuk "memungkinkan Prancis mempertahankan posisi kelima dalam koefisien UEFA".
Klasemen Liga Champions
Baca Juga:
- Nonton Live Streaming Liga Champions: Liverpool vs PSG
- Masih Ada Alasan Bagi Liverpool Untuk Optimis Bisa Comeback Melawan PSG: Halo Barcelona!
- Statistik Menarik Liverpool vs PSG: Berharap Magis Anfield, Mampukah The Reds Balikkan Keadaan?
- Jadwal Perempat Final Liga Champions: Menunggu Comeback-Comeback Ajaib?
- Slot Tak Gentar Hadapi PSG, Singgung Fakta Mainkan 49 Laga Kandang!
- Cara Liverpool Balikkan Agregat vs PSG: Bisa Tiru Chelsea dan Monaco?
- Dominik Szoboszlai Yakin Liverpool Bisa Balikkan Keadaan Lawan PSG
- Virgil van Dijk Minta Liverpool Tampil Istimewa saat Hadapi PSG
- Prediksi Liverpool vs PSG 15 April 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tanpa Takut, Mikel Arteta Siap Bawa Arsenal Kejar Trofi
Liga Inggris 15 April 2026, 00:31
-
Live Streaming Liga Champions: Liverpool vs PSG
Liga Champions 15 April 2026, 00:13
-
Mikel Arteta Minta Arsenal Nikmati Peluang ke Semifinal Liga Champions
Liga Champions 15 April 2026, 00:01
LATEST UPDATE
-
Hasil Liverpool vs PSG: Brace Ousmane Dembele Segel Tiket Semifinal
Liga Inggris 15 April 2026, 04:11
-
Manchester United Ajukan Banding Kartu Merah Lisandro Martinez
Liga Inggris 15 April 2026, 01:31
-
Mikel Arteta Ajak Arsenal Berjuang Total Demi Semifinal Liga Champions
Liga Champions 15 April 2026, 01:01
-
Live Streaming Liga Champions: Atletico Madrid vs Barcelona
Liga Champions 15 April 2026, 00:32
-
Tanpa Takut, Mikel Arteta Siap Bawa Arsenal Kejar Trofi
Liga Inggris 15 April 2026, 00:31
-
Live Streaming Liga Champions: Liverpool vs PSG
Liga Champions 15 April 2026, 00:13
-
Mikel Arteta Minta Arsenal Nikmati Peluang ke Semifinal Liga Champions
Liga Champions 15 April 2026, 00:01
-
Badai Cedera Hantam Arsenal Jelang Leg 2 Liga Champions Lawan Sporting CP
Lain Lain 14 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39
-
Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan Besar Juara Premier League
Editorial 13 April 2026, 22:21
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51







