Demi Trofi Liga Champions, Skuad Liverpool Kerja Keras Bagai Kuda
Richard Andreas | 31 Mei 2019 09:40
Bola.net - - Bos Liverpol, Jurgen Klopp mengaku telah mendorong kemampuan skuadnya habis-habisan di sesi latihan untuk memenuhi standar di final Liga Champions. Minggu (2/6) dini hari WIB nanti, Liverpool bakal bermain melawan Tottenham pada partai puncak kompetisi paling bergengsi di Eropa.
Final ini merupakan kesempatan kedua bagi Liverpool. Musim lalu, mereka berhasil mencapai titik yang sama hanya untuk kalah dari Real Madrid. Kekalahan itu jelas mengecewakan, tetapi skuad Liverpool memetik banyak pelajaran.
Kini, Liverpool tidak mau menyia-nyiakan kesempatan kedua mereka. Tidak banyak tim yang bisa mencapai final Liga Champions dalam dua musim beruntun. Liverpool salah satu tim istimewa itu.
Final ini juga penting untuk Jurgen Klopp yang sedang berusaha meraih trofi pertamanya sejak menangani Liverpool. Sebelumnya, dia gagal membimbing Liverpool menjuarai Liga Europa dan Liga Champions 2017/18, waktunya Klopp menebus kesalahannya.
Sebab itu, jelang laga paling penting tersebut, Klopp tidak main-main. Dia sungguh menggembleng skuadnya dengan latihan keras yang jelas melelahkan. Liverpool harus habis-habisan supaya tidak kecewa lagi.
"Saya harus menendang punggung mereka di sesi latihan, saya harus mendorong mereka, saya harus terus memaksa mereka terjaga," tegas Klopp dikutip dari Sky Sports.
"Saya tidak bisa lebih bangga lagi pada para pemain, tetapi kami belum mencapai momen untuk merasakannya. Momen ini adalah momen ketika kami harus merasakan setiap usaha otot kami dan sangat penting untuk berkata: 'oke, ayolah, kami harus melakukan segalanya karena kami menginginkan itu'."
Perkembangan Liverpool di bawah sentuhan Klopp luar biasa, tetapi dia pun tahu trofi tetap tolok ukur yang sebenarnya. Bagaimana sikap Klopp jika kembali gagal? Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Luar Biasa
Menurut Klopp, keberhasilan Liverpool mencapai final Liga Champions dalam dua musim beruntun merupakan hasil kerja keras para pemain. Mereka semakin dekat dengan trofi yang sudah ditunggu-tunggu, hanya satu langkah terakhir yang perlu mereka tuntaskan.
"Para pemain sungguh melakukan pekerjaan luar biasa, tetapi kami sudah paham bahwa ini adalah soal menjuarai kompetisi, jadi bagi kami, kami ingin menjuarai kompetisi ini dan jika tidak menjadi sedekat mungkin."
"Itulah yang terjadi, terlepas dari juara, hal terbaik yang bisa terjadi - berusaha sedekat mungkin sebab itu membuat banyak hal terjangkau daripada tak terjangkau - itu sangat penting," tutup dia.
Pada final Liga Champions Tottenham vs Liverpool nanti, laga diprediksi bakal berjalan ketat antara dua tim yang sudah saling mengenal. Liverpool boleh lebih optimistis mengingat rekor apik atas Tottenham pada dua pertemuan di Premier League musim ini.
Baca Juga:
- Gentleman! Alisson Tidak Mau Karius Terus Disalahkan Atas Kegagalan Liverpool
- Liverpool Akan Selalu Dikenang Sebagai Perusak Musim Sempurna Barcelona
- Bos Liverpool Konfirmasi Rencana untuk Jurgen Klopp
- Alisson Juga Ikut Kaget Mengetahui Dirinya Dibeli 65 Juta Pounds
- Eks Gunners: Virgil Van Dijk Sekalipun Tak Akan Bisa Bantu Pertahanan Arsenal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
LATEST UPDATE
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37

















