Dibantai Bayern, Bukti Lazio Kalah Kualitas
Aga Deta | 24 Februari 2021 11:14
Bola.net - Lazio harus mengakui keunggulan Bayern Munchen dalam ajang Liga Champions. Pelatih Lazio, Simone Inzaghi mengaku sadar akan perbedaan kekuatan di antara kedua tim.
Lazio menjamu Bayern pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (24/2/2021) dini hari WIB. Bermain di Stadion Olimpico, Biancocelesti justru takluk dengan skor 4-1.
Empat gol kemenangan Bayern dicetak oleh Robert Lewandowski, Jamal Musiala, Leroy Sane, dan bunuh diri Francesco Acerbi. Sementara Lazio hanya bisa membalas melalui Joaquin Correa.
Kalah Kualitas
Inzaghi mengakui tim asuhannya kalah kualitas dari Bayern. Namun ia menilai kekalahan ini bisa dihindari andai para pemainnya tidak tampil gugup.
"Saya sudah mengatakan kepada para pemain bahwa kami harus memainkan gaya permainan sendiri," kata Inzaghi kepada Sky Sport Italia.
"Kami merasakan kesempatan itu terlalu banyak, tapi kami tegang melawan juara dunia. Pada dasarnya kami memberikan tiga dari empat gol untuk mereka."
Layak Dapat Penalti
Inzaghi juga merasa bahwa Lazio pantas mendapat hadiah penalti ketika tertinggal 0-1 setelah Sergej Milinkovic-Savic dilanggar di dalam kotak penalti lawan.
"Jika penalti diberikan 1-1, itu mungkin mengubah permainan, tetapi kami tidak mendapatkannya malam ini. Kami bisa belajar dari pengalaman ini untuk tumbuh dan menjadi lebih kuat di masa depan," lanjut Inzaghi.
"Kami tahu tim seperti apa yang kami hadapi. Saya pikir kami memulai dengan baik sebelum kesalahan untuk gol pembuka, dan seharusnya ada penalti ketika itu masih 1-0."
Leg Kedua
Kekalahan ini hampir menutup peluang Lazio untuk melaju ke babak selanjutnya. Namun, Inzaghi menegaskan timnya akan tampil tanpa beban pada leg kedua nanti.
"Sekarang kami memiliki beberapa pertandingan Serie A. Akan ada waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi Munchen," tambahnya.
"Tapi mudah-mudahan kami bisa bermain dengan lebih sedikit tekanan di bahu kami dan sedikit ketegangan."
Sumber: Football Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Paolo Maldini Mulai Revolusi Timnas Italia, Pep Guardiola jadi Pelatih?
Piala Dunia 14 Juli 2026, 01:47
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








