Final UCL: Respon Berkelas Barella Saat Superkomputer Lebih Unggulkan PSG
Asad Arifin | 31 Mei 2025 17:20
Bola.net - Inter Milan tengah mempersiapkan pertarungan sengit melawan PSG di final Liga Champions, Minggu (1/6/2025) dini hari WIB. Nicolo Barella meyakini timnya memiliki modal penting untuk meraih kemenangan meski dianggap bukan favorit.
Gelandang asal Italia itu menegaskan pengalaman mengalahkan raksasa seperti Barcelona dan Bayern Munich menjadi bukti kualitas Inter. Final yang digelar di Allianz Arena, Munich, menjadi tempat spesial bagi Inter setelah sebelumnya menang atas Bayern di stadion yang sama.
Barella mengaku timnya telah belajar banyak dari kegagalan di Coppa Italia dan persaingan ketat di Serie A. Kini, mereka siap memberikan segalanya untuk mengangkat trofi Liga Champions sebagai penebus kegagalan musim ini.
Meski Opta Supercomputer memprediksi PSG sebagai favorit, Barella sama sekali tidak gentar. Ia yakin pertandingan akan berjalan seimbang dan semua kembali pada performa di lapangan.
Pengalaman Menghadapi Raksasa Eropa
Inter telah membuktikan diri mampu mengalahkan tim-tim top Eropa di sepanjang perjalanan menuju final. Kemenangan atas Bayern Munich di Allianz Arena menjadi kenangan manis yang ingin mereka ulangi.
Barella menekankan pentingnya mempelajari setiap lawan, tapi yang utama adalah menjaga soliditas tim. Inter dikenal sebagai tim yang mampu bertahan di bawah tekanan dan memanfaatkan peluang dengan efisien.
"Ini kenangan indah tentang gol Frattesi, itu adalah penampilan hebat Inter," kenang Barella kepada Sky Sport Italia.
"Sekarang kami butuh yang lain. Kami melalui babak perempat final dan semifinal yang berat, mengalahkan beberapa tim terbaik dunia seperti Bayern Munich dan Barcelona, jadi kami menghormati semua lawan, termasuk PSG," tambahnya.
Inter Belajar dari Kegagalan
Musim ini bisa dibilang pahit bagi Inter setelah gagal di Coppa Italia dan kehilangan gelar Serie A dari Napoli. Namun, Barella melihat kegagalan itu justru menguatkan mental tim.
Gelandang berusia 27 tahun itu meyakinkan bahwa Inter selalu bangkit dari keterpurukan. Final Liga Champions menjadi kesempatan emas untuk menutup musim dengan prestasi gemilang.
"Ini sepak bola, kamu harus bangkit segera setelah terjatuh," tegas Barella.
"Kami selalu melakukannya dalam beberapa tahun terakhir. Kami bisa lebih baik musim ini, tapi sekarang kami akan memasuki pertandingan terpenting musim ini, di kompetisi paling bergengsi di dunia," ujarnya.
Final Liga Champions: Taktik vs Mental
Barella mengakui pentingnya persiapan taktik, tapi menekankan bahwa mental juara lebih menentukan di final. Pengalaman final 2023 melawan Manchester City menjadi pelajaran berharga bagi skuad inti Inter yang masih sama.
Meski PSG diunggulkan, Barella yakin pertandingan akan berjalan seimbang. Yang terpenting adalah bagaimana Inter mampu menunjukkan karakter dan semangat juara di lapangan.
"Banyak dari kami memiliki pengalaman Final, jadi kami menikmati ini sepenuhnya. Kami juga tahu taktik penting sampai tingkat tertentu, tapi yang paling dibutuhkan adalah hati," kata Barella.
"Setiap pertandingan dimulai dengan 50-50, tim harus berbicara di lapangan," pungkasnya menanggapi prediksi Opta Supercomputer.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Tetes Air Mata Lautaro Martinez Sebelum Final Liga Champions, Ada Apa?
Luis Enrique Peringatkan PSG: Awas, Inter Milan Beda dari Tim Eropa Lain!
Benarkah Simone Inzaghi Sudah Setuju Tinggalkan Inter Milan dan Terima Tawaran Al Hilal?
Bagaimana Cara PSG Meredam Inter Milan? Marquinhos Memberi Sedikit Bocoran
Final Liga Champions: Inter Milan Sekarang Lebih Besar dan Lebih Kuat Dibanding Final UCL 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Pilih Inter Milan, Fans Jadi Faktor Penentu
Liga Italia 22 Agustus 2026, 13:24
-
Inter Milan Resmi Rekrut Curtis Jones dari Liverpool
Liga Italia 22 Agustus 2026, 05:09
-
Fabio Capello Sebut Inter Milan Tak Punya Rival di Serie A
Liga Italia 21 Agustus 2026, 21:00
-
5 Pertanyaan Besar untuk Real Madrid
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 13:18
-
Jadwal Serie A Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Italia 21 Agustus 2026, 12:32
LATEST UPDATE
-
Vinicius Junior Bukan Satu-satunya Alasan Xabi Alonso Dipecat Real Madrid
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 10:20
-
Napoli Ingin Gabriel Jesus, tapi Ada Satu Syarat yang Harus Dipenuhi
Liga Italia 26 Agustus 2026, 09:57
-
3 Transfer yang Bisa Dikejar Real Madrid pada Pekan Terakhir
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 09:23
-
Rafael Leao Didekati Klub Premier League, Negosiasi Berlangsung
Liga Italia 26 Agustus 2026, 09:11
-
Chelsea Sepakat Jual Liam Delap ke Nottingham Forest
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 08:26
-
Prediksi Barcelona vs Bilbao 28 Agustus 2026
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 08:22
-
Cristiano Ronaldo Murka Ditarik Keluar, Al Nassr Comeback Dramatis di Markas Al Ettifaq
Asia 26 Agustus 2026, 07:42
-
Prediksi Chelsea vs Luton 28 Agustus 2026
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 07:28
-
Juventus Lepas Fabio Miretti ke Besiktas, Jalan Franck Kessie Terbuka
Liga Italia 26 Agustus 2026, 06:51
-
Tawaran Gaji Fantastis untuk Gabriel Martinelli di Al Hilal, Jauh di Atas Arsenal
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 06:23
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Saat Ladeni Real Sociedad di Santiago Bernabeu
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 05:59
-
Savinho Resmi Gabung Tottenham dari Manchester City
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 05:51
-
Juventus Resmi Datangkan Kamil Grabara dari Wolfsburg
Liga Italia 26 Agustus 2026, 05:37
-
Erling Haaland Kini Berambut Cepak, Ada Makna Besar di Balik Perubahannya
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00

