Gabriel Magalhaes Buka Suara Setelah Gagal Eksekusi Penalti di Final Liga Champions
Aga Deta | 1 Juni 2026 10:18
Bola.net - Gabriel Magalhaes mengungkapkan rasa kecewanya setelah gagal mengeksekusi penalti dalam final Liga Champions melawan PSG. Meski mengaku sangat terpukul, bek Arsenal itu tetap bangga dengan perjalanan timnya sepanjang musim ini.
Arsenal harus menerima kekalahan dramatis dari PSG pada laga puncak yang berlangsung Sabtu. The Gunners sempat unggul sebelum pertandingan berakhir imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu dan dilanjutkan ke adu penalti.
Dalam momen penentuan, Gabriel gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya melambung di atas mistar gawang. Kegagalan tersebut memastikan PSG meraih gelar Liga Champions kedua secara beruntun.
Meski hasil akhir mengecewakan, Arsenal tetap mendapat sambutan hangat dari para pendukungnya. Tim asuhan Mikel Arteta bahkan menggelar parade juara Premier League di London utara sehari setelah final.
Gabriel Sampaikan Pesan untuk Pendukung Arsenal

Menjelang parade juara tersebut, Gabriel menyampaikan pesan melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengaku kecewa dengan hasil final, tetapi tetap menghargai pencapaian yang diraih tim musim ini.
“Ini memang menyakitkan, tetapi saya bangga dengan tim ini dan semua yang telah kami capai bersama sepanjang musim ini,” tulis Gabriel dalam unggahan di Instagram.
“Terima kasih kepada para suporter luar biasa atas dukungan kalian di setiap langkah perjalanan kami. Kalian pantas merayakan perjalanan ini bersama kami dan menikmati parade hari ini! Sampai jumpa musim depan!”
Catatan Penalti yang Tidak Diinginkan

Gabriel menjadi pemain pertama yang menendang penalti melambung di atas mistar dalam adu penalti final Liga Champions sejak Serginho pada 2005. Saat itu, Serginho mengalami nasib serupa ketika AC Milan kalah dari Liverpool.
Sebelum kegagalan Gabriel, Eberechi Eze dan Nuno Mendes juga sempat gagal mengeksekusi penalti. Namun, tendangan Gabriel terjadi dalam situasi wajib gol sehingga langsung menentukan hasil akhir.
Arsenal juga mencatat rekor yang tidak diinginkan dalam final tersebut. Mereka menjadi tim pertama yang dua kali gagal mengeksekusi penalti ke gawang dalam adu penalti final Liga Champions.
PSG Dominan Sepanjang Pertandingan

Data pertandingan menunjukkan PSG tampil lebih dominan dibanding Arsenal selama 120 menit. Arsenal hanya mencatatkan penguasaan bola sebesar 24,7 persen, yang menjadi angka terendah dalam final Liga Champions sejak pencatatan data Opta dimulai pada musim 2003-04.
Satu-satunya tembakan tepat sasaran Arsenal sepanjang pertandingan berasal dari gol Kai Havertz pada menit keenam. PSG melepaskan 21 percobaan tembakan, sedangkan Arsenal hanya mencatatkan tujuh percobaan.
Dominasi PSG juga terlihat dari jumlah umpan yang berhasil diselesaikan. Arsenal hanya mencatatkan 196 umpan sukses berbanding 809 milik PSG, sementara Vitinha seorang diri membukukan 141 umpan sukses, hampir menyamai total 10 pemain lapangan Arsenal yang mencatatkan 148 umpan.
Sumber: FotMob
Klasemen Liga Champions 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Argentina Menjadi Pengingat Bahwa Inggris Belum Banyak Berubah
Piala Dunia 16 Juli 2026, 10:29
-
Jude Bellingham Ribut dengan Pemain-pemain Argentina
Piala Dunia 16 Juli 2026, 09:33
LATEST UPDATE
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
-
Here We Go! Arsenal Keluar Rp867 Milyar untuk Pemain Timnas Yunani Ini
Liga Inggris 17 Juli 2026, 07:00
-
Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
Liga Italia 17 Juli 2026, 05:21
-
MU Gigit Jari, Sang Gelandang Incaran Pilih Gabung Klub EPL Lain
Liga Inggris 17 Juli 2026, 05:02
-
Jadwal Lengkap Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 19:15
-
Resmi Gabung Millwall, Elkan Baggott Bidik Promosi ke Premier League
Liga Inggris 16 Juli 2026, 18:12
-
Argentina Terancam Sanksi FIFA usai Bentangkan Spanduk Malvinas
Piala Dunia 16 Juli 2026, 15:23
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











