Gattuso Sumbang Pendapat Soal Kekalahan Juventus
Editor Bolanet | 22 Februari 2019 05:32
Bola.net - - Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso, turut menyumbangkan komentar soal laga leg pertama 16 besar Liga Champions antara Juventus melawan Atletico Madrid. Menurutnya, tim asuhan Massimiliano Allegri tersebut 'dipaksa' bermain buruk oleh Los Rojiblancos.
Pertandingan yang mempertemukan dua klub raksasa Eropa tersebut berakhir dengan kedudukan 2-0 untuk kemenangan Atletico Madrid. Dua gol tersebut lahir dari dua beknya, Jose Gimenez dan Diego Godin, di masa-masa akhir permainan.
Hasil tersebut membuat impian Juventus untuk meraih gelar Liga Champions di musim ini semakin menipis. Walaupun begitu, mereka masih memiliki peluang untuk bertahan andai mampu mengalahkan Atletico dengan margin minimal tiga gol di leg kedua nanti.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Juventus 'Dipaksa' Bermain Buruk
Dalam konferensi pers jelang laga melawan Empoli di ajang Serie A hari Sabtu (23/2) besok, Gattuso juga mendapatkan pertanyaan seputar performa Juventus. Menurutnya, Bianconeri kalah karena 'dipaksa' bermain buruk oleh Antoine Griezmann dkk.
"Apakah tim [Juventus] lebih banyak berlari ketimbang di Italia? Kecil pengaruhnya. Bagi saya, Juve berlari lebih sering ketimbang Atletico dalam laga kemarin," tutur Gattuso seperti yang dikutip dari Football Italia.
"Tapi [Diego] Simene membuat anda bermain dengan buruk, meski pujian yang pantas ia dapatkan jauh lebih besar ketimbang itu. Dia memiliki tim yang tak akan pernah kebobolan dan bisa bermain dngan baik dengan bola," lanjutnya.
Komentar Soal Gestur Simeone
Dalam pertandingan itu juga, Diego Simeone selaku pelatih Atletico Madrid melakukan selebrasi yang terlihat kurang menyenangkan. Namun Gattuso sendiri enggan berkomentar lebih banyak soal gestur buruk dari pelatih asal Argentina tersebut.
"Gesturnya? Itu tidak baik, tapi saya tak ingin berkomentar soal itu. Saya adalah orang terakhir yang boleh memberikan penilaian. Saya adalah orang yang temperamen seperti dirinya," tambahnya.
Selain itu juga, pelatih berumur 41 tahun tersebut juga berbicara mengenai serangkaian kritikan yang ia tuai pada setengah awal musim kemarin. Ia mengaku bahwa dirinya tak pernah menanggapi komentar pedas dari publik dan memilih fokus pada tugasnya.
"Semuanya berjalan dengan baik pada satu masa, tapi saat saya dikritik secara keras, saya berusaha untuk membaca hanya sedikit saja dan melakukan tugas saya. Bahkan nama besar seperti [Jose] Mourinho, [Carlo] Anceloti, dan Allegri sedang diserang," tandasnya.
Saksikan Juga Video Ini
Berita video tentang Time Out yang membahas tentang para pemain sayap dengan nilai pasar tertinggi di dunia, termasuk Lionel Messi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ruben Amorim ke Milan Bisa Bikin Man United Lebih Hemat, Kok Bisa?
Liga Inggris 15 Juni 2026, 13:44
-
AC Milan Selangkah Lebih Dekat Pekerjakan Mantan Pelatih MU Ini
Liga Italia 13 Juni 2026, 14:34
-
Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
Liga Italia 11 Juni 2026, 15:59
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador vs Curacao
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:14
-
Klasemen F Piala Dunia 2026: Belanda Naik ke Puncak Usai Hancurkan Swedia
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:03
-
Arda Guler Akui Malu Usai Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:01
-
Martin Zubimendi Bela Lini Tengah Spanyol Usai Dikritik Main Lambat
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:31
-
Man of the Match Belanda vs Swedia: Cody Gakpo
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:10
-
Kabar Baik untuk Brasil, Cedera Raphinha Diprediksi Tidak Serius
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:01
-
Zlatan Ibrahimovic Yakin Amerika Serikat Mampu Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 00:31
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Jerman vs Pantai Gading
Piala Dunia 21 Juni 2026, 00:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










