Guardiola Ingatkan Barcelona, Obsesi Liga Champions Bisa Jadi Ancaman

Gia Yuda Pradana | 7 Juni 2026 05:00
Guardiola Ingatkan Barcelona, Obsesi Liga Champions Bisa Jadi Ancaman
Pelatih Barcelona Hansi Flick (kiri), Jules Kounde, dan Lamine Yamal pada laga leg pertama perempat final Liga Champions antara Barcelona vs Atletico Madrid, 8 April 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Bola.net - Barcelona kembali menatap Liga Champions sebagai target utama setelah menunjukkan perkembangan signifikan di bawah arahan Hansi Flick. Namun, Josep Guardiola mengingatkan bahwa terlalu fokus mengejar trofi Eropa dapat membawa risiko besar bagi sebuah proyek jangka panjang.

Mantan pelatih Barcelona itu menilai ukuran keberhasilan sebuah musim tidak semata-mata ditentukan oleh hasil di Liga Champions. Menurutnya, konsistensi di kompetisi domestik tetap menjadi fondasi utama bagi sebuah tim elite.

Advertisement

Peringatan Guardiola muncul ketika Barcelona mulai kembali masuk dalam daftar kandidat kuat juara Eropa. Tim asal Catalunya tersebut juga terus dikaitkan dengan sejumlah nama besar pada bursa transfer musim panas.

1 dari 3 halaman

Guardiola Nilai Liga Champions Bisa Menghancurkan Proyek

Guardiola Nilai Liga Champions Bisa Menghancurkan Proyek

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, melambaikan tangan kepada para suporter setelah pertandingan melawan Aston Villa di Premier League, Minggu (24/5/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Guardiola memahami besarnya tekanan yang mengiringi perjalanan Barcelona di Liga Champions. Ia pernah membawa Manchester City meraih gelar perdana kompetisi tersebut setelah bertahun-tahun menghadapi ekspektasi tinggi.

“Liga Champions menghancurkan proyek, saya berharap itu tidak terjadi di Barcelona,” kata Guardiola. Ia juga menegaskan bahwa kegagalan menjuarai kompetisi itu tidak otomatis membuat semua pekerjaan yang telah dibangun menjadi buruk.

Pelatih asal Catalunya tersebut menilai La Liga merupakan indikator paling jelas untuk mengukur konsistensi sebuah tim. Faktor kebugaran pemain, cedera, hingga keputusan wasit juga memiliki pengaruh besar dalam perjalanan di kompetisi Eropa.

“Yang penting adalah keseharian berjalan baik dan tim terus berkembang,” ujar Guardiola. Ia menambahkan bahwa kualitas sebuah musim tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan mencapai final atau mengangkat trofi Liga Champions.

2 dari 3 halaman

Hansi Flick Hadapi Tekanan Besar di Barcelona

Hansi Flick Hadapi Tekanan Besar di Barcelona

Pelatih Barcelona Hansi Flick mengangkat trofinya ke udara saat merayakan kemenangan 2-0 atas Real Madrid yang memastikan gelar juara La Liga/Liga Spanyol dengan tiga laga tersisa, 10 Mei 2026 (c) AP Photo/Joan Mateu Parra

Peringatan Guardiola memiliki dasar kuat jika melihat pengalaman Barcelona dalam satu dekade terakhir. Klub itu beberapa kali gagal di fase gugur Liga Champions meski tampil dominan di kompetisi domestik.

Ernesto Valverde pernah mempersembahkan dua gelar La Liga yang impresif pada periode 2017 hingga 2019. Namun, dua kegagalan menyakitkan di Liga Champions berujung pada berakhirnya masa kerjanya lebih cepat.

Kini, Hansi Flick berada dalam posisi yang berbeda karena berhasil membuat Barcelona kembali kompetitif di level Eropa. Guardiola bahkan mengaku terkesan dengan perkembangan permainan yang ditampilkan tim tersebut.

“Mereka menjalani dua tahun yang luar biasa,” kata Guardiola. Ia juga mengaku sangat menyukai cara bermain yang diterapkan Flick bersama Barcelona.

3 dari 3 halaman

Bernardo Silva dan Julian Alvarez Masuk Radar Barcelona

Bernardo Silva dan Julian Alvarez Masuk Radar Barcelona

Selebrasi penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez usai mencetak gol ke gawang Arsenal di leg pertama semifinal Liga Champions, 30 April 2026. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Selain membahas target Liga Champions, Guardiola turut memberikan pandangannya mengenai dua mantan anak asuhnya. Bernardo Silva dan Julian Alvarez terus dikaitkan dengan kemungkinan bergabung ke Barcelona.

Guardiola menilai Bernardo memiliki kemampuan beradaptasi di tim mana pun. Ia juga memberikan penilaian positif terhadap Alvarez yang dinilai memiliki kualitas tinggi.

Jika kedua pemain itu benar-benar bergabung, kekuatan Barcelona diperkirakan akan semakin meningkat menjelang musim 2026-2027. Namun, tantangan terbesar tetap sama, yakni menjaga keseimbangan antara ambisi menjuarai Liga Champions dan keberlanjutan proyek yang sedang dibangun.

Sumber: Sports Illustrated

LATEST UPDATE