Harapan Baru Buat Inter Milan, Antonio Conte: Kami Masih Hidup Loh!
Yaumil Azis | 2 Desember 2020 07:23
Bola.net - Inter Milan mendapatkan nafas segar di Liga Champions. Kemenangan atas Borussia Monchengladbach dalam laga lanjutan Grup B yang digelar pada Rabu (2/12/2020) membuat mereka punya peluang untuk lolos ke babak 16 besar.
Klub berjuluk Nerazzurri tersebut berhasil membawa pulang kemenangan dengan skor tipis 3-2. Dua dari tiga gol dicetak Romelu Lukaku, sementara sisanya dikantongi mantan bek Manchester United, Mattia Darmian.
Pertandingan tersebut berlangsung cukup menegangkan, terutama untuk Inter Milan. Dua gol Alassane Plea membuat selisih skor jadi sangat dekat. Dan bahkan, pada menit ke-84, Plea berhasil menciptakan gol ketiganya.
Sayangnya gol tersebut dianulir oleh wasit yang menyaksikan tayangan ulang melalui VAR di pinggir lapangan. Kedudukan 3-2 bertahan sampai wasit meniupkan peluit panjang dan Nerazzurri keluar sebagai pemenang.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Inter Milan Masih Hidup
Kemenangan ini tidak membuat Inter beranjak dari dasar klasemen Grup B dengan koleksi lima poin. Namun, mereka masih punya harapan karena Shakhtar Donetsk dan Real Madrid sama-sama memperoleh tujuh angka.
Tentu, Inter wajib meraih kemenangan pada laga berikutnya melawan Shakhtar di pekan depan kalau ingin lolos. Sembari berharap Real Madrid ditumbangkan Monchengladbach yang sekarang menempati peringkat teratas Grup B.
Sebelum ini, harapan Inter benar-benar nyaris pupus. Jadi wajar kalau kemenangan atas Monchengladbach memberikan harapan buat Inter Milan. Antonio Conte selaku pelatih pun kembali optimis dengan kans timnya.
"Kami mengalahkan pimpinan gurp dan masih hidup. Saya berterima kasih kepada pemain, mereka memiliki semangat yang tinggi. Saat mereka punya hasrat untuk membantu satu sama lain dan saling membantu, kami bisa membuat masalah untuk lawan," kata Conte kepada Sky Sport Italia.
Tidak Memakai Metode 'Hairdryer'
Conte dikenal sebagai galak. Namun di ruang ganti, metode 'hairdryer' tidak menjadi senjata utamanya untuk membuat para pemain tampil lebih baik.
"Kebobolan gol penyama kedudukan di akhir babak pertama bisa membunuh kami. Kami menganalisa situasinya selama masa jeda, karena kami membuat beberapa kesalahan jelang turun minum," tambahnya.
"Namun anak-anak ini membutuhkan dukungan dari saya pada saat itu. Saya memberitahu mereka bahwa kami harus terus berjalan dan menemukan kembali kualitas yang kami tunjukkan di awal pertandingan, dan itu akan membuat kami menang."
"Saya bersyukur karena terbukti benar, sebab saat seorang pelatih berbicara dan hal seperti itu tidak terjadi, bisa jadi pemain kehilangan rasa percayanya!" pungkasnya.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Man of the Match Borussia Monchengladbach vs Inter Milan: Romelu Lukaku
- Hasil Pertandingan Borussia Monchengladbach vs Inter Milan: Skor 2-3
- 5 Alasan Borussia Monchengladbach Mampu Kalahkan Inter Milan
- 5 Pemain Borussia Monchengladbach yang Perlu Diwaspadai Inter Milan
- Christian Eriksen Bakal Dijual, Manchester United Siaga Satu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Como vs Inter, Coppa Italia 4 Maret 2026
Liga Italia 3 Maret 2026, 23:30
-
Jadwal Semifinal Coppa Italia Pekan Ini Live di ANTV, 4-5 Maret 2026
Liga Italia 3 Maret 2026, 20:26
-
Como vs Inter: Fabregas Belajar Bodo/Glimt untuk Taklukkan Nerazzurri
Liga Italia 3 Maret 2026, 11:06
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 07:51
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37















