Henry: Final 2006 Momen Terpahit Sepanjang Karir

Editor Bolanet | 29 Maret 2010 16:35
Henry: Final 2006 Momen Terpahit Sepanjang Karir
Thierry Henry (c) AP
- Pada konferensi pers hari kemarin Striker , Thierry Henry menuturkan dan berbagi cerita persiapannya menyambut laga melawan bekas klubnya di Liga Champions hari Rabu (29/03) nanti.

Striker yang sempat didapuk sebagai Raja London oleh klub yang berbasis di London Barat tersebut menyebut momen terburuknya sebagai pesepak bola adalah saat ia gagal mengantar jawara Liga Champions tahun 2006 saat mereka takluk dari klubnya saat ini, El Barca.

Pada malam di mana ia menjadi kapten The Gunners ia dipaksa menelan kekecewaan mendalam tak bisa berbuat banyak saat menyaksikan klub yang begitu ia cintai gagal meraih trofi yang sudah di depan mata. Bahkan hingga hari ini ia masih kerap menyesali malam yang menyedihkan itu.

Dia mengatakan kepada wartawan, "Saya menghabiskan delapan tahun bersama , dan saya tahu saya mungkin harus kembali suatu hari nanti. Sungguh aneh, tapi saya akan memberikan yang terbaik seperti yang selalu saya lakukan."

"Setiap momen yang saya habiskan di London adalah masa-masa indah, dengan pengecualian kekalahan di final Liga Champions di Paris. Itu adalah momen yang paling sulit dalam karir saya."

Pemain yang saat ini telah berusia 32 tahun tersebut mengawali karirnya di , kemudian berlaga di Seri A bersama Juventus, sebelum akhirnya berlabuh ke , ia pun mengaku timnya bakal mewaspadai .

"Jika Anda berbicara tentang , Anda harus membicarakan . Saya pernah bermain dengannya dan saya tahu apa yang dapat dilakukannya. Dia sangat cerdas dan telah menghabiskan banyak tahun bermain secara teratur."

"Saya tidak akan mengatakan bahwa akan ada pihak yang lebih favorit untuk pertandingan ini, saya percaya ini akan menjadi partai yang sangat sulit untuk kedua klub," tutup pemain yang selalu mengenakan kostum bernomor 14 ini.  (goal/bola/lex)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE