Hobi Gianluigi Donnarumma Menyakiti Publik Inggris
Asad Arifin | 12 Maret 2025 10:36
Bola.net - Gianluigi Donnarumma sepertinya memiliki peruntungan bagus di tanah Inggris pada momen adu penalti. Sebab, kiper PSG itu tercatat dua kali menang di Inggris pada babak adu penalti. Pada level klub dan tim nasional.
Donnarumma tampil melawan pada leg kedua babak 16 Besar Liga Champions, Rabu (12/3) dini hari WIB, saat PSG tandang ke markas Liverpool. Pada duel di Anfield itu, PSG menang lewat babak adu penalti usai imbang 1-1 secara agregat.
Pada babak adu penalti, PSG menang dengan skor 4-1. Semua penendang PSG mampu bikin gol. Sedangkan, dari kubu Liverpool, ada Curtis Jones dan Darwin Nunez yang gagal pada babak adu penalti.
Kegagalan Nunez dan Jones bukan karena sepakan mereka melebar atau terlalu tinggi. Namun, sepakan mereka digagalkan oleh Donnarumma. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Performa Paripurna Donnarumma

Donnarumma memang layak dapat pujian atas performa apiknya. Kiper 26 tahun itu bikin beberapa penyelamatan pada waktu normal dan extra time. Dia memastikan gawang PSG tidak kebobolan.
Pada babak kedua, ada situasi yang bisa saja membuat gawang PSG bobol. Luis Diaz punya peluang bagus dari sundulannya. Namun, Donnarumma mampu menjangkau bola dan menunjukkan reflek yang luar biasa.
Babak adu penalti jadi puncak dari aksi impresif Donnarumma. Mantan kiper AC Milan itu mampu menebak arah dan menggagalkan eksekusi dua pemain Liverpool yakni Darwin Nunez dan Curtis Jones.
Namun, sukses PSG mencatat nirbobol pada duel lawan Liverpool bukan hanya soal Donnarumma. Pemain-pemain bertahan Liverpool lain juga menunjukkan aksi yang gemilang.
Donnarumma Ulang Performa Apik di Final Euro 2020

Bagi publik Inggris, mungkin sebagian fans Liverpool, Donnarumma adalah pemain yang menyebalkan. Sebab, di final Euro 2020 lalu, Donnarumma jadi biang kerok gagalnya Inggris jadi juara Euro 2020 di kandang sendiri.
Final Euro 2020 dimainkan di Wembley, tuan rumah Inggris berjumpa Italia. Laga berjalan ketat, imbang 1-1, dan juara harus ditentukan lewat babak adu penalti.
Italia menang 3-2 pada babak adu penalti. Donnarumma jadi pahlawan bagi Italia karena ada Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka yang gagal penalti. Kiper 26 tahun itu membuat Inggris menangis di kandangnya sendiri.
Bagan Fase Gugur Liga Champions 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Kaleng-Kaleng, Arsenal Incar Mesin Gol PSG untuk Musim Depan
Liga Inggris 27 Maret 2026, 18:04
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
Real Madrid vs Bayern Munchen, Antonio Rudiger Ungkap Ancaman Harry Kane
Liga Champions 27 Maret 2026, 15:28
-
Francisco Conceicao Buka Suara Soal Isu Transfer ke Liverpool
Liga Italia 27 Maret 2026, 15:13
LATEST UPDATE
-
8 Minggu Menakutkan Bagi Thomas Tuchel dan Timnas Inggris, Kenapa?
Piala Dunia 1 April 2026, 13:44
-
Man of the Match Argentina vs Zambia: Thiago Almada
Piala Dunia 1 April 2026, 12:52
-
Ambisi Besar! Kiper Muda MU Ini Siap Tantang Senne Lammens Jadi No.1
Liga Inggris 1 April 2026, 12:49
-
Seriusan? Agen Coba Bawa Berlian Arsenal ini ke Manchester United
Liga Inggris 1 April 2026, 12:30
-
Leonardo Spinazzola Menangis Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 April 2026, 12:14
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45











