Inter Milan dan Tren Mengecewakan di Laga-laga Besar
Gia Yuda Pradana | 28 November 2025 00:23
Bola.net - Inter Milan kembali menelan hasil mengecewakan setelah takluk 1-2 dari Atletico Madrid pada laga Liga Champions di Metropolitano. Kekalahan ini memutus rangkaian empat kemenangan beruntun Nerazzurri di kompetisi tersebut, sekaligus memperpanjang tren buruk mereka saat menghadapi lawan-lawan kuat musim ini.
Laga yang berlangsung intens itu menjadi ujian besar bagi tim asuhan Cristian Chivu. Mereka datang ke Madrid dengan ambisi bangkit usai kekalahan 0-1 dari AC Milan di Serie A. Kemenangan seharusnya dapat membawa Inter selangkah lebih dekat menuju tiket otomatis ke babak 16 besar, tetapi hasil di lapangan berkata lain.
Atletico Madrid tampil lebih efektif dalam memanfaatkan momentum. Tim besutan Diego Simeone berhasil meredam tekanan Nerazzurri, lalu memastikan kemenangan tipis yang semakin menegaskan kesulitan Inter dalam menuntaskan performa apik menjadi tiga poin di pertandingan besar.
Tren Buruk Inter Milan Terulang

Menurut laporan Tuttosport, kemenangan tipis Atletico Madrid ini kembali menegaskan “tren mengecewakan Inter dalam laga-laga besar.” Itu menggambarkan kondisi faktual bahwa performa Nerazzurri di laga krusial belum mampu bertransformasi menjadi hasil positif meski mereka kerap tampil dominan dalam permainan.
Kekalahan di Madrid menjadi yang pertama bagi Inter di Liga Champions pada era kepelatihan Cristian Chivu. Meskipun begitu, hasil ini sekaligus menambah daftar kekalahan mereka pada musim ini. Sebelumnya, Nerazzurri juga tumbang dari AC Milan, Juventus, Napoli, dan Udinese. Situasi tersebut membuat Inter telah mengoleksi lima kekalahan di semua kompetisi, sebuah angka yang cukup menggambarkan ketidakkonsistenan mereka ketika dihadapkan pada lawan-lawan selevel.
Secara permainan, Inter sebenarnya menunjukkan niat menyerang dan mampu menghasilkan sejumlah peluang. Akan tetapi, penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat segala upaya mereka mentah di hadapan pertahanan kokoh Atletico. Blok pertahanan Los Colchoneros tampil disiplin, menjaga struktur, dan menghalau berbagai ancaman yang dilancarkan pemain-pemain Inter.
Di sisi lain, Atletico menunjukkan efektivitas yang lebih baik. Mereka tidak selalu menguasai bola, tetapi mampu memaksimalkan peluang yang datang. Cara bermain yang pragmatis namun terorganisasi itu kembali menjadi pembeda, terutama ketika mereka berhadapan dengan lawan yang kesulitan memaksimalkan dominasi.
Inter Milan Masih Sulit Mengkonversi Performa Menjanjikan jadi Kemenangan

Inter datang dengan modal empat kemenangan beruntun di Liga Champions, sebuah catatan yang mestinya menjadi bekal positif. Namun, ketajaman mereka memudar ketika bertemu pertahanan yang tersusun rapi. Situasi ini kembali memperkuat kesimpulan bahwa Inter masih kesulitan mengkonversi performa menjanjikan menjadi kemenangan atas tim-tim top.
Jika tidak segera dibenahi, tren negatif ini dapat berpengaruh pada perjalanan Inter di kompetisi Eropa maupun domestik. Laga melawan Atletico menjadi pengingat bahwa dominasi permainan tidak selalu berbanding lurus dengan hasil akhir. Efektivitas, disiplin, dan ketenangan dalam pemanfaatan peluang menjadi aspek yang perlu mereka tingkatkan apabila ingin bersaing di tingkat tertinggi.
Sumber: Tuttosport, Sempre Inter
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Transformasi Trent Alexander-Arnold: Bagaimana Real Madrid Mulai Menemukan Versi Terbaiknya
Mengapa Crystal Palace vs Man United Punya Jadwal Kick-off Tak Biasa? Fakta, Alasan, dan Dampaknya
Chelsea vs Arsenal: 4 Pertanyaan Penting yang Harus Dicari Jawabannya oleh Maresca
AC Milan Bidik Peluang Baru: Romano Ungkap Potensi Transfer Striker Borussia Dortmund
AFC Setujui dengan Syarat: Laga AC Milan vs Como di Australia Semakin Dekat ke Kenyataan
Kenan Yildiz Jadi Katalis Penting, tapi Kemenangan Juventus Tak Ditentukan Seorang Diri
Mental Naik, Performa Terangkat: Juventus Mulai Menemukan Ritmenya
Juventus Tanpa Vlahovic di Laga Kontra Bodo/Glimt: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
This is Arsenal: Pemuncak Klasemen Premier League dan Liga Champions
Bedah Keterpurukan Liverpool: Taktik Slot Terbaca, Mohamed Salah dan Virgil van Dijk Habis?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




