Inter Milan 'Sudah Jatuh Tertimpa Tangga' di Markas Bodo/Glimt: Sudah Kalah, Lautaro Martinez Cedera Pula
Ari Prayoga | 19 Februari 2026 09:59
Bola.net - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengonfirmasi kabar kurang menggembirakan seusai kekalahan timnya dari Bodo/Glimt pada leg pertama play-off Liga Champions. Sang kapten, Lautaro Martínez, disebut mengalami cedera yang cukup serius.
Inter yang datang ke Aspmyra Stadion dengan modal enam kemenangan beruntun di semua kompetisi, justru harus pulang dengan kekalahan 1-3. Hasil tersebut membuat Nerazzurri berada dalam posisi sulit jelang leg kedua di San Siro pekan depan.
Setelah babak pertama berjalan relatif seimbang, petaka bagi Inter datang tak lama selepas jeda. Dalam rentang waktu singkat, Bodo/Glimt mencetak dua gol yang mengubah jalannya pertandingan. Skema transisi cepat dan eksploitasi ruang di sisi pertahanan Inter membuat lini belakang tim tamu kewalahan.
Lautaro Terancam Absen Panjang

Lautaro terpaksa meninggalkan lapangan pada pertengahan babak kedua setelah mengalami masalah fisik. Ia kemudian digantikan oleh Marcus Thuram. Usai pertandingan, Chivu tak menutupi kekhawatirannya.
“Kami kehilangan Lautaro. Dia mengalami cedera,” ujar Chivu. “Ada beberapa pemain lain yang juga bermasalah dan akan kami evaluasi besok. Namun untuk Lautaro, cederanya cukup serius.”
Pernyataan tersebut langsung memicu kekhawatiran di kalangan pendukung Inter. Dengan jadwal padat di depan mata, absennya striker asal Argentina itu jelas menjadi pukulan besar.
Lautaro hampir dipastikan tidak akan tampil dalam laga Serie A melawan Lecce dalam beberapa hari ke depan, dan statusnya untuk leg kedua kontra Bodo/Glimt pun masih tanda tanya besar.
Masih Ada Harapan di San Siro

Meski tertinggal agregat, Chivu tetap optimistis Inter mampu membalikkan keadaan. Ia menegaskan bahwa peluang lolos ke babak berikutnya masih terbuka lebar.
“Kami harus melihat kondisi tim terlebih dahulu. Tiga hari lagi kami menghadapi Lecce, lalu kami akan punya waktu untuk fokus ke leg kedua. Semuanya masih terbuka,” tegas pelatih berusia 45 tahun itu.
Dengan dukungan publik San Siro dan motivasi untuk bangkit, Inter dituntut tampil lebih disiplin, terutama dalam menjaga keseimbangan saat transisi. Namun satu pertanyaan besar tetap menggantung: mampukah Nerazzurri melakukan comeback tanpa sang kapten, Lautaro Martinez?
Jawabannya akan ditentukan dalam 90 menit krusial di Milan pekan depan.
Bagan Fase Gugur Liga Champions 2025/2026
Jangan Lewatkan!
Inter Milan Kesulitan Main di Lapangan Rumput Sintetis, tapi Bukan Jadi Alasan Kalah di Kandang Bodo/Glimt
Alasan Inter Milan yang Puncaki Serie A Bisa Kalah di Markas Bodo/Glimt: Main Setengah Hati hingga Lautaro Martinez Cedera
Rekap Hasil Liga Champions Tadi Malam: Inter Terjungkal, Atletico Madrid Tertahan, Newcastle Pesta Gol
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Harga Mahal Strategi Ultradefensif Arteta di Final Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 06:21
-
Wasit Menghukum Arsenal di Final Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 06:02
-
Memuji Sikap Marquinhos
Liga Champions 31 Mei 2026, 05:56
LATEST UPDATE
-
Harga Mahal Strategi Ultradefensif Arteta di Final Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 06:21
-
Wasit Menghukum Arsenal di Final Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 06:02
-
Memuji Sikap Marquinhos
Liga Champions 31 Mei 2026, 05:56
-
Jumlah Trofi Liga Champions: PSG Punya 2, Kylian Mbappe Masih 0!
Liga Champions 31 Mei 2026, 03:39
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04











