Jangan Ragukan Raphinha, Siap Mati dan Berjuang untuk Barcelona!

Aga Deta | 22 Januari 2025 10:15
Jangan Ragukan Raphinha, Siap Mati dan Berjuang untuk Barcelona!
Raphinha melalukan selebrasi dalam laga Liga Champions antara Benfica vs Barcelona, Rabu (22/1/2025) dini hari WIB. (c) AP Photo/Armando Franca

Bola.net - Raphinha menjadi pahlawan dalam kemenangan dramatis Barcelona 5-4 atas Benfica di Liga Champions. Pemain asal Brasil itu menegaskan bahwa ia selalu siap berjuang mati-matian untuk klubnya.

Pertandingan di Estadio da Luz awalnya tampak akan menjadi mimpi buruk bagi Barcelona, Rabu (22/1/2025) dini hari WIB. Mereka kebobolan gol pertama hanya dalam dua menit pertandingan berjalan. Bahkan, tim sempat tertinggal dengan margin dua gol lebih dari satu kali.

Advertisement

Namun, Barcelona menunjukkan semangat juang yang luar biasa untuk bangkit. Robert Lewandowski mencetak dua gol lewat eksekusi penalti yang tenang. Sundulan akurat dari Eric Garcia juga membantu memperkecil ketertinggalan.

Momen penentu terjadi di masa injury time ketika Raphinha mencetak gol dengan penyelesaian apik. Gol tersebut memastikan kemenangan dramatis dan menjadi comeback luar biasa bagi Barcelona.

1 dari 4 halaman

Pertandingan Tidak Mudah

Pertandingan Tidak Mudah

Selebrasi Raphinha dkk. dalam laga Liga Champions antara Benfica vs Barcelona, Rabu (22/1/2025). (c) AP Photo/Armando Franca

Berbicara kepada Movistar setelah pertandingan, Raphinha mengakui betapa sulitnya bermain di kandang Benfica.

"Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit," kata Raphinha.

"Mereka memiliki pemain-pemain dengan kualitas tertinggi. Namun, kami tidak menyerah saat tertinggal 3-1. Kami tetap fokus untuk membalikkan keadaan."

2 dari 4 halaman

Keributan Usai Laga

Keributan Usai Laga

Pemain Barcelona merayakan kemenangan atas Benfica dalam ajang Liga Champions, Rabu (22/1/2025) dini hari WIB. (c) AP Photo/Armando Franca

Namun, pertandingan ini tidak hanya tentang aksi di lapangan. Setelah peluit akhir, terjadi keributan di lorong pemain yang melibatkan polisi.

"Saat saya meninggalkan lapangan, ada orang-orang yang menghina saya. Saya membalas hinaan itu, saya tahu seharusnya tidak melakukannya. Semua orang terpancing emosi, termasuk pemain Benfica... Mereka lebih memilih menghina saya, dan saya adalah orang yang tidak akan diam saja," ujar pemain nomor 11 tersebut

"Saya menghormati mereka jika mereka menghormati saya, tetapi saya tidak akan tinggal diam jika mereka menghina saya. Hal seperti ini normal setelah pertandingan berakhir seperti ini."

3 dari 4 halaman

Siap Mati untuk Barcelona

Siap Mati untuk Barcelona

Pau Cubarsi berduel dengan Vangelis Pavlidis dalam laga Liga Champions antara Benfica vs Barcelona, Rabu (22/1/2025) dini hari WIB. (c) AP Photo/Armando Franca

Saat ditanya apakah ini adalah momen terbaik dalam kariernya, Raphinha setuju tanpa ragu. Namun, pernyataannya yang paling menggugah hati para penggemar adalah komitmennya kepada klub.

"Saya siap mati dan Berjuang untuk Barcelona," tegasnya.

"Jika Anda bermain untuk Barca dan tidak bercita-cita untuk memenangkan setiap pertandingan dan gelar, berarti Anda berada di klub dan tempat yang salah," tambahnya.

Sumber: Forbes