Jelang Juventus vs Galatasaray, Di Gregorio Dapat Ancaman Serius Dari Juventini
Dimas Ardi Prasetya | 25 Februari 2026 14:56
Bola.net - Juventus sedang berada dalam periode yang jauh dari kata ideal. Rentetan hasil negatif membuat tekanan terhadap skuad Bianconeri kian memuncak dalam beberapa pekan terakhir.
Sepanjang Februari, Si Nyonya Tua berkali-kali tersungkur di berbagai ajang. Kekalahan demi kekalahan itu bukan hanya mengguncang posisi tim, tetapi juga memicu kemarahan besar dari para pendukungnya.
Tersingkir 3-0 dari Atalanta di Coppa Italia menjadi pukulan awal yang menyakitkan. Setelah itu, mereka tumbang 3-2 dari Inter dalam Derby d’Italia yang kontroversial.
Belum berhenti di situ, Juventus dihajar 5-2 oleh Galatasaray di Liga Champions dan takluk 2-0 dari Como di Serie A. Situasi ini membuat atmosfer di sekitar klub semakin panas dan penuh tekanan jelang duel lawan Gala di leg kedua playoff UCL di Allianz Stadium, Kamis (26/02/2026).
Sorotan Tajam ke Bawah Mistar

Di tengah badai hasil buruk tersebut, nama Michele Di Gregorio ikut terseret dalam pusaran kritik. Penampilannya di bawah mistar gawang dinilai belum mampu memberikan rasa aman bagi lini belakang Juventus.
Dalam beberapa pertandingan musim ini, Juventus kebobolan gol-gol yang dianggap seharusnya bisa dicegah. Momen-momen itu terjadi saat menghadapi Inter, Borussia Dortmund, Sporting CP, Fiorentina, Lazio, Galatasaray, hingga Como.
Kritik terhadap Di Gregorio pun semakin keras setelah rangkaian hasil negatif tersebut. Setiap kesalahan kecil kini seperti diperbesar, dan sorotan terhadap performanya menjadi semakin tajam dari pekan ke pekan.
Hujatan Membanjiri Media Sosial

Tekanan tak hanya datang dari dalam lapangan, tetapi juga dari dunia maya. Di media sosial, Football Italia menyebut Di Gregorio disebut menerima berbagai hinaan dari pendukung Juventus sendiri.
Sebagian oknum menyebutnya sebagai “Interista” karena ia lahir di Milan dan menghabiskan hampir 20 tahun di akademi Inter saat masih muda. Tuduhan itu semakin memperkeruh situasi, seolah-olah latar belakangnya menjadi alasan atas performa tim yang menurun.
Selain itu, ada pula yang melabelinya sebagai “beban” hingga “sampah” di kolom komentar. Gelombang hujatan tersebut akhirnya membuat situasi di akun pribadinya semakin tidak terkendali.
Ancaman Serius dan Langkah Drastis
Situasi memanas ketika muncul laporan bahwa Di Gregorio tidak hanya menerima hinaan, tetapi juga ancaman yang lebih serius. Ancaman tersebut disebut-sebut menyasar dirinya dan keluarganya.
Menurut berbagai media pada Selasa pagi, kondisi itu memaksa sang kiper mengambil langkah tegas. Ia memutuskan untuk menonaktifkan kolom komentar di profil Instagram pribadinya demi melindungi diri dan keluarganya.
Kasus ini mengingatkan pada situasi yang dialami Alessandro Bastoni usai Derby d’Italia yang kontroversial awal bulan ini. Bek Inter tersebut juga menutup kolom komentar media sosialnya setelah menjadi sasaran pelecehan dari oknum yang mengatasnamakan diri sebagai penggemar.
Klasemen Liga Champions
(Football Italia)
Baca Juga:
- Juventus vs Galatasaray: Tertinggal 2-5, Del Piero Ragu Bianconeri Bisa Lewati Cimbom?
- Prediksi Susunan Pemain Juventus Lawan Galatasaray: Bianconeri Butuh Keajaiban di Turin
- Juventus Hadapi Misi Sulit Lawan Galatasaray, Spalletti Minta Doa Restu Juventini!
- Main di Kandang, Juventus Pede Bisa Comeback Lawan Galatasaray
- Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
- Prediksi Juventus vs Galatasaray 26 Februari 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Lagi Percaya Di Gregorio, Juventus Intip Peluang Gaet Alisson dari Liverpool
Liga Italia 25 Februari 2026, 15:23
-
Jelang Juventus vs Galatasaray, Di Gregorio Dapat Ancaman Serius Dari Juventini
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:56
LATEST UPDATE
-
Masa Depan Bruno Fernandes Ditentukan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 25 Februari 2026, 18:13
-
Dua Singa di Lini Serang Timnas Norwegia: Sorloth dan Haaland!
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Atalanta vs Dortmund - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:45
-
Ricuh Kartel, Presiden FIFA Jamin Meksiko Aman Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:17
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 25-26 Februari 2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:17
-
5 Faktor yang Membuat Man United-nya Carrick Belum Terkalahkan
Liga Inggris 25 Februari 2026, 16:15
-
Tak Lagi Percaya Di Gregorio, Juventus Intip Peluang Gaet Alisson dari Liverpool
Liga Italia 25 Februari 2026, 15:23
-
Jelang Juventus vs Galatasaray, Di Gregorio Dapat Ancaman Serius Dari Juventini
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:56
-
Juventus vs Galatasaray: Tertinggal 2-5, Del Piero Ragu Bianconeri Bisa Lewati Cimbom?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:35
-
Tempat Menonton PSG vs Monaco: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:31
-
Tempat Menonton Juventus vs Galatasaray: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:21
-
Santiago Bernabeu Membara! Real Madrid vs Benfica: Duel Hidup Mati Menuju 16 Besar UCL
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:17
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Benfica: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58


