Jika Final UCL Sampai ke Adu Penalti, Siapa Algojo Titik Putih Inter Milan dan PSG?
Asad Arifin | 31 Mei 2025 18:16
Bola.net - Final Liga Champions antara Inter Milan dan PSG berpotensi berakhir lewat drama adu penalti. Kedua tim memiliki eksekutor andalan yang siap menjadi pahlawan atau pecundang di momen paling menegangkan.
Simone Inzaghi dan Luis Enrique pasti sudah menyiapkan strategi jika pertandingan berlanjut ke babak penalti. Pemain-pemain dengan mental baja dan teknik matang akan menjadi ujung tombak.
Baik Inter maupun PSG memiliki spesialis penalti dengan rekam jejak mengesankan. Siapa saja yang akan dipercaya menjadi eksekutor jika final benar-benar berujung pada adu tembakan dari titik putih?
Pasukan Penalti Inter Milan
Hakan Calhanoglu adalah penembak penalti utama Inter dengan catatan 49 gol dari 55 percobaan. Namun, gelandang Turki itu sering diganti sebelum pertandingan usai, membuka peluang bagi pemain lain.
Kristjan Asllani dan Henrikh Mkhitaryan menjadi opsi berikutnya dengan rekam jejak yang cukup baik. Mkhitaryan sendiri telah mencetak 12 gol dari 15 percobaan penalti sepanjang kariernya.
Mehdi Taremi, meski tak akan starter, juga masuk daftar dengan 59 gol penalti. Lautaro Martinez dan pemain bertahan Francesco Acerbi juga siap mengambil tanggung jawab jika dibutuhkan.
Pasukan Penalti PSG
Menurut La Gazzetta dello Sports, PSG akan mengandalkan Vitinha sebagai salah satu penembak andalan. Pemain Portugal itu dikenal memiliki teknik dan ketenangan yang baik dalam eksekusi penalti.
Goncalo Ramos dan Ousmane Dembele juga masuk daftar penembak utama. Dembele, meski bukan penembak reguler, memiliki kemampuan mengecoh kiper yang luar biasa.
Desire Doue menjadi nama mengejutkan yang siap mengambil penalti. Pemain muda Prancis itu dipercaya memiliki mental kuat untuk menghadapi tekanan besar di final.
Faktor Penentu di Titik Putih
Melihat daftar nama yang disiapkan kedua tim, adu penalti akan menjadi pertarungan psikologis. Inter punya eksekutor lebih berpengalaman, tapi PSG punya keberanian dari pemain mudanya.
Simone Inzaghi dan Luis Enrique tentu berharap laga selesai di waktu normal. Tapi jika harus berujung di babak tos-tosan, siapa yang lebih dingin dan tajam akan keluar sebagai pemenang.
Final Liga Champions bukan hanya soal taktik dan stamina. Di titik penalti, segalanya bergantung pada mental baja dan kaki yang tak gentar.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Tetes Air Mata Lautaro Martinez Sebelum Final Liga Champions, Ada Apa?
- Luis Enrique Peringatkan PSG: Awas, Inter Milan Beda dari Tim Eropa Lain!
- Benarkah Simone Inzaghi Sudah Setuju Tinggalkan Inter Milan dan Terima Tawaran Al Hilal?
- Bagaimana Cara PSG Meredam Inter Milan? Marquinhos Memberi Sedikit Bocoran
- Final Liga Champions: Inter Milan Sekarang Lebih Besar dan Lebih Kuat Dibanding Final UCL 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Analisis Liam Rosenior Mengapa Chelsea Kalah Telak (Lagi) Lawan PSG
Liga Champions 18 Maret 2026, 10:24
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 18-19 Maret 2026
Liga Champions 18 Maret 2026, 09:57
LATEST UPDATE
-
Arsenal vs Leverkusen: Sihir Eberechi Eze dan Keperkasaan Declan Rice
Liga Champions 18 Maret 2026, 12:13
-
PSG Bekuk Chelsea 0-3, Luis Enrique: Gak Kaget Tuh
Liga Champions 18 Maret 2026, 10:57
-
Analisis Liam Rosenior Mengapa Chelsea Kalah Telak (Lagi) Lawan PSG
Liga Champions 18 Maret 2026, 10:24
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 18-19 Maret 2026
Liga Champions 18 Maret 2026, 09:57
-
Jumpa Sporting Lisbon di Perempat Final UCL, Arsenal: Siapa Takut!
Liga Champions 18 Maret 2026, 09:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06









