Juventus yang Loyo di Markas Monaco
Afdholud Dzikry | 29 Januari 2026 07:28
Bola.net - Juventus menutup perjalanan fase liga Liga Champions dengan hasil yang kurang menggigit. Luciano Spalletti secara terbuka mengakui timnya kekurangan kualitas saat ditahan imbang AS Monaco, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB.
Laga yang digelar di Stade Louis II tersebut berakhir dengan skor kacamata 0-0. Hasil ini menempatkan Bianconeri di posisi aman untuk babak play-off UCL.
Spalletti menyoroti tempo permainan anak asuhnya yang dianggap terlalu lambat dan mudah ditebak. Ia melihat adanya kelelahan fisik yang memengaruhi ketajaman strategi tim di lapangan.
Meski demikian, sang pelatih tetap optimis Juventus bisa berbicara banyak di fase gugur. Si Nyonya Tua siap menghadapi siapa pun lawan yang akan menghadang nanti.
Masalah Kualitas dan Tempo Lambat

Spalletti sejatinya melakukan sejumlah rotasi pemain demi menjaga kesegaran tim. Namun, perubahan tersebut tidak berjalan mulus sesuai rencana taktik yang diinginkan.
Juventus justru kewalahan meladeni permainan agresif tuan rumah yang mengandalkan serangan balik cepat. Kualitas individu pemain pun ikut menurun seiring merosotnya performa kolektif.
"Ada kelelahan yang mulai menumpuk, jadi saya melakukan perubahan untuk menemukan ketajaman dan menciptakan tempo yang lebih baik," ujar Spalletti kepada Sky Sport Italia.
"Kami tidak berhasil melakukannya, tetapi kami menghadapi tim yang terus memaksa kami berlari mundur 100 meter dengan kecepatan dan agresi, serangan balik mereka benar-benar melelahkan Anda," lanjutnya.
Evaluasi Performa Juventus di Eropa
Juventus sebenarnya menunjukkan grafik peningkatan setelah sempat tertatih-tatih di awal kompetisi. Tiga kemenangan beruntun sebelumnya menjadi bukti mentalitas tim yang mulai terbentuk.
Sayangnya, laga melawan Monaco menjadi antitesis dari performa apik mereka belakangan ini. Banyaknya kesalahan umpan menjadi catatan merah yang harus segera dibenahi Spalletti.
"Ada lebih banyak kepercayaan diri sekarang, beginilah cara Anda membuktikan siapa diri Anda. Kami perlu memberikan rasa konsistensi, tetapi kami tidak melakukannya hari ini, dalam hal tempo, soliditas, dan bermain melebar saat kami menguasai bola," tegas mantan pelatih Napoli itu.
"Itu adalah permainan yang kasar, mereka agresif, kami salah menempatkan terlalu banyak operan, jadi ada kekurangan kualitas. Kami berjalan terlalu lambat dan itu memberi saya sesuatu untuk dibicarakan dengan tim," tambahnya.
Potensi Reuni Spalletti dan Victor Osimhen
Hasil imbang ini membuat Juventus finis di peringkat ke-13 klasemen akhir fase liga. Mereka berpotensi menghadapi Club Brugge atau Galatasaray di babak play-off.
Skenario melawan Galatasaray tentu menarik karena akan mempertemukan Spalletti dengan mantan anak asuhnya, Victor Osimhen. Namun, Spalletti menanggapi potensi reuni panas tersebut dengan santai.
"Kami harus menghadapi semua orang, kami memiliki potensi untuk berbicara banyak melawan siapa pun," kata Spalletti optimis.
"Kami juga menghadapi beberapa penyerang yang tajam dan cepat hari ini, itu adalah sesuatu yang harus Anda hadapi," pungkasnya sambil tersenyum.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bayern Munchen dan Kesabaran yang Berbuah Manis
Liga Champions 11 September 2026, 13:20
-
20 Menit yang Sangat Sulit bagi Bodo/Glimt
Liga Champions 11 September 2026, 13:12
-
Bayern, Perjalanan Masih Panjang
Liga Champions 11 September 2026, 13:04
-
Manchester United dan Sebuah Kemenangan yang Sempurna
Liga Champions 11 September 2026, 12:55
-
Kobbie Mainoo Pamer Kelas Saat MU Bungkam Sabah FK 4-0
Liga Champions 11 September 2026, 11:55
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Udinese 15 September 2026
Liga Italia 13 September 2026, 01:18
-
Prediksi Brest vs PSG 14 September 2026
Liga Eropa Lain 13 September 2026, 00:08
-
Man of the Match Chelsea vs Hull City: Joao Pedro
Liga Inggris 12 September 2026, 23:39
-
Man of the Match Liverpool vs Fulham: Jeremy Jacquet
Liga Inggris 12 September 2026, 23:33
-
Prediksi Sassuolo vs Juventus 14 September 2026
Liga Italia 12 September 2026, 23:17
-
Hasil Chelsea vs Hull City: Berbagi Poin di Stamford Bridge
Liga Inggris 12 September 2026, 23:16
-
Hasil Liverpool vs Fulham: The Reds Tertahan Tanpa Gol
Liga Inggris 12 September 2026, 23:10
-
Link Live Streaming Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 12 September 2026, 23:02
-
Link Live Streaming Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 23:00
-
Prediksi Elversberg vs Bayern 13 September 2026
Bundesliga 12 September 2026, 22:06
-
Hasil BRI Super League: Bali United dan Borneo FC Raih Kemenangan
Bola Indonesia 12 September 2026, 21:29
-
Prediksi Man Utd vs Man City 13 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 21:09
-
Prediksi Levante vs Barcelona 13 September 2026
Liga Spanyol 12 September 2026, 20:13
-
Link Live Streaming Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 12 September 2026, 20:00
-
Link Live Streaming Liverpool vs Fulham 12 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 18:02
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
