Kebanggaan Atletico Madrid Meski Tersingkir dari Liga Champions
Richard Andreas | 13 Maret 2025 14:15
Bola.net - Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, baru-baru ini mengungkapkan perasaannya setelah timnya tersingkir dari Liga Champions 2024/2025 oleh rival sekota, Real Madrid.
Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, Atletico harus menerima kenyataan pahit setelah kalah dalam adu penalti dengan skor 2-4. Meskipun demikian, Simeone merasa bangga dengan performa timnya yang menunjukkan semangat juang tinggi.
Simeone tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya, terutama terkait keputusan kontroversial wasit yang menganulir penalti untuk Julian Alvarez. Ia mempertanyakan keputusan tersebut, menantang siapa pun untuk mengangkat tangan jika mereka melihat Alvarez menyentuh bola dua kali.
"Ketika tersingkir, tidak mudah untuk menerimanya. Tim ini memberikan segalanya dan layak mendapat apresiasi ," ujarnya.
Pelatih asal Argentina ini juga menekankan bahwa meski timnya tersingkir dari Liga Champions, Atletico Madrid masih memiliki kesempatan untuk bersaing di La Liga. Saat ini, Atletico berada di peringkat ketiga klasemen dengan 56 poin, hanya tertinggal sedikit dari Barcelona dan Real Madrid.
"Kami harus fokus pada pertandingan La Liga melawan Barcelona," tambahnya.
Keputusan Kontroversial yang Menghantui Atletico
Keputusan wasit yang menganulir penalti untuk Julian Alvarez menjadi sorotan utama dalam pertandingan tersebut.
Simeone menganggap keputusan itu tidak adil dan mempertanyakan penggunaan VAR dalam konteks tersebut. Ia merasa bahwa VAR seharusnya digunakan untuk meninjau keputusan penalti dalam adu penalti, tetapi tidak pernah melihatnya terjadi sebelumnya.
Dalam pandangannya, keputusan tersebut sangat merugikan timnya, yang telah berjuang keras untuk mencapai tahap ini. "Saya pikir kami memainkan pertandingan yang sangat bagus; kami bersaing dengan cara yang luar biasa. Kami bisa saja menambah gol di beberapa momen," jelas Simeone.
Kontroversi ini menambah daftar panjang ketidakberuntungan yang dialami Atletico saat menghadapi Real Madrid di Liga Champions. Meskipun demikian, Simeone tetap optimis dan bangga dengan performa timnya.
Performa Tim yang Patut Diacungi Jempol
Di balik kekecewaan, Simeone tidak lupa untuk memuji usaha yang ditunjukkan oleh para pemainnya. "Saya senang karena kami bersaing dengan cara yang patut dicontoh. Ya, kami belum berhasil mengalahkan Real Madrid di Liga Champions, tetapi mereka selalu kesulitan melawan kami," ungkapnya.
Timnya menunjukkan energi, kekuatan, dan kerja sama yang luar biasa sepanjang pertandingan. Meskipun hasil akhir tidak sesuai harapan, Simeone merasa bahwa timnya layak mendapatkan pujian dari para pendukung.
"Kami memainkan pertandingan yang luar biasa dengan energi, kekuatan, usaha, dan kerja tim yang besar. Kami mengendalikan tim yang dipenuhi pemain-pemain hebat," tambahnya.
Hal ini menunjukkan bahwa Atletico Madrid memiliki potensi besar untuk bangkit kembali dalam kompetisi lain.
Fokus ke La Liga dan Dukungan Fans
Simeone juga mengingatkan para pendukung untuk tetap bangga dengan penampilan tim. Ia menekankan pentingnya dukungan dari fans yang hadir sepanjang pertandingan. "Fans kami hadir sepanjang pertandingan. Ini adalah hari yang indah, sayangnya kami tidak bisa lolos, tetapi saya pergi dengan perasaan tenang," ujarnya.
Dengan fokus yang kini beralih ke La Liga, Atletico Madrid harus segera bangkit dan mempersiapkan diri untuk menghadapi Barcelona. Pertandingan tersebut akan menjadi ujian penting bagi tim untuk membuktikan bahwa mereka masih kompetitif di level tertinggi.
Dalam situasi sulit seperti ini, Simeone berharap timnya dapat belajar dari pengalaman dan kembali lebih kuat di laga-laga mendatang. Pelatih berpengalaman ini percaya bahwa masa depan masih cerah bagi Atletico Madrid, jika mereka terus berjuang dan tidak menyerah.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Benfica vs Real Madrid: Live Streaming Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 23:13
-
Tempat Menonton Galatasaray vs Juventus: Live Streaming Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 21:34
LATEST UPDATE
-
Kebobolan 13 Gol dari 4 Laga: Ada Apa dengan Lini Belakang Juventus?
Liga Champions 18 Februari 2026, 03:47
-
Man of the Match Galatasaray vs Juventus: Gabriel Sara
Liga Champions 18 Februari 2026, 03:17
-
Hasil Galatasaray vs Juventus: Kartu Merah, Bianconeri Babak Belur di Turki
Liga Champions 18 Februari 2026, 02:55
-
Tempat Menonton Dortmund vs Atalanta: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 18 Februari 2026, 01:22
-
Tempat Menonton Monaco vs PSG: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 18 Februari 2026, 01:13
-
Alessandro Bastoni Minta Maaf soal Selebrasi Kartu Merah Pierre Kalulu di Derby dItalia
Liga Italia 18 Februari 2026, 00:55
-
Tempat Menonton Benfica vs Real Madrid: Live Streaming Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 23:13
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48








